Cinta Tak Di Sangka

Cinta Tak Di Sangka
gereget


__ADS_3

Ara melahap bakso nya, kuah kental perpaduan antara saus dan sambal memang begitu menggoda, di tambah tetelan dan potongan daging sapi jelas terlihat nikmat, danu suka meliah ara makan dia selalu lahap,


"jangan sering sering makan seperti itu, itu kurang bagus ara"


ara menghentikan sejenak suapan nya,


"mas mau?? “ (danu menggeleng, ia tidak ikut memesan)


" aku udah makan tadi,


jadi, apa kalian putus?? " (tanya danu, sontak membuat ara berhenti mengunyah)


ara menggeleng


"entah lah (jawab nya cuek)


ara menghabiskan makanan nya, ia tidak mau berlama lama di sana,


" ara udah beres mas"


danu menggigit sedotan dari minuman nya, mata nya sejak tadi tak lepas menatap ara,


bibir ara begitu menggoda, merah merona karna panas nya sambal


"kepedesan ya" (ucap danu)


ara nyengir,


"ampe merah gitu bibir nya"


ara refleks melipat bibir nya, ia malah menjilat nya, membuat danu tertawa kecil merutuki kebodohan nya memperhatikan ara,


dia ingin sekali mengecup bibir merah itu..


ara salah tingkah, danu sungguh membuat nya grogi dengan tatapan nya itu,


"mas ayo ara udah beres"


"ah iya... " (danu tersadar dari lamunan nya, ia bangkit, ara sudah duluan menuju kasir membayar makan dan minuman mereka)


"kamu ga ada keperluan lagi kan?"


"engga mas, kenapa emang? "


"ikut aku ya.. "


"kemana? ( ara merasa heran)


" ke rumah... kita ngobrol sama mama"


ara mengangguk, memaksakan senyuman nya,


danu membuka pintu mobil untuk ara, memastikan calon istri nya itu nyaman, ia baru berputar, kembali ke kursi nya.


...ANDMESH...


...CINTA LUAR BIASA...


...di, setiap do'a ku......


...di setiap air mataku...


...slalu ada kamu...


...di setiap kata ku,...


...ku sampaikan cinta ini,...


...cinta kita......


...ku tak akan mundur,...


...ku tak akan goyah...


...meyakinkan kamu, mencintai ku......


...Tuhan ku cinta dia...


...ku ingin bersama nya,...


...ku ingin habiskan nafas ini berdua dengan nya...


...jangan rubah takdirku,...

__ADS_1


...satukan lah hati ku dengan hati nya,...


...bersama sampai, akhir...


lagu nya mewakili hati mas danu banget ya🥰🥰


ara dan danu sudah sampai di rumah, ini sudah hampir magrib, danu sudah memberi kabar sebelum nya pada mama akan datang dengan ara melalui pesan,


ara sungguh tidak tau apa tujuan nya ia di ajak ke rumah danu kali ini, tidak ada acara apa apa.


mendorong pintu tinggi nanti mewah itu, danu mempersilahkan ara masuk,


ia menyusul di belakang, terdengar suara mama yang ara ketahui dari arah dapur.


"sayang.... "


mereka berpelukan, cepika cepiki,


mamah mengusap rambut ara,


"kamu sehat nak? "


"ara sehat mah, seperti yang mama liat"


"syukur lah.. ayo kita di dalam saja ya... "


ara mengangguk, mengikuti mama,


"emh.. mah danu mandi dulu ya"


"iya sayang..."


"sama mama dulu ya (ucap danu)


" ya tenang aja mas"


"ara sayang , mama bikin kue, masih anget, ayo kita potong" ( mamah sangat antusias memamerkan hasil buatan nya)


membalikan loyang yang sudah berkurang panas nya itu, mama memotong si kue,


air muka mama langsung berubah,


"yaaaahhhh ko bantet sih... "


ara memperhatikan kue yang mama potong,


"beneran sayang? "


ara tersenyum,


"iya bener mah, tekstur nya brownis itu memang padat, dia berat sama coklat"


"jadi mama berhasil nih?? "


ara mengangguk pasti sambil mengacungkan jempol nya,


"yeayyyy akhir nya, mama bisa juga bikin brownies"


ara tertawa kecil,.


"tapi mama ga bisa hias sayang"


"sini ara bantu ma, cuma hias atas nya aja mah bisa ara juga"


mama begitu senang,


ia membawa krim, coklat keju dan beberapa toping lain nya,


ara mencuci tangan nya dulu,


ia mulai mengolesi permukaan kue dengan krim,


tangan ara begitu lues, mama geleng geleng kepala, jaman seperti ini sudah jarang anak. muda yang mau ke dapur,


jangan kan anak muda, mama sendiri kurang suka di dapur, tapi demi ara, ia membuat sesuatu untuk suguhan calon menantu nya


ara memberi jarak pada krim nya, supaya mama bisa lebih mudah menghias,


"mau topping apa mah?"


"ara suka apa? mama ga punya bayangan nih"


" ara suka semua, ya udah kita mix ya mah"

__ADS_1


"ide bagus sayang... "


ara menghias nya, memotong beberapa buah cery untuk ara taruh di atas topping keju, sungguh terlihat lebih menarik,


mama bertepuk tangan


"yeayyyy, jadi juga... ahahaha"


ara senang bisa membantu, ia juga senang melihat calon mertua nya senang..


danu datang,


dengan celana selutut dan kaus putih nya, rambut nya masih sedikit basah, ia begitu santai.


"bikin apa sih, seru banget? "


ara menoleh, danu terlihat beberapa persen lebih tampan, rambut yang di sisir ala ala rizky billar membuat ara sedikit terpesona..


"mama bikin brownies, dan berhasil nak" (seru mama senang)


"dan akhir nya berhasil?? "( tanya danu)


"iya dong, topping nya ara yang hias, cantik ya? "


danu mengangguk, menatap ara yang terlihat senang juga,


"sekarang tinggal rasa nya nih, sesuai ga?? ayo sayang di cicip"


danu mendekat, berniat mencomot satu potong kue, tubuh nya condong ke arah ara, ara mencium wangi parfum maskulin yang danu pakai,


mama memukul tangan danu,


"eh maen comot aja, tunggu mama ambil piring dulu"


tangan danu menggantung, kue tadi mama bawa ke dapur lagi,


ara sontak tertawa, menutup mulut dengan tangan nya,


"kamu ketawain aku??" (tanya danu pura pura melotot)


"engga, lucu aja" (jawab ara)


danu sering memberikan kejutan, ia mengecup bibir ara, danu sungguh tidak bisa menahan rasa gemas nya,


mama hendak datang membawa kue yang sudah ia susun di piring hias, melihat adegan itu, ia refleks berbalik badan, dan kembali ke dapur


"ich kebiasaan “ ( ara mencubit lengan danu danu tersenyum)


" biarin..." (ia melayangkan lagi ciuman ke dua nya, namun kini ara cepat, ia menutup mulut nya, hingga danu mencium tangan ara, ara tersenyum puas, pandangan mata mereka bertemu begitu dekat...)


"ehmmmm"


ara dan danu merasa kaget dengan suara yang tiba tiba muncul itu, ara mendorong kepala danu dengan tangan nya, danu membetulkan duduk nya di kursi meja makan,


melirik siapa yang datang, mengganggu kegiatan nya, dan ternyata itu papa,


"pah,. ( danu menyapa dengan senyum kikuk nya)


" hmmm.. ada ara? kapan datang nak? "


ara bangun, memberi salam pada dr aryo,


"belum lama pah,. "


papa mengangguk,


"mama mana? "


"di dapur pah" ( jawab danu)


"oke, papa ke atas dulu ya... "


ara dan danu mengangguk,


melayangkan lagi satu pukulan di lengan danu, ara sewot


" ich kan malu mas sama papa"


"ya mana mas tau papa mau datang"


(ara mendelik, membuat danu tertawa)


mama, ikut tertawa melihat tingkah laku mereka.

__ADS_1


#yang hadir...


like dong like😂😂😂🙏


__ADS_2