Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2

Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2
membuat kue


__ADS_3

Flash back.


Antoni saat ini ingin berangkat ke kantornya, namun disaat mobil berhenti dilampu merah dia melihat Kayla sedang berjalan.


"Kim kemana Kayla akan pergi dengan berjalan kaki," bertanya antusias.


"Tuan, nona akan pergi ketoko rotinya menggunakan bis,"


"Baiklah Kim ayo kita coba menaiki bis, sekali-kali untuk mengurangi polusi udara kan," alasannya.


Alasan macam apa itu tuan, jangan membuat alasan yang sekonyol itu karena itu bukanlah diri anda. Bilang saja jika anda penasaran dengan nona Kayla. Lagi pula jika anda menaiki bis nanti yang ada pastinya akan membuat semua bis tidak bisa beroperasi lagi.


"Baik tuan," akhirnya menjawab sekenanya.


***


Saat ini Antoni dan Kayla sudah sampai ditoko roti Kayla.


"Terimakasih sudah mengantarku ya, kau pergilah kau pasti banyak kerjaan bukan,"


Pergilah kumohon, jangan membuat masalah lagi disini.


"Tidak, aku tidak akan bekerja hari ini. Biar Sekertaris Kim yang mengurus semuanya," jawabnya santai.


"Tapi kan kasihan sekertaris Kim,"


"Kenapa kau mengasihaninya hah, sudah kubilang jangan perdulikan pria lain selain aku," mulai marah.


"Memangnya kapan kau bilang begitu, dan aturan aneh macam apa itu," bergumam kecil.


"Aku mendengarnya bodoh,"


"Yayaya terserah anda saja, anda adalah tuan Antoni anda bebas melakukan apapun juga,"


"Itu kau sudah tau, gadis pintar," mengelus pucuk kepala Kayla.


Cih tadi kau mengatai ku bodoh lalu sekarang mengatakan aku pintar. Dasar pria tidak punya pendirian.


Akhirnya Antoni ikut masuk ketoko itu bersama Kayla.


Lagi-lagi kedatangannya menciptakan kehebohan.


Antoni terus saja menempel pada Kayla, dia menatap tajam setiap pelanggan pria yang menyapa Kayla maupun yang disapa Kayla.


Antoni terus merangkul pinggang istrinya dari belakang dan meletakkan dagunya dibahu gadis itu. Kayla merasa risih sendiri dengan tatapan orang-orang yang terus memperhatikan mereka berdua.


"Mas, duduklah dulu disana. Aku harus bekerja bukan,"


Jika kau tidak ingin pergi dari tempat ini dan mengurus pekerjaanmu sendiri maka setidaknya jangan gannggu pekerjaanku juga.


Antoni hanya merespon dengan menggelengkan kepalanya.


Cukup lama mereka berdua berada diposisi itu hingga waktunya Kayla untuk membantu para karyawannya dibelakang menyediakan kue-kue lagi.

__ADS_1


"Mas, aku harus kebelakang untuk membuat kue," masih berusaha melepaskan pelukan Antoni.


" hemm ayo, aku akan membantumu,"


Apa membantu, yang ada kau akan mengacaukan dapurku nanti.


"Tidak perlu, kau duduk saja disana yah," bujuknya lagi.


"Aku sudah berjanji kepada ayahmu untuk tidak melepaskanmu dan membiarkanmu sendirian. Aku harus menepati janjiku itu bukan agar ayah mertua bahagia disana,"


Kenapa kau membawa ayahku dalam masalah ini. Baiklah terserah kau saja.


"Baik, baik ayo sekarang kita pergi kedapur dan membuat kue ya,"


Sejak pagi kau sudah menyiksa dan menyusahkan ku kan maka tidak ada salahnya jika kali ini aku menyusahkan mu juga. Biar kita impas.


Tersenyum licik.


"Mba La, kita mau bikin kue apa lagi," tanya salah satu karyawannya.


"Ahh biar aku saja yang mengerjakannya. Kalian pergilah keluar melayani para pelanggan,"


Aku terpaksa melakukan ini agar kalian tidak melihat tingkah aneh dari pria yang terus memeluk ku ini. Bahkan dengan dia yang terus menempel seperti ini saja aku sudah tau jika kalian merasa sangat terganggu.


Setelah semua para karyawannya pergi keluar, Kayla segera mengambil celemek.


"Ini pakailah ini," menyodorkan celemek kepada Antoni yang terus saja menatapnya


"Untuk apa memakai ini," bertanya sambil mengambil celemek.


"Bagaimana cara memakainya," tanyanya polos.


Kayla tersenyum,


"Kemari akan kupakaikan," Kayla memakaikan celemek pada Antoni. Kemudian dia tertawa sangat keras.


"Hahahaha, kau lucu sekali. Ternyata sangat jauh dari fikiranku kau terlihat sangat menggemaskan sekarang," masih terus tertawa keras.


"Hei, kau sengaja ya memakaikan celemek berwarna pink kepadaku. Apa kau tidak tau jika aku cocok dengan semua warna," ucapnya sombong.


Seketika Kayla berhenti tertawa.


Yayaya, terserah kau saja.


mereka pun membuat adonan dengan penuh kehebohan. Kayla terus saja menjahili Antoni.


"Tidak bukan seperti itu, tidak jangan dibuka seperti itu,"


Kini tepung yang dibuka Antoni sudah mengenai wajah Kayla, sehingga kini wajah gadis itu penuh dengan tepung.


Antoni tertawa sangat keras.


"Hahaha wajahmu itu menjadi sangat jelek," sambil terus tertawa.

__ADS_1


Kayla geram dengan Antoni yang terus menertawakannya.


"Kau, rasakan ini," mengambil tepung yang tersisa dan melemparkannya kewajah Antoni.


"Hahaha, sekarang kita impas bukan," tertawa mengejek.


"kau, berani sekali kau kemari kau sekarang," Antoni kembali mengambil tepung dan melemparkannya kembali kearah Kayla.


Akhirnya terjadilah perang tepung, mereka berdua berlarian kesana kemari sambil tertawa lepas.


Dengan memakan waktu yang berjam jam lamanya akhirnya jadilah kue yang mereka buat dengan penuh tawa.


Dapur kini sangatlah berantakan, tepung berserakan dimana-mana. Loyang-loyang kue juga begitu.


"Ahhh dapurku," Kayla akhirnya menyadari kondisi dapurnya.


"Kenapa, ternyata selain bodoh dan juga mesum kau juga sangatlah kacau jika memasak. Aku jadi tidak yakin apakah kue itu enak atau tidak," ucapnya mengejek.


"Berhentilah mengatakan jika aku ini bodoh dan mesum. Aku tidak mesum kau lah yang mesum. Dan dapurku berantakan seperti ini semua karna mu juga tau,"membela dirinya.


Setelah perdebatan mereka yang cukup sengit didapur, Kayla dan Antoni memutuskan keluar.


Mereka keluar dengan pakaian yang masih penuh tepung.


para karyawan dan juga para pelanggan memperhatikan mereka dengan tatapan bingung.


Kedua orang ini sudah duduk disalah satu kursi.


"Ini cobalah," sambil menyodorkan kue yang dibuat tadi.


"Tidak, aku tidak bisa makan makanan yang dibuat sembarang orang," menolak.


"Bukankah ini kau yang membuatnya, cobalah dulu baru nilai apakah benar jika kue ku itu tidak enak,"


Kayla menyodorkan sendok yang sudah berisi potongan kue kemulut Antoni.


Akhirnya Antoni membuka mulutnya, awalnya dia enggan tapi setelah dia merasakan kue itu. Dia benar-benar sudah kecanduan. Dia menghabiskan semua kue tadi dengan sangat lahap.


"Bagaimana, apakah tidak seburuk yang kau fikirkan," bertanya penasaran.


"ya, lumayan juga," jawabnya dengan mulut yang penuh.


ini benar-benar sangat nikmat, untuk pertama kalinya aku merasakan makanan seenak ini. Apakah sebenarnya aku menikahi koki internasional ya.


Setelah menghabiskan waktu seharian ditoko kue Kayla, mereka berdua memutuskan untuk pulang kerumah mereka.


Dan sepertinya mereka sudah maju selangkah lagi menuju ke arah kisah cinta mereka.


***


Setelah majikannya pergi Jemmy dan para karyawan segera bergegas memasuki dapur. Mereka sangat terkejut melihat dapur yang semula sangat rapi kini sangatlah berantakan.


Apakah habis terjadi perang dunia ke tiga disini. Tapi kenapa tadi mereka terlihat baik-baik saja, sepertinya mereka tidak sedang bertengkar. Kami yang orang kecil ini pasti tidak akan mengerti dengan kehidupan mba Kayla dan suaminya. Mba kay bahkan masih mau bekerja ditempat ini meskipun suaminya adalah orang terkaya dinegri ini. Fikir semua Karyawan hampir sama.

__ADS_1


Mereka pasti menganggap kisah cinta antara Kayla dan Antoni adalah kisah cinta yang sangatlah unik.


__ADS_2