
Antoni dan Kayla saat ini sedang duduk dikasur sambil menonton TV dan jangan lupakan Kayla yang sedang asik makan cemilannya sambil bersandar didada Antoni.
"Sayang sejak pagi kau makan terus apa kau belum kenyang juga," ucap Antoni melihat istrinya yang terus saja menyuap keripik kentang itu.
" Kenapa kau takut aku jadi gendut yah," ucapnya sambil menggembungkan pipinya.
"Bukan begitu, masalahnya makanan yang kau makan itu tidak baik untuk kesehatanmu,"
" Ini dibuat sendiri oleh Bik Sum mas bukan makanan ringan yang dijual. Kaukan tidak membolehkan ku makan makanan seperti itu," sambil terus mengunyah keripik kentangnya.
Antoni hanya menarik nafasnya kemudian fokus lagi ke TV.
Sebenarnya Antoni tidak menyukai film percintaan seperti itu, namun karena istrinya itu ngotot ingin nonton Drakor bersama jadi apalah daya Antoni selain menurutinya.
" Sayang," ucap Antoni sambil tersenyum karena sepertinya dia telah mendapatkan ide yang cukup menarik.
"Hemm," fokus dengan filmnya.
"Bagaimana jika kita melakukan seperti yang di film itu," ucapnya bersemangat
"Apa," masih fokus.
" Ayo kita buat cerita seperti itu,"
"hemm," masih fokus.
"Kau mendengarkan tidak sih," mulai kesal.
"Iya mas aku mendengarkan katakan saja apa yang kau inginkan," matanya masih fokus ketv tidak melirik Antoni sedikitpun yang kini terlihat sudah mulai kesal.
" Sudahlah aku malas denganmu," langsung berbaring dan masuk kedalam selimut.
Kayla melirik Antoni bingung, kemudian dia meletakkan keripik kentangnya dimeja.
"Mas kau marah," tanyanya sambil memperhatikan Antoni.
Tidak ada jawaban dari Antoni.
"Baiklah aku minta maaf yah," ingin membuka selimut Antoni yang menutupi hingga kepalanya.
" Mas...," mencoba membujuk Antoni yang tidak mau membuka selimutnya.
"Sayang," ucap Kayla dengan nada manisnya.
Dia tau betul jika Antoni sangat suka jika dia memanggilnya dengan sebutan sayang.
Akhirnya Antoni menurunkan selimutnya hingga ke pinggangnya.
" astaga suamiku ini sangat menggemaskan jika sedang marah, maafkan aku yah," langsung memeluk Antoni.
"Sana menjauhlah nonton saja filmmu itu," masih marah.
" apakah sekarang kau juga cumburu dengan film mas," tersenyum menatap Antoni yang masih memasang wajah cemberutnya.
__ADS_1
" Tidak," jawabnya singkat.
" Baguslah jika begitu, ehh tapi aku hanya ingin bilang bukankah pria di film itu sangat tampan sekali," merayu Antoni.
Antoni langsung menatap tajam Kayla yang memasang wajah imutnya.
" Berani sekali kau menyebutnya tampan," ucapnya dingin.
" Dia memang sangat tampan mas, dia bahkan sangatlah romantis sekali sungguh pria yang diidamkan setiap gadis," tersenyum nakal kepada Antoni.
Antoni melepaskan pelukan Kayla kemudian segera duduk, dia mengambil ponselnya dan menelfon seseorang.
" Kau menelfon siapa mas," Kayla bertanya namun Antoni tidak memperdulikannya.
"Halo Kim segera urus siaran televisi pastikan tidak ada siaran tv manapun yang menayangkan film bodoh itu. Dan satu lagi cari tahu aktor yang bermain difilm itu kemudian pastikan dia kehilangan pekerjaannya," ucapnya setelah panggilannya terhubung.
Kayla membelalakkan matanya karena terkejut kemudian segera mengambil ponsel Antoni.
"Mas Antoni hanya bercanda sekertaris Kim jangan coba-coba lakukan hal itu," segera mematikan ponselnya.
"Apa yang kau lakukan hah, siapa bilang aku bercanda aku sangat serius sekarang ini," menatap Kayla kesal.
Kayla menarik nafas dalam untuk menghadapi suami pencemburuannya ini.
" Suamiku sayang untuk apa kau melakukan semua itu, lagipula ini hanya gara-gara ku," memeluk tangan Antoni.
Antoni hanya diam.
"Suamiku yang tampan ini tidak boleh marah nanti tampannya hilang loh," membujuk Antoni.
Sungguh ini sangat tidak masuk akal pria ini marahhanya karena aku menyebut pria lain tampan. Bahkan pria itu saja ada dibelahan dunia yang lain. Gerutu Kayla didalam hati.
"Baiklah pria itu memang tampan tapi masku ini adalah yang paling tampan tidak ada yang bisa mengalahkan ketampanan dan juga keromantisannya," lagi-lagi menggunakan senjata imutnya jika Antoni sedang kesal dengannya.
Antoni tersenyum sekilas kemudian menatap Kayla yang masih menempel dilengannya.
" Baiklah kalau begitu ayo sekarang kau layani suami paling tampanmu ini," segara menindih tubuh Kayla.
Ahhh aku menyesal mengatakan hal itu...
***
Pagi harinya Saat Kayla membuka matanya ia tidak mendapati Antoni disampingnya.
Kayla menggeliat-liat kecil kemudian memperbaiki selimutnya dan kembali memejamkan matanya, sepertinya gadis itu masih belum mau bangun juga.
Namun disaat Kayla mencoba kembali tidur terjadi kegaduhan dilantai bawah.
"Ahhh apa yang terjadi pagi-pagi begini," memaksa dirinya untuk bangun kemudian turun untuk mengecek apa yang terjadi.
Saat Kayla sampai di bawah dia mengucek matanya tidak percaya karena melihat Antoni sedang duduk disofa dengan dikelilingi oleh buku-buku yang bertumpuk.
"Mas apa yang kau lakukan pagi-pagi buta begini," mendekati Antoni yang sedang sibuk membaca salah satu buku.
__ADS_1
"Sedang menjalankan rencana," jawabnya singkat tanpa menoleh kearah Kayla yang kini telah duduk disampingnya.
"Apa yang kau baca pagi-pagi seperti ini hah," melirik semua buku itu.
" Mas sejak kapan kau suka membaca buku tentang percintaan begini hah," menunjuk semua buku itu.
" Sayang aku berencana membuat suatu peraturan cinta," mentap Kayla sambil tersenyum.
" Peraturan cinta, maksudmu seperti kontrak pernikahan kita," jawabnya sambil menguap.
" Apakah kau sedang menyindir tentang perlakuan burukku dimasa lalu sekarang," ucap Antoni
"Ehh tidak mas bukan itu maksudku, aku kan sedang bertanya peraturan cinta apa yang sedang kau maksudkan itu,"
"Aku mendapatkan sebuah inspirasi setelah menonton film bodoh itu semalam,"
Kau mengatakan film bodoh tapi kau malah mendapatkan inspirasi dari film itu.
"Memangnya apa," tanya Kayla.
"Kita akan membuat sebuah cara menjalani kisah cinta kita,"
"Hah," bingung dengan yang dimaksudkan Antoni.
" Setelah aku membaca semua buku ini dan mempelajari semuanya aku mendapatkan tiga dasar kisah cinta,"
Apa sungguh dia sudah selesai mebaca semua buku ini, luar biasa.
"Apa saja mas,"
" yang pertama adalah cerita cinta bak dongeng, seperti cerita gadis biasa yang menikahi pangeran intinya seperti datang kepesta yang megah dan gaun-gaun indah, lalu yang kedua adalah kisah cinta harian ini biasa digunakan oleh pasangan biasa, dan juga melakukan hal-hal kecil yang romantis, lalu yang terakhir sekaligus yang paling aku sukai adalah cerita cinta panas," kata-kata terakhir diberi penekanan dan juga tatapan mata yang menggoda. " Jadi katakan kau ingin yang mana, jika aku lebih suka yang nomor tiga,"
" Tidak aku rasa lebih baik nomor dua saja," jawabnya cepat.
" Padahal yang itu yang paling membosankan, kenapa tidak pilih nomor tiga saja sayang,"
Lalu apa gunanya kau bertanya kepadaku. Lagipula jika yang nomor tiga aku yakin kau tidak akan membiarkanku keluar dari kamar. Gerutunya dalam hati.
" Tapi aku ingin yang nomor dua saja sepertinya akan cukup menyenangkan," ucap Kayla.
" Baiklah mari kita coba satu persatu pertama kita akan memilih nomor dua tapi setelah sebulan kita akan menggantinya dengan kisah dongeng dan setelah itu kita akan berpindah ke pilihan yang terbaik yaitu nomor tiga,"
Kalau begitu lebih baik tidak usah dipilih saja sekalian.
" Kau setuju kan nanti setelah mencoba semuanya barulah kita menetapkan mana yang paling menyenangkan,"
Sudah pasti kau akan memilih yang nomor tiga bukan.
Kayla mengangguk sambil tersenyum.
Setidaknya ini akan menghiburku.
_________
__ADS_1
Readers-readers semua author bikin cerita baru nih judulnya perjodohan pembawa cinta, ceritanya hampir sama kayak cerita author yang ini, sama-sama menemukan cinta didalam sebuah perjodohan. Jadi mampir juga yah dan semoga kalian suka.
Salam manis dari author