
Antoni tidak percaya dengan apa yang dia lihat dihadapannya sekarang, bagaimana tidak Dilayar pinselnya kini tertera foto istrinya dengan seorang pria yang Antoni kenal sebagai teman lama istrinya.
Bukan masalah Kayla bertemu dengan temannya, tapi masalahnya adalah kenapa Kayla tidak mengatakan apapun kepada Antoni jika dia akan bertemu dengan pria itu.
" Kim segera siapkan mobil, aku akan pulang sekarang juga," ucap Antoni menahan amarahnya.
***
Tanpa menunggu lebih lama lagi, Antoni segera memasuki rumah dengan amarah yang terpancar dikedua matanya.
" Mas kau sudah pulang," tanya Kayla yang menyambut kedatangan Antoni.
" Aku ingin bicara denganmu," ucap Antoni dingin.
Ada apa dengan mas Antoni, apakah ada masalah. Gumam Kayla dalam hati sambil mengikuti langkah Antoni menuju kekamar mereka.
" Ada apa mas, kenapa wajahmu sangat serius sekali," tanya Kayla begitu menutup pintu kamarnya.
" Apa maksud dari pesan dan juga foto yang aku terima ini," menunjukkan ponselnya.
Kayla mengambil ponsel Antoni dan melihat fotonya dengan seorang pria yang tidak lain adalah Stefan.
" Mas siapa yang mengirimimu pesan seperti ini," .
" Bukan itu masalahnya Kayla Antoni Wijaya," ucap Antoni tegas.
***
" nenek aku mohon ikutlah denganku sekarang, aku akan tunjukkan kepadamu sebuah pesta besar malam ini ayolah aku mohon," Ucap Viona terus membujuk neneknya.
" Tapi kenapa harus pergi sampai keluar kota, .emangnya pesta apa yang kau buat untuk kami semua,"
" Tentu saja itu adalah rahasia nenek, aku membuat pesta kejutan untuk kalian semua. Dan malam ini akan aku pastikan semua mimpiku selama ini akan terwujud malam ini,"
" Baiklah kami semua akan ikut denganmu malam ini, dan kami pasti akan bersamamu ketika semua mimpimu itu terwujud," ucap ibu Tina. (Moon maaf yah author lupa siapa nama mak tirinya Antoni, kalau dikasi nama baru takutnya dia sudah punya nama, kan gak baik kalau asal ganti nama orang aja).
***
__ADS_1
Antoni mendapatkan pesan dari nomor yang tidak dikenal itu lagi, kali ini pesannya menyuruh Antoni untuk datang ke lokasi yang sudah ditentukan oleh orang asing itu.
Dipesan itu tertulis jika nyawa Kayla dan anaknya akan berada dalam bahaya malam ini. Tanpa berfikir panjang lagi Antoni segera melajukan mobilnya ketempat yang dimaksud oleh orang yang tak dikenal itu.
Sementara itu disisi lain Kayla juga mendapatkan sebuah pesan dari nomor Viona.
" Kakak ipar ku tersayang datanglah malam ini kegedung XX disana kau akan menemukan sebuah rahasia besar yang selama ini tidak kau ketahui tentang kakakku," itulah isi pesan yang dibaca oleh Kayla.
Karena rasa penasaran yang tinggi akhirnya Kayla segera pergi ketempat yang dimaksudkan, setelah menitipkan putranya ke Bik Sum dan juga Pak Mut.
***
Antoni telah sampai disebuah hotel di pinggir kota, entah apa yang difikirkan oleh pria itu sebenarnya kenapa dia mau-mau saja mengikuti perintah dari pesan orang asing yang masuk ke ponselnya. Namun bagi Antoni sekarang keselamatan dari istri dan anaknya tidak boleh dipermainkan sedikitpun, entah benar atau tidaknya pesan itu, Antoni pasti akan memberikan pelajaran kepada orang yang berani menyebut tentang keselamatan Kayla dan juga anaknya.
Antoni tanpa sengaja menabrak seorang wanita, kemudian wanita itu dengan memasang wajah polosnya untuk menawarkan membersihkan pakaian Antoni.
" Ahh tuan maafkan aku, aku tidak sengaja mari aku akan bersihkan bajumu,"
" Tidak tidak perlu," ingin pergi dari sana.
" Ehh tuan bagaimana bisa kau membuatku merasa bersalah seperti ini, kemari berikan saja kemejaku padaku. Aku akan mencucinya sebentar lalu aku akan memberikannya kepadamu nanti, kau tunggu saja di sana,"
" Tuan ini minumlah dulu, kau terlihat sangat haus sepertinya," ucap wanita yang tadi.
Antoni mengambil gelas itu.
" Ahh bisakah kau membantuku mencari ponselku yang jatuh, tadi aku tidak sengaja menjatuhkannya dan aku tidak dapat lagi menemukannya," ucap Antoni yang tanpa sengaja ponselnya terjatuh.
" Ahh baiklah," mulai mencari ponsel Antoni.
Sementara itu Antoni meletakkan gelas yang sudah kosing dimeja.
Terlihat seringai licik dari wanita itu ketika mengetahui gelas yang berisi minuman itu telah kosong.
Wanita itu membawa Antoni yang terlihat tidak sadarkan diri kekamarnya.
Sementara itu Kayla yang baru memasuki hotel itu, mendapatkan pesan dari nomor Viona lagi.
__ADS_1
" Kakak ipar rahasia kakakku berada di nomor kamar 13, dilantai dua," itu isi pesan tersebut.
Dengan segera Kayla naik kelantai atas menggunakan anak tangga karena memang tidak tersedia lift di hotel itu.
Sementara itu wanita itu mulai meletakkan Antoni yang tidak sadarkan diri dikasurnya, dan mulai membuka sepatu Antoni dan menutupi tubuh pria itu dengan selimut.
Kayla bergegas membuka pintu kamar bernomor tiga belas dan menampakkan suaminya yang sedang tidur diatas kasur dengan seorang wanita yang sibuk menata dirinya di depan sebuah cermin.
Dengan amarah yang terpendam dalam dirinya Kayla berjalan dan menghampiri wanita itu.
PLAK.. tanpa aba-aba Kayla langsung menampar pipi wanita itu.
" Berani sekali kau menyentuh suamiku," membentak wanita itu sebelum menamparnya lagi.
" Apa maksudmu nona, dia ini kekasihku. Aku bisa saja melaporkanmu kepolisi karena telah menggangu privasi orang lain seperti ini," ucap wanita itu tidak mau kalah.
" Jangan berani-berani kau mengatakan satu kata pun kepada kakak ipar ku," ucap Viona diambang pintu kamar.
Kayla dapat melihat jika Viona datang bersama dengan keluarganya.
" Libatkan sudah kubilang kakakku itu adalah pria yang tidak baik, nenek lihatkan cucuk yang selama ini nenek banggakan itu ternyata adalah seorang pria bejat," ucap Viona membuat suasana semakin panas.
Kayla mengepalkan kedua tangannya karena geram.
" Hentikan sandiwaramu ini nona," ucap seseorang yang baru datang lagi.
Viona menengok keasal suara dan terkejut melihat pengikut setia Antoni itu kini tengah menatap dirinya dengan serius.
" Apa maksudmu, apa kau masih ingin membela tuanmu ini setelah semua kebenaran ini terungkap," ucap Viona.
" Aku sudah peringatkan padamu selama ini berhentilah sebelum semuanya semakin buruk untukmu," ucap sekertaris Kim lagi.
" Kakak ipar, dia adalah pengikut setiak kak Antoni, aku yakin dia pasti bersekongkol dengan kakakku. Kau percaya bukan kepadaku, sekarang kau percaya bukan dengan semua bukti yang kau lihat ini. Iyakan kakak ipar," mengguncang bahu Kayla yang hanya diam membisu sejak tadi.
" Yah aku percaya sekarang," ucap Kayla dengan menatap gadis dihadapannya itu.
" Kayla nenek mohon ini pasti salah, Antoni tidak mungkin tega melakukan semua ini kepadamu," ucap sang nenek.
__ADS_1
" Aku percaya sekarang, sangat percaya," ucap Kayla lagi.
" Iya tentu saja kau harus percaya sekarang kepadaku kakak ipar. Bukan aku yang jahat tapi suami kakak," ucap Viona yang terus memanasi suasana itu.