
Akhirnya Reynata pergi dari kediaman Antoni menggunakan sebuah mobil pribadinya.
"Clara sayang jangan sedih yah kan ada bibik Kayla disini nanti kita main bareng yah," bujuk Kayla kepada Clara yang masih menangis.
"Bibik kapan mama bakalan pulang," masih terus sesegukan.
"Mamanya Clara kan tadi sudah bilang kalau dia cuman sebentar aja. Clara kan anak yang pintar jadi gak boleh nangis lagi yah," menghapus sisa buliran air mata gadis kecil itu.
Sementara Antoni yang sejak tadi melirik kearah Kayla dan juga Clara berdehem kecil.
" Masuklah sekarang aku akan pergi bekerja sekarang," ucapnya dingin lalu berjalan masuk kedalam rumah.
Ehh ada apa dengan wajahnya itu, dasar pria aneh. Jangan bilang dia marah lagi karena aku memeluk Clara tadi tanpa izinnya. Dasar monster aneh. Gerutu Kayla didalam hati.
"Clara sayang Clara udah makan belum," bertanya kepada Clara, tidak memperdulikan Antoni yang sepertinya menunjukkan ekspresi kesalnya melalui memarahi sekertarisnya dan juga pak Mut.
"Belum bibik,"
"Kalau begitu ayo kita masuk dan kita makan. Clara mau makan apa sayang," menggendong Clara sambil berjalan masuk kedalam rumah.
"Clara pengen makan roti rasa coklat bik," sudah kembali ceria lagi. (Namanya juga anak kecil moodnya mudah banget berubah. Hidupnya mah gak ada beban kayaknya).
"Yaudah kalau kayak gitu bibik bawa kamu ketempat Keja bibikyah disana ada banyak roti dan juga eskrim mau kan," Mengajak Clara ketoko rotinya, karena dia juga harus segera berangkat kerja.
"Oke ayo bik," semangat.
"Kalian akan pergi kemana pagi-pagi begini," tiba-tiba saja Antoni datang dan bertanya.
"Mas aku akan membawa Clara ketokoku yah, dia tidak mungkin ditinggal sendiri bukan dirumah lagi pula aku harus pergi ketokoku," menurunkan Clara dari gendongannya.
" Apa kau fikir kau bisa seenaknya membawa pergi Clara begitu saja," mulai marah.
Jika dia ikut denganmu dia pasti akan mencari perhatianmu. Aku tidak ingin kau direbut oleh siapapun.
"Mas.... kan biar Clara bisa awasi aku nantinya disana. Dia bisa bantu aku ngusir laki-laki yang sering godain akukan, aku tinggal bilang aja kalau Clara itu anak aku," menggunakan taktik liciknya untuk membujuk Antoni.
"Jadi selama ini banyak pria lain yang sering mwnggodamu," menatap tajam Kayla.
"Iya tentu saja apa kau tidak sadar jika aku ini gadis yang cantik," tidak sadar jika rencananya itu malah akan membawa dirinya pada peraturan aneh baru Antoni lagi.
"Kim," memanggil sekertarisnya.
Kenapa firasat ku tiba-tiba jadi tidak enak begini. Fikir Kayla ketika mendengar Antoni memanggil sekertarisnya.
__ADS_1
"Iya tuan muda," mendekati tuannya.
"Buat daftar nama semua pria yang berkunjung ketoko Kayla, dan cari tahu siapa saja yang sudah berani berbicara kepada istriku," perintahnya seenaknya.
Perintah gila macam apa lagi itu. Kayla menjerit didalam hati.
"Baik tuan muda," menerima perintah gila tuannya itu.
"Tidak apa kau gila sekertaris Kim, kenapa kau mau menerima perintah tidak masuk akal begitu," Kayla segera menegur sekertaris pemuja tuannya itu.
Ini semua salah anda nona, andalah yang tidak menyaring dulu kata-kata yang anda ucapkan. Sekarang sisi lain dari tuan muda akan muncul. Ucap sekertaris Kim dalam hati.
" Kenapa kau tidak terima dengan keputusanku, lalu kenapa kau menerima jika pria-pria asing itu menggodamu hah," marah lagi kepada Kayla.
"Clara sayang kamu masuk dulu yah kedalam sama bik Sum," Kayla menyuruh Clara untuk pergi dari tempat itu karena situasi sepertinya mulai memanas.
Setelah Clara pergi Kayla kembali menatap wajah Antoni yang terbakar api kecemburuan itu.
"Kenapa kau menatapku begitu hah," masih marah saja.
Dasar pria aneh, aku mengatakan hal itu agar kau mau mengizinkan Clara untuk ikut denganku tapi kau malah memperpanjang masalah ini. Benar-benar sulit bicara kepada monster sepertimu. Gerutu Kayla didalam hati.
"Mas tapikan kau tidak perlu menyuruh sekertaris Kim untuk mendaftar nama mereka semua lagi pula mereka palingan hanya iseng sajakan," mencoba untuk membuat Antoni membatalkan perintah gilanya itu.
" Hanya iseng katamu bagaimana jika mereka benar-benar menyukaimu hah. Apa kau akan menerima mereka," malah semakin marah.
"Mas lupakan saja yah, lagipula aku tidak mungkin mau dengan pria-pria itu. Aku sudah mendapatkan pria tampan baik dan kaya sepertimu untuk apa lagi aku mencari pria yang jelas tidak ada bandingannya denganmu. Tentu saja suamiku lah yang paling hebat," akhirnya memilih cara menjilat Antoni.
Antoni tersenyum sekilas, seoalah kemarahannya sudah mulai berkurang.
Eh apakah berhasil. Melirik Antoni.
"Apa kau lihat-lihat hah, kau fikir aku akan termakan oleh kata-katamu itu," menghilangkan senyumnya dan kembali lagi marah kepada istrinya itu.
Kayla melirik sekertaris Kim, berharap pria itu membantunya.
Sekarang hanya kau sajalah sekertaris Kim yang bisa membantuku. Kau hanya perlu membantah perintah dari tuanmu ini maka pasti akan sangat membantuku. Jika kau melakukan hal itu maka aku pasti akan berterimakasih kepadamu aku akan menghapus namamu dari daftar orang anehku. Aku juga tidak akan membalas perbuatanmu yang kemarin-kemarin. Kayla menatap sekertaris Kim dengan raut wajah memohon bantuan.
Namun memang dasarnya sekertaris pemuja tuannya sekertaris Kim hanya mengalihkan pandangannya tidak perduli seoalah mengatakan urus saja urusanmu sendiri nona.
Dasar, kau sama saja dengan tuanmu ini kalian adalah dua orang dengan satu jiwa yang sama. gerutu Kayla.
"Kenapa kau menatap sekertaris Kim sekarang, kau ingin aku mengurungmu dikamar ya agar kau tidak bisa melihat orang lain lagi," Ternyata Antoni sadar jika Kayla melirik kearah sekertarisnya.
__ADS_1
"Tidak mas, aku mohon tarik kata-kata mu yang tadi yah," dengan wajah memohonnya.
"Apa kau tidak diberitahu oleh sekertaris Kim jika aku tidak suka menarik kata-kata yang sudah kuucapkan,"
Tentu saja aku tau, kau adalah monster kejam berdarah dingin kau tidak akan pernah mau mendengarkan siapapun juga. Mengerucutkan bibirnya.
"Mas jika kau ingin melakukan itu aku akan melaporkanmu pada nenek," hanya itu pilihan terakhir Kayla.
" Jadi kau ingin jadi gadis yang pelapor yah. Kau benar-benar ingin kukurung dikamar agar kau bisa memperbaiki otakmu yang miring itu," menyentil dahi Kayla.
Kayla meringis kecil, rasanya memang tidak terlalu sakit tapi dia lebih merasakan takut jika Antoni benar-benar akan mengurung dirinya nantinya.
Kenapa aku serba salah begini sih. Menjerit didalam hatinya.
"Mas jangan lakukan itu yah, aku berjanji aku tidak akan dekat dengan pria manapun, aku juga akan menjaga jarak dari orang-orang seperti yang kau perintahkan," mengangkat dua jarinya.
"Kau yakin," dengan tatapan mengintimidasi.
" Iya aku yakin, sangat yakin,"
"Baiklah mulai sekarang jangan pernah berbicara dengan pria lain lebih dari sepuluh kata," Mengeluarkan perintah anehnya lagi.
Peraturan gila macam apa lagi itu tuan muda. Kenapa kau jadi seperti ini sih, kau sudah seperti suami yang cemburu melihat istrinya dekat dengan pria lain saja. Padahal aku tau benar jika kau melakukan hal ini karena kau pasti tidak suka apa yang menjadi milikmu didekati apalagi disentuh oleh orang lain.
________
Readers: Nih Kayla gak sadar apa kalau Antoni itu udah jatuh hati sama dia bahkan sampai bucin kayak gitu.
Author: Maklumin aja dah kan kita semua pada tau kalau sih Kayla ini orangnya kelewat polos dan lugu dan jangan lupa dengan kebodohannya yang sudah melewati tingkat akut itu.
________________
"Baiklah tapi aku mohon batalkan perintahmu itu yah," memohon dengan wajah seimut mungkin.
"Yah baiklah,"
"Kalau begitu aku boleh membawa Clara ikut denganku yah,"
"Bukan hanya Clara tapi mulai sekarang kau akan diikuti oleh para pengawal dan juga bik Sum," bicara sambil menatap Kayla tajam.
" Apa, tidak mas akukan sudah berjanji kepadamu untuk menjaga jarak dari orang-orang kau tidak perlu menyuruh orang untuk mengikutiku," menggoyangkan tangan Antoni.
"Jika kau tidak mau maka jangan coba-coba kau keluar dari rumah ini,"
__ADS_1
Apa sebenarnya kesalahanku dikehidupan sebelumnya kenapa aku mendapatkan seorang suami yang sepertinya.
Akhirnya dengan terpaksa Kayla menyetujui semua yang dikatakan oleh suaminya itu.