Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2

Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2
melahirkan part 2


__ADS_3

" Tenang dulu nyonya tuan, saya akan jawab satu-satu pertanyaan kalian," berusaha menangkan semua orang yang tidak henti-hentinya melemparkan pertanyaan.


" Nona Kayla dan bayinya baik-baik saja. Dan selamat nona Kayla melahirkan seorang putra yang sangat sehat," tambah dokter itu.


Semua orang langsung tersenyum bahagia sekaligus lega.


" Ahhh kak Antoni selamat kau mempunyai seorang saingan sekarang," ucap Tina memeluk Antoni yang sesekali masih sesegukan.


" Tapi dok kenapa Antoni sampai menangis seperti itu," tanya kakak Antoni.


" Ohh sepertinya tuan Antoni terharu melihat perjuangan istrinya, dan mungkin karena rasa bahagia yang begitu meluap. Jadi emosinya sedikit tidak terkontrol,"


" Kalau begitu apakah kami sudah bisa melihat bayi dan ibunya dok," tanya nenek semangat ingin melihat cucuknya.


" tentu saja silahkan, tapi harap jangan masuk semua dulu yah,"


Akhirnya hanya beberapa orang saja yang masuk kedalam ruangan.


Didalam ruangan itupun terbaring lemah seorang wanita yang sempat mempertaruhkan hidupnya. Kayla masih sangat lemah, bahkan matanya saja masih terpejam.


" Sayang," mengelus kepala Kayla.


Perlahan Kayla membuka matanya, melihat sosok seorang pria yang sangat dia cintai itu.


" Mas aku berhasilkan," tersenyum kecil.


" Iya sayang kau sudah berhasil, terimakasih," mengecup sekilas kening istrinya.


" Nyonya ini bayinya," seorang suster memberikan seorang bayi kecil kedalam pelukan sang nenek.


" Wahhh cucuk nenek sangat tampan, dia sangat mirip dengan papanya," menggendong bayi Kayla.


" Nek bolehkah aku menggendong bayinya," tanya Antoni.


" Tentu saja, ini perlahan yah. Awas kepalanya," memberikan bayi kecil itu kepada Antoni.


Perlahan semburat senyuman terukir diwajah mungil sang bayi ketika mendapati dirinya didalam gendongan sang ayah.


" Dia tersenyum sayang," Antoni sangat bahagia, baginya hari ini adalah hari yang paling membahagiakan sedunia.


" Benar sepertinya dia tau jika papanya lah yang menggendongnya sekarang,"


Perlahan Antoni meletakkan bayinya didengkat Kayla, dia tersenyum bahagia ketika melihat dua orang yang paling dia sayangi kini sedang tersenyum.

__ADS_1


Seorang putra yang dia nantikan akhirnya kini telah hadir kedunia, putra kecil yang tampan sama sepertinya, yang kelak akan mewarisi semua kekayaannya.


***


Sudah tiga hari Kayla dirawat dirumah sakit karena kondisinya yang masih lemah. Setiap harinya ada saja orang yang datang mengunjungi Kayla dan anaknya. Sekedar mengucapkan selamat dan juga membagi rasa bahagia mereka.


" Wah selamat tuan muda, anda telah menjadi seorang ayah sekarang," ucap Ayah sekertaris Kim.


" Paman kau juga sudah menjadi kakek sekarang," ucap Antoni.


Dua orang itu terlihat begitu bersemangat mengobrol, lain halnya dengan sekertaris Kim yang hanya terdiam tidak bergeming sedikitpun disudut ruangan.


Kayla menatap pria itu dengan penuh tanda tanya.


Apa yang sebenarnya terjadi antara ayah dan anak ini yah. Fikir Kayla penasaran.


***


Setelah seminggu lebih dirawat dirumah sakit, akhirnya Kayla bisa menghirup udara segar lagi. Dia tidak henti-hentinya merengek ingin pulang kepada Antoni selama dirumah sakit.


Antoni lah yang menggendong putra mereka, pria itu tidak membiarkan sedikitpun orang lain menyentuh putranya. Hanya dia pokoknya hanya Antoni sajalah yang boleh menggendong putranya, bahkan Kayla kesal sendiri kerana Antoni tidak membiarkan siapapun menyentuh putranya itu.


" Selamat datang kembali nona muda," sambutan diberikan oleh para pelayan.


Rumah mereka kini sudah didekor sedemikian rupa guna menyambut kedatangan Kayla dan juga anaknya.


" Aku menyuruh sekertaris Kim untuk membuat sebuah pesta penyambutan untuk putraku ini, dan pestanya akan sangatlah besar hingga seluruh penjuru dunia mengetahui jika Antoni kecil kini telah hadir kedunia ini dengan kedaan sehat," ucap Antoni sambil menatap putranya yang tertidur didalam gendongannya.


" Tapi itu semua sangatlah berlebihan mas, kau taukan aku paling tidak suka dengan hal semacam ini. Lagi pula putra kita itu masih sangatlah kecil, dia masih sangatlah sensitif terhadap keributan dan semacamnya," ucap Kayla tidak setuju.


" Kali ini tidak ada penolakan Kayla, biasanya akulah yang akan menyetujui semua keputusanmu tapi kali ini itu tidak akan terjadi. Pesta penyebutan untuk putraku haruslah sangat meriah, sehingga semua orang akan mengingatnya dengan sangat baik," masih dengan pendiriannya.


Karena merasa jika berdebat dengan Antoni tidak ada gunanya Kayla lebih memilih pergi dan menuju kamarnya.


" Sayang kau mau kemana, hati-hati," menyusul Kayla.


***


Malamnya setelah Kayla membersihkan dirinya dan mengganti bajunya menjadi gaun malam.


" Anak mama lapar yah, ayo sini sayang," mengambil anaknya.


Kayla mulai men*us*i anaknya, dan lagi-lagi mendapatkan tatapan tajam dari Antoni.

__ADS_1


Itulah yang terus terjadi setiap kali Kayla men*us*i Bayinya.


" Mas ada apa sebenarnya denganmu," tanya Kayla kesal karena Antoni terus saja memperhatikan dirinya.


" Itu adalah milikku," tangannya menunjuk sesuatu.


" Mas kanapa kau sangat mesum sekali," menatap kesal Antoni.


" Aku tidak mesum, aku hanya tidak suka jika milikku diambil oleh orang lain. Sayang sampai kapan dia akan minum a*imu, aku juga ingin merasakannya juga," memainkan pipi putranya yang tertidur didalam pangkuan Kayla.


"Jangan mengganggunya mas, jika dia terbangun dan menangis bagaimana," menyingkirkan tangan Antoni kasar.


Antoni mengerucutkan bibirnya kemudian segera berbaring membelakangi Kayla.


"Lihatlah ayahmu itu, dia itu sangatlah pemarah sekali," gumam Kayla.


Kayla meletakkan putranya dikeranjang bayi, kemudian dia berjalan mendekati Antoni yang masih berbaring sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.


" Mas bangunlah, apa kau tidak lapar. Ayo turun makan malam semuanya pasti sudah menunggu kita," berusaha menarik selimut yang menutupi kepala Antoni.


" Tidak mau, kau sudah tidak sayang kepadaku lagi," gumam Antoni didalam selimut.


Kayla membulatkan matanya dan melongos kesal.


" Baiklah jika kau tidak mau makan, maka tidak perlu, tapi jangan sampai kau mengeluh lapar ditengah malam mengerti," pergi meninggalkan Antoni dengan kesal.


Setelah mendengar suara pintu tertutup Antoni membuka selimut yang menutupi tubuhnya sejak tadi.


Dia menatap kesal kearah pintu karena merasa tidak dipedulikan oleh Kayla.


" Benar kata semua orang, jika seorang istri sudah memiliki seorang anak maka dia tidak akan mencintai suaminya lagi," gumam Antoni kesal kemudian kembali lagi berbaring dan menutupi tubuhnya dengan selimut.


______________


Sementara itu bukanya makan malam bersama dengan yang lainnya, Kayla justru lebih memilih menyiapkan dua porsi makanan disebuah nampan dan ingin membawanya kekamar.


" Nak kau ingin membawa makanan itu kemana, dan ada dimana Antoni apakah dia tidak turun makan malam," tanya nenek.


" Tidak Nek, kami akan makan malam dikamar saja. Lagi pula sikecil tidak akan ada yang menjaganya jika kami turun Kamari," ucap Kayla sambil memegang sebuah nampan.


" Kakak ipar kan bisa menyuruh para pelayan," ucap Tina.


" Ahh tidak perlu aku bisa melakukannya sendiri," ingin pergi.

__ADS_1


"Berhati-hatilah nak, kau itu belum terlalu pulih betul. Jangan sampai kau kelelahan," ucap mama Antoni.


Kayla hanya mengangguk kemudian segera kembali kekamarnya.


__ADS_2