Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2

Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2
Bulan madu part 1


__ADS_3

Setelah pesta kembang api yang disiapkan oleh Antoni untuk Kayla selesai mereka pergi kehotel milik Antoni yang ada disana.


Mereka berada dilantai paling atas yang sepertinya merupakan tempat khusus untuk para tamu VVIP.


" Mas apakah kita akan menginap disini," tanya Kayla yang duduk dikasur.


" Iya sayang kita akan menginap beberapa hari disini, kita akan menikmati bulan madu kita yang sempat tertunda," memakaikan sendal hotel di kaki Kayla.


" Apa bulan madu, tapi aku sama sekali belum menyiapkan apa-apa mas, bahkan aku tidak bawa baju satupun," terkejut dengan perkataan Antoni.


" Kau tenang saja semua sudah disiapkan oleh sekertaris Kim," duduk disamping Kayla,"


" Bulan madu yah," berfikir sejenak.


" Basuhlah tubuhmu dengan air hangat sayang, tidak usah mandi karena tidak baik bagi kesehatanmu dan juga anak kita nantinya," ucap Antoni yang baru keluar dari kamar mandi dengan piamanya.


Tidak ada respon dari Kayla dan saat Antoni melihatnya ternyata gadis itu kini sudah terlelap dengan gaunnya.


" Dia pasti sangat lelah sekarang," mengecup kening Kayla kemudian berjalan masuk kedalam ruang ganti.


Antoni membawa pakaian tidur Kayla. Kemudian segera mengganti baju istrinya dan menarik selimut untuk menghangatkan tubuh Kayla.


" Padahal aku sedang ingin, tapi sepertinya kau sangat lelah yah malam ini. Baiklah tidurlah selamat malam istriku selamat malam anak papa," mencium pipi Kayla kemudian mencium perut Kayla juga.


***


" Mas ini sudah ketiga kalinya aku ganti baju," ucap Kayla kesal.


" Bajumu itu terlalu terbuka, cepat ganti sana," ucap Antoni sambil menikmati jus paginya.


Dengan wajah cemberut Kayla segera mengganti bajunya lagi.


" Bagaimana dengan ini bukankah ini cocok untuk berlibur ke pantai," memperlihatkan pakaian yang baru digantinya.


" Pakaian macam apa itu, bukankah lengannya harusnya lebih panjang, dan apa-apaan itu kenapa perutnya terbuka seperti itu," menatap Kayla tajam.


" Tapi aku sering melihat orang-orang disini menggunakan baju seperti ini jika ingin pergi ke pantai," cemberut.


" cepat ganti sana," ucap Antoni lagi.


" Kau saja yang pilihkan aku tidak tau harus memakai baju apa lagi," ikut duduk disofa kemudian meminum jusnya juga.


Antoni mengambilkan pakaian untuk Kayla.


" Mas pakaian ini terlalu besar untukku," memperhatikan dirinya sendiri dicermin.


" Bukankah itu bagus, semua tubuhmu itu harus tertutup semakin besar semakin baikkan,"


Kayla hanya memanyunkan bibirnya kemudian segera mengikat rambutnya.

__ADS_1


" Kenapa kau mengikat rambutmu," ucap Antoni protes lagi.


" Rambut diikat lebih cocok untuk baju ini mas," masih mencoba mengikat rambutnya.


" Kau itu akan semakin cantik jika rambutmu diikat, dan juga leher belakangmu itu tidak boleh ada yang melihatnya selain diriku," membuka ikat rambut Kayla.


" Mas apa yang kau lakukan," mulai kesal.


" Sudah jangan banyak protes mulai sekarang jangan pernah coba-coba untuk mengikat rambutmu lagi jika berada diluar, karena hanya akulah yang boleh melihat lehermu itu,"


" Baiklah terserah kau saja," pergi kesofa kemudian mengambil ponselnya.


Sekertaris Kim masuk kedalam kamar mereka kemudian memberitahukan jika semuanya telah siap.


Kayla masih kesal dengan Antoni yang terkesan terlalu mengatur dirinya belakangan ini.


" Jangan marah terus dong kan aku hanya tidak mau tubuh istriku diperhatikan oleh orang lain," ucap Antoni yang terus merayu istrinya sepanjang perjalanan mereka.


Mereka tiba disebuah pantai terkenal dikota itu. Pantai indah dengan laut biru dan pasir putihnya.


Mood Kayla kembali lagi ketika berada dilantai itu.


Dia segera berlari kearah air hingga membuat Antoni kewalahan mengejarnya.


" Sayang jangan lari nanti kau akan jatuh," ucap Antoni menyusul Kayla.


" Mas kemarilah air lautnya sangatlah segar," ucap Kayla sambil merasakan ombak laut yang mengenai kakinya.


" Sayang kemarilah airnya sangat dingin bagaimana jika kau sakit nantinya," memanggil Kayla.


" Tidak mau ini sangat menyenangkan," meloncat-loncat kecil seperti anak kecil yang baru bertemu air untuk pertama kalinya.


Setelah puar bermain air Kayla segera menyusul Antoni yang duduk disebuah kursi pantai yang dinaungi sebuah payung.


" Apakah kau sudah puas bermain air," tanya Antoni sambil mengeringkan wajah Kayla yang sedikit basah terkena air laut.


Kayla mengangguk semangat.


" Tapi mas kenapa tidak ada orang lain selain kita disini," melihat sekelilingnya yang sepi.


" Karena ini adalah pantai milikku, jadi aku membuat pantai ini tutup untuk hari ini karena aku tidak ingin ada orang lain yang mengganggu kita," ucapnya santai sambil memakaikan topi pantai untuk Kayla.


" Tapi rasanya aneh jika hanya berdua saja disini," duduk didekat Antoni.


" Kenapa aneh bukannya kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan, jika tidak ada orang disini," memeluk Kayla.


" Apa kau tidak tau jika itulah yang menyenangkan dipantai, melihat banyak orang bermain dengan keluarga mereka dan juga merasakan suasana gembira disini," ucap Kayla semangat.


" hemm baiklah terserah kau saja, lain kali kita akan pergi ke pantai yang ramai yah tapi sekarang mari kita nikmati waktu kita berdua saja dulu," menaikkan Kayla keatas pangkuannya.

__ADS_1


" Mas tapi sepertinya anak kita ingin makan eskrim sekarang," mengelus perutnya.


" Baiklah," lalu memanggil pelayan dan memerintahkan untuk membawakan semangkuk eskrim yang diminta Kayla tadi.


" Ini makanlah sekarang," memberikan eskrim kepada Kayla yang masih berada di pangkuannya.


" Siapin," manjanya.


Antoni menyuapi Kayla eskrim.


" Mas kau juga cobalah," menyodorkan sesendok penuh eskrim untuk Antoni.


" Aku tidak suka makan makanan manis sayang,"


" Tapikan kemaren kau sampai berkelahi dengan Clara karena eskrim,"


" Itu karena anak kita bukan," mengelus perut Kayla lagi.


" Kalau begitu ini juga keinginan anak kita, ayo coba sedikit saja,"


"Baiklah," membuka mulutnya lebar.


" Bagaimana," tanya Kayla dengan mata berbinar setelah menyuapi Antoni eskrim.


" Bukankah rasanya terlalu manis,"


" Tidak rasanya sangat enak," memakan eskrimnya lagi.


Mereka menghabiskan waktu mereka disana sebelum pergi ke restoran untuk makan siang mereka.


***


" Mas aku tidak suka ini," menolak untuk makan salad sayur.


" Ini baik untukmu dan juga anak kita sayang," menyuapi Kayla.


Dengan terpaksa Kayla membuka mulutnya.


Setelah makan siang berakhir mereka pergi kesebuah mol untuk berbelanja.


" Sayang apakah pakaian kita belum cukup," tanya Antoni karena merasa khawatir jika istrinya akan merasa lelah.


" Aku ingin membeli pakaian coupel mas, pakaian yang kemarin kita beli itu tidak kita bawa bukan," ucapnya sambil memilih baju.


Kali ini mereka berbelanja dengan toko pilihan dari Antoni, meskipun Kayla sempat menolak dan ingin pergi ketoko pilihannya.


" Mas bukankah ini sangat bagus, ayo coba dulu," menarik Antoni keruang ganti.


Akhirnya mereka mencoba baju pasangan yang ternyata adalah barang limited edition.

__ADS_1


" Apa kenapa semahal itu," ucap Kayla terkejut karena mendengar harga baju yang dia coba tadi.


__ADS_2