Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2

Cinta Untuk Gadis Penebus Hutang 2
kejutan


__ADS_3

Akhirnya Kayla bisa keluar dari rumah sakit setelah beberapa hari dirawat. Hari ini Antoni juga masih tidak ingin berangkat kekantor karena alasan untuk menjaga istrinya, jadi semua pekerjaan terpaksa dikerjakan oleh sekertaris Kim.


" Mas apa aku merepotkan dirimu, kau sudah tidak bekerja beberapa hari karena menjagaku bukan," ucap Kayla yang kini sedang menikmati pijatan Antoni.


" Tidak apa sayang, lagipula kau tau bukan aku pemilik perusahaan nya jadi aku bisa bebas, lagi pula aku bisa bekerja dimana saja entah itu dirumah ataupun dikantor," sambil terus memijat punggung Kayla yang terasa pegal.


" Apakah rasanya sudah lebih baik," tanya Antoni lagi.


" Emhh yah terimakasih mas, dan maaf sudah membuatmu repot," memegang tangan Antoni yang masih berada di bahunya.


" Sudahku bilang bukan jangan sampai ada kata maaf dan juga terimakasih yang terucap dari mulutmu itu,"


Mata Antoni tertuju kepada leher dan bahu Kayla.


" Sayang," mulai mencium leher Kayla.


" Mas ada apa," tanya Kayla terkejut.


" Boleh yah," tangannya sudah masuk kedalam baju Kayla mencari sesuatu didalam sana.


Akhirnya Kayla hanya bisa pasrah, dan terjadilah yang harusnya terjadi.


***


Malam harinya Kayla sedang bersiap untuk pergi kesuatu tempat bersama Antoni.


Rencananya mereka akan pergi makan malam diluar malam ini.


Antoni juga menyuruh Kayla memakai gaun yang dia pilihkan langsung untuk istrinya itu.


" Sayang sepertinya aku salah pilih baju," ucap Antoni yang menatap Kayla dari atas hingga bawah.


" Kenapa apakah gaun ini tidak cocok denganku," memperhatikan dirinya dicermin.


" Bukan tidak cocok justru karena kau sangat cantik aku menjadi malas untuk pergi keluar, rasanya aku ingin tetap berada dikamar saja denganmu," ucap Antoni yang kini memeluk Kayla dari belakang.


Malam ini Kayla memakai gaun berwarna biru malam dengan liontin yang menghiasi lehernya, rambut lurusnya yang diurai menambah kesan glamor pada diri Kayla. Meskipun Kayla memakai gaun tapi Antoni tetap memperhatikan kenyamanan istrinya, dia tidak membiarkan Kayla memakai high heels.


Sedangkan Antoni sendiri memakai jas berwarna senadah dengan gaun Kayla, ditambah dasi kupu-kupu berwarna hitam dan juga rambutnya yang disisir rapi kebelakang. Membuatnya bak seorang pangeran didalam negeri dongeng.


" Baiklah tuan putri apakah kau sudah siap berangkat," ucap Antoni yang menjulurkan tangannya untuk digenggam Kayla.


Gadis itu tersenyum kemudian menerima genggaman tangan itu.


" Aku akan selalu mengikutimu kemanapun kau pergi," ucap Kayla pasti.


Merekapun berangkat dengan sebuah Limosin hitam milik Antoni.


" Apakah kau menyukainya sayang," tanya Antoni yang masih setia menggenggam tangan Kayla.


" Aku sangat suka terimakasih mas," tersenyum kepada Antoni.


" Jangan berterimakasih sekarang, karena akan ada sesuatu yang menunggumu nanti,"

__ADS_1


***


Bukannya tiba disebuah restoran mereka justru tiba disebuah bandara.


" Mas apakah kita akan makan malam di bandara," tanya Kayla.


" Tidak sayang, kita hanya akan pindah kendaraan disini," menggandeng Kayla menuju kesebuah helikopter.


" Mas kita mau kemana dengan naik helikopter," tanya Kayla bingung.


" Aku akan membawamu kesebuah tempat yang aku yakin kau akan sangat menyukainya,"


" Mas apa kau yakin kita akan naik helikopter ini,"


" Tentu saja sayang, ayo nanti kita akan kemalaman," memakaikan earphone dan sabuk pengaman Kayla.


Kayla sangat takjub melihat pemandangan malam yang dia lihat dari atas helikopter itu.


" Wahh luar biasa, ini sangat indah sekali mas," melihat pemandangan diluar.


Antoni hanya tersenyum kemudian memberikan sebuah jaket tebal untuk dipakai oleh Kayla.


Mereka telah tiba ditempat tujuan.


" Mas kita ada dimana sekarang," tanya Kayla yang baru turun.


" Kita berada di negara XX nona," sekertaris Kim yang tiba-tiba muncullah yang menjawabnya.


" Apa sungguhan," ucap Kayla semangat.


" Bagaimana kau bisa tau," ucapnya semangat.


" Tentu saja, aku ini adalah Antoni apapun yang terjadi didunia ini aku bisa mengetahuinya dengan mudah," ucapnya bangga.


" Baiklah kau memang suami yang terhebat," mencium pipi Antoni.


" Tuan, nona saya akan mengantarkan kalian ketempat yang sudah saya siapkan,"


Antoni dan Kayla mengikuti sekertaris Kim kedalam sebuah Limosin yang sudah menunggu mereka.


Mereka kini tiba di sebuah tempat yang paling ingin didatangi oleh Kayla.


Disebuah taman yang memiliki menara yang paling terkenal didunia, kota ini dinamakan juga kota cinta dan banyak dipercaya bahwa cinta akan bersemi disini.


" Mas bukankah ini sudah malam, apakah boleh kita kemari,"


" Tentu saja sayang ayo,"


" Kenapa tidak ada orang selain kita disini mas," melihat kesekelilingnya.


" Karena aku sudah menyewa tempat ini untuk malam ini," membawa Kayla kepuncak menara.


Kayla tersenyum lebar ketika mendapati pemandangan kota dari atas menara itu.

__ADS_1


" Mas ini sangat indah sekali,"


" Apakah istriku suka," ucap Antoni tepat di dekat telinga Kayla.


Kayla hanya mengangguk semangat sambil terus menunjukkan senyumnya.


" Bagaimana dengan anak papa, apakah dia juga suka," memeluk dan mengelus perut Kayla dari belakang.


" Iya papa Antoni, dia sangat menyukainya," memegang tangan Antoni yang masih setia mengelus perutnya.


" Baiklah sekarang pasti anak papa lapar bukan, ayo kita makan malam dulu," mengajak Kayla kesebuah meja yang kini sudah tersaji berbagai macam makanan.


Antoni menarik kursi untuk tempat duduk Kayla.


Saat mereka mulai makan ada iringan musik biola yang membuat suasana menjadi semakin romantis.


Kini mereka sudah selesai menikmati makan malam romantis mereka itu.


Lalu Antoni berjalan dekat Kayla dan berlutut didekat istrinya.


" mas apa yang kau lakukan," ucap Kayla yang berdiri terkejut melihat Antoni.


" Sayang pernikahan kita dilakukan secara mendadak, tidak ada sebuah acara lamaran yang romantis untukmu. Maka dari itu hari ini aku akan melamar dirimu lagi," membuka sebuah kotak yang berisikan sebuah cincin berlian.


" mas..," ingin menangis karena terharu.


" Jadi maukah kau menjadi pasangan hidupku, menemaniku hingga hari tua. Mendukungku disaatku terpuruk dan menjadi ibu bagi anak-anak ku kelak. Mau kah kau menemaniku melewati suka dan duka dan bersedikah kau untuk bersama denganku baik senang maupun susah," ucap Antoni yang masih berlutut.


Kayla mengangguk sambil mulai meneteskan air matanya karena sangat terharu dengan apa yang dilakukan suaminya, Kemudian menganggukan kepalanya yakin.


" Iya mas aku mau,"


Antoni kemudian memasangkan cincin itu Kejari manis milik Kayla.


Mereka kemudian saling berpelukan satu sama lain menyalurkan kembali kasih sayang satu sama lain.


Tiba-tiba berbagai macam kembang api menghiasi langit malam itu.


Kayla segera berlari menuju kedekat jendela besar dan menyaksikan kembang api itu.


" Mas apa kau juga yang melakukan ini," tanya Kayla menatap Antoni yang kini berdiri dibelakangnya.


" Aku ingat disaat kita pergi berkencan kau ingin melihat kembang api, jadi aku menyiapkannya malam ini,"


" Terimakasih banyak mas," berbalik dan Segera memeluk Antoni sambil menangis.


" Ehh kenapa kau menangis apakah ini juga bawaan anak kita, kurasa dia akan sangat cengeng nantinya," ucap Antoni menggoda Kayla.


" Mas kau ini," memukul dada Antoni kemudian kembali memeluk suaminya.


Antoni tertawa kemudian membalas pelukan Kayla.


Mereka menikmati waktu mereka berdua malam itu dengan saling membagikan rasa satu sama lain.

__ADS_1


Antoni memberikan sebuah kejutan untuk Kayla agar istrinya bisa tersenyum bahagia dan menghilangkan beban fikirannya.


__ADS_2