
Wulan merasa mual sekali perutnya, setelah makan tadi, membuat Wulan tidak bisa tidur justru bulak balik ke kamar mandi, membuat badannya Wulan sangat lemah karena muntah terus.
" Sayang kenapa? kamu kenapa bulak balik ke kamar mandi?" Tanya Agus panik, Agus pelan pelan naik ke kursi roda dan jalan mendekati Wulan karena panik
" Entah lah sayang, perut aku sakit sekali, rasanya ingin memuntuhkan isi perut aku sayang." Ucap Wulan dengan lirih, Wulan bener bener sudah tidak kuat muntah terus dari tadi
" Sayang, apa jangan jangan kamu hamil?" Tanya Agus melihat Wulan yang muntah dari tadi
" Apa hamil? apa mungkin aku bisa memberikan kamu anak lagi?' Tanya Wulan sambil pegang perutnya
" Tidak ada salahnya sekarang kita ke rumah sakit, untuk cek kondisi kamu sayang. pasti dua orang itu sudah ada didepan pintu unit ini, hayo kita ke rumah sakit dan diantar oleh mereka." Lanjut Agus pegang tangannya Wulan, berharap Wulan mau diajak cek up
" Boleh deh" Lanjut Wulan langsung membersihkan wajahnya untuk ikut Agus ke rumah sakit
Dilain sisi, Nesya merasa lega karena akhirnya sampai di rumah juga, dan sebentar lagi istirahat karena seharian cukup melelahkan.
__ADS_1
" Selamat istirahat sayang, aku tidak sabar menunggu hari besok sayang, menikmati hari indah kita." Ucap Radit mencium keningnya Nesya dengan lembut.
" Selamat istirahat juga sayang" Ucap Nesya langsung peluk Radit membuat Radit melanjut kan mencium wajahnya Nesya
" Jangan modus deh sayang, besok kan kita mau melakukan perjalanan jauh, butuh istirahat yang cukup hari ini. janji deh jika sudah sampai tujuan baru boleh bebas modus modus ria." Sambung Nesya, yang langsung melepas kan pelukannya dan berusaha untuk tidur.
" Yah baik lah sayang" Lanjut Radit pasrah, harus menahan nafsongnya sepanjang malam ini.
Radit peluk Nesya dan berusaha ikut tidur, walaupun tidak bisa olahraga bersama tapi masih bisa tidur sambil pelukan seperti ini.
" Alhamdulillah yah sayang, akhirnya tuhan memberikan kita kesempatan lagi untuk memiliki anak lagi." Ucap Agus merasa bahagia dan bersyukur, karena masih diberikan kepercayaan untuk memiliki anak lagi.
" Iyah sayang, aku juga bahagia sekali karena akhirnya bisa merasakan kembali mengandung sayang." Ucap Wulan merasa bahagia sekali, karena akhirnya bisa merasakan indahnya mengandung.
" Perlu diingat yah pak, dijaga baik baik kandungan istrinya pak, supaya bisa tetep sehat samapai sembilan bulan dan supaya saat lahir dengan lancar." Ucap dokter kandungan yang pernah periksa kondisi nya Wulan, merasa bahagia melihat Wulan bisa mengandung lagi.
__ADS_1
" Pasti dokter, saya akan menjaga sebaik baik nya, istri saya selama mengandung dan tidak akan kehilangan kedua kalinya dokter." Lanjut Agus yang janji akan menjadi suami yang bisa memberikan perhatian penuh ke istri selama hamil.
Agus bener bener, tidak akan membiarkan Wulan merasakan keguguran dan kesakitan lagi, cukup di masa lalu Wulan merasakan kepahitan kehilangan anak.
Wulan langsung dorong kursi rodanya Agus, untuk keluar dari ruangan dokter kandungan dan jalan menuju apartemennya Agus.
Dilain sisi, Santoso ketawain Bowo yang bener bener ketakutan saat tempat bersantainya ada razia, Bowo yang diketawain oleh Santoso merasa kesal sekali.
" Puas sekali yah melihat temen sendiri ketakutan seperti ini" Protes Bowo kesel, Bowo akhirnya boleh pulang dari kantor pihak berwajib karena bantuan dari Santoso.
" Sudah lah Bowo jangan lagi datang ke tempat seperti itu lagi, untungnya disana ada temen saya, jadi dengan mudah kamu boleh pulang." Protes Santoso kesel, karena Bowo punya hobi olahraga panas liar dan tidak pernah kapok kena masalah seperti ini.
" Iyah deh, terimakasih atas bantuannya yah. puas" Protes Bowo semakin kesel, Bowo langsung masuk kedalam mobilnya duluan, dan malas sekali ngobrol bersama Santoso yang sangat puas ledekin dirinya.
Santoso semakin ketawa puas melihat Bowo semakin kesal, Santoso langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, meninggalkan kantor pihak berwajib.
__ADS_1
Ekstra part-nya selesai, terimakasih yang sudah baca sampai episode ini.