
Nesya dan Radit akhirnya resmi menikah juga, membuat kedua orang tuanya Nesya merasa lega karena anaknya tidak terlalu pacaran sambil menunggu nikah resminya
" Selamat yah nak kalian akhirnya resmi juga, Radit tolong bahagiakan Nesya jangan pernah sakiti Nesya, cukup sekali Nesya gagal dalam pernikahannya. dan ayah berharap kalian secepat nya memiliki anak yah." Ucap ayah nya Nesya berharap Radit menantu yang tidak mengecewakan nya seperti Agus dulu, dan Nesya bisa merasakan kebahagiaan sampai tua bersama
" Amin ayah, insya Allah saya akan selalu berusaha membuat Nesya bahagia selama didekat saya. dan tidak akan membuat Nesya mengeluarkan air mata lagi." Ucap Radit berharap bisa menjadi suami yang baik untuk Nesya
" Yah sudah sekarang kita pulang, katanya kalian mau ke kantor dan butik kan." Ucap bunda nya Nesya yang mengingat kan anak dan menantunya
__ADS_1
" Besok saja bunda, soalnya Radit mau istirahat berdua siang ini." Lanjut Radit pegang tangannya Nesya
" Astaga kamu ini, masih siang loh nak, sudah nyicil cucu saja nih." Goda ayah nya Nesya sengaja, karena tidak sabar mendengar kabar baik dari anak dan menantunya.
" Apa sih ayah, sudah yuk pulang, lumayan pulang cepat mau tidur soalnya sudah ngantuk.' Ucap Nesya semakin malu denger godaan dari orang tua dan suaminya, walaupun Nesya bahagia tapi tetep saja merasa malu karena digodain seperti itu
Nesya jalan duluan, membuat orang tuanya dan Radit nahan ketawa melihat Nesya cemberut itu, walaupun pada tahu jika Nesya sebenarnya menginginkan nya juga
__ADS_1
" Baik lah sayang, aku akan cerita kan semuanya, aku tidak tahu ibu nya Nesya datang ke Jakarta dan marah marah ke aku sampai kamu tidak sengaja dengerin obrolan kita." Ucap Wulan yang langsung mencari tempat duduk yang nyaman, untuk Wulan mulai cerita tentang masa lalunya
Wulan cerita awal ketemu dengan Agus, alasannya untuk selingkuh, akhirnya Wulang mengandung dan sampai Nesya memutus kan untuk bercerai disaat Agus sudah diambang kehancuran perusaahan, karena kelalaian Agus karena terlalu memanjakan Wulan secara berlebihan,Perjuangan Wulan dan Agus hidup sederhana, sampai Wulan memutus kan untuk menjadi istri seutuhnya untuk Agus dan jadi istri yang baik untuk kehidupan Agus sekarang
" Kita bisa seperti ini karena bantuan Santoso dan Bowo, atas ijin Nesya, karena tidak tega melihat kita hidup susah lagi, dan aku selalu berusaha jadi istri yang baik untuk kamu, dan rela bekerja disaat kamu seperti ini, karena kehancuran karir kamu juga karena keegoisan aku dan kamu turututin apapun yang aku ingin kan secara berlebihan." Penjelasan Wulan panjang kali lebar, Wulan berusaha terus terang ke Agus, dan tidak ada yang ditutupi sama sekali.
" Astaga, masa lalu aku tidak baik sekali ke Nesya, menduakan dia karena dia culun saja, jahat sekali aku di masa lalu, tapi terimakasih Wulan mau bertahan bersama aku walaupun aku sakit seperti ini, kamu mau urus aku, urus apartemen ini sendirian, dan mau bekerja tanpa ngeluh sama sekali. terimakasih mau berjuang dari nol bersama aku" Ucap Agus terharu, karena Wulan masih mau mempertahan kan pernikahannya, berjuang bersama menjalan kan pernikahannya dan mau memulai segalanya dari nol
__ADS_1
" Sama sama sayang, karena aku mencintai kamu dan mau memberi kamu kesempatan jadi pribadi yang baik sayang, biar lah masa lalu kita lupakan dan sekarang kita jalanin masa depan kita saja sayang" Lanjut Wulan pegang tangannya Agus dan merasa lega karena Agus sudah tahu semuanya, dan bersyukur kondisi Agus juga baik baik saja, tidak pingsan karena mengingat masa lalunya terlalu keras.
Agus mendengar ucapan Wulan langsung peluk Wulan, karena Wulan istri pengertian dan tidak banyak protes sama sekali.