Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Saya tahu semuanya


__ADS_3

Kaka nya Agus ikutin Bowo untuk jalan ke kamar perawatannya Agus ternyata sudah ada Santoso sedang ngobrol santai bersama Agus dan Wulan.


" Kamu, kok bisa bersama Bowo?" Tanya Santoso kaget melihat kaka nya Agus masuk kedalam kamar perawaratannya Agus


" Kita habis rapat di Bogor, saya tidak menyangka client yang saya dan Nesya temui adalah kaka nya Agus, yah sudah deh saya ajak kesini untuk melihat kondisinnya Agus secara langsung" Ucap Bowo,sudah ceritakan semuanya ke kaka nya Agus


" Saya sudah tahu semuanya, saya tidak sabar Agus dan Wulan meresmikan hubungannya ke jenjang pernikahannya." Ucap kaka nya Agus melihat Wulan duduk disampingnya Agus


" Iyah ka, saya juga tidak sabar hubungan saya bersama Agus segera diresmikan ka, tinggal tunggu kondisinya Agus sudah membaik baru bahas pernikahan" Ucap Wulan, akhirnya bisa kenal langsung dengan Kaka nya Agus dengan kondisi sudah lebih baik seperti sekarang

__ADS_1


" Maaf nama kamu siapa? Saya lupa walaupun mereka bilang kamu Kaka saya, tapi saya tidak ingat sama sekali." Ucap Agus jujur, Agus sama sekali tidak ingat laki laki yang ada didepannya


" Santai saja, nama saya bryn saya Kaka kamu, jadi orang tua kita punya empat orang dan kamu anak terakhir dikeluarga. Sudah jangan berusaha ingat semuanya. Dijalani saja hari hari baru kamu dengan kondisi kamu sekarang, soal identitas keluarga nanti juga kamu akan tahu kok, diwaktu yang tepat pasti akan ketemu semuanya." Lanjut Bryn yang tidak ingin paksa Agus untuk ingat semuanya


" Baik kalo begitu, maaf yah semuanya saya merasa pusing pamit untuk tidur yah." Lanjut Agus merasa pusing kembali, Agus mulai rebahan dan tidur dengan pulas


" Agus menduakan Nesya cuman karena culun, padahal jika Agus pelan pelan minta Nesya untuk merubah penampilannya, pasti akan seperti sekarang penampilan cantik dan fashionable lagi. Buktinya seperti Radit yang berhasil merubah penampilan Nesya seperti sekarang." Ucap Bryn yang menyayangkan sikap seenaknya Agus dimasa lalu, dan justru mendapatkan pendamping hidup yang tidak seimbang dengan Nesya.


" Iyah memang, keegoisan tidak memikirkan akibat di masa depan, saya harap Wulan bisa jadi istri yang baik dengan keadaan Agus yang baru seperti ini, penyakit amnesia harus membuat Agus jadi pribadi yang lebih baik lagi, bisa menghargai istri terutama." Ucap Santoso berharap Agus tidak mengalami perceraian lagi, dan bisa bahagia bersama Wulan

__ADS_1


" Amin Santoso, saya akan belajar jadi istri yang rajin, sabar, dan tidak banyak menuntut, supaya bisa langgeng pernikahan saya bersama Agus." Ucap Wulan mau belajar jadi istri yang baik untuk suami dan belajar dari kesalahan dimasa lalu.


Santoso dan Bowo cuman bisa mendoakan yang terbaik untuk hubungannya Wulan dan Agus bisa kembali menikmati kebahagian sebelum hubungannya ketahuan oleh Nesya.


Dilain sisi, Nesya menghapus semua foto foto kenangannya bersama Agus, yang ada didalam komputernya, beberapa foto kemesraan Agus dan Nesya walaupun cuman di momentum tertentu


" Masa lalu harus sepenuhnya di lupakan, karena masa depan sekarang milik Radit dan berharap bisa bahagia bersama Radit selamanya " Ucap Nesya langsung menghapus semua foto kenangan bersama Agus.


Nesya kembali mengerjakan pekerjaan kantornya dan melupakan urusan pribadi sejenak.

__ADS_1


__ADS_2