Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Aku mau kita rujuk


__ADS_3

Nesya bener bener takut melihat Agus, ada di rumahnya tidak seperti dulu, Nesya dengan senang hati menyambut kedatangan Agus setiap pulang ke rumah.


" Sayang, kamu kenapa gemetaran seperti ini? kamu takut melihat aku?" Tanya Agus yang merasa heran melihat Nesya, tidak seperti biasanya.


" Mau apa kamu ke rumah ini? kan sudah jelas kalo kita akan bercerai kan? selama ini kamu mengabaikan saya dan kasar ke saya, jadi tidak ada alasan bagi saya mempertahan kan rumah tangga yang tidak sehat. apa lagi kamu sudah menikah lagi." Ucap Nesya berusaha tenang, bagi Nesya punya suami seperti Agus sebuah penyesalan andaikan Nesya dari awal tahu orang yang dijodohkan diperlakukan tidak baik, tentunya Nesya akan menolak mentah mentah.


" Aku mau kita rujuk sayang, aku tidak ingin bercerai sayang, kita bisa memperbaiki rumah tangga kita sayang, aku rela membuang Wulan jika kamu tidak ingin ada Wulan diantara kita sayang. karena aku lebih mencintai kamu." Lanjut Agus terus terang, Agus menyesal menikahi Wulan perempuan yang tidak tahu diri dan tidak ada rasa syukur sama sekali.

__ADS_1


" Hahahaha, menyesal saat kamu bangkrut, saat kamu miskin seperti ini, menyesal saat saya mengajukan perceraian. hahahaha mimpi jangan kelamaan Agus, kamu lupa bagaimana teganya kamu tidak pulang, bagaimana kamu tidak memberikan uang yang pantas untuk saya, bagaimana kamu menikah seenaknya, dan memperlakukan saya seperti ART saat bawa madu kamu, dan sekarang dengan mudahnya minta rujuk dan mau membuang Wulan begitu padahal Wulan lagi mengandung. dimana otak dan hati kamu Agus?" Tanya Nesya dengan tegas, Nesya sama sekali tidak ingin rujuk lagi bersama Agus. suami tega dan seenaknya.


" Saya hilaf Nesya dan sekarang sadar kamu adalah belahan jiwa saya, istri yang baik dalam segala hal. maaf kan saya kasih kesempatan kedua untuk saya memperbaiki kesalahan saya selama ini." Lanjut Agus berusaha membujuk Nesya, supaya membatalkan perceraian nya dan mau menerima Agus kembali.


" Tetep tidak mau, silahkan pergi dari sini karena saya tidak mau punya suami seperti kamu lagi." Teriak Nesya, nunjuk kearah pintu.


" Berani kamu mengancam saya? sekarang keluar dari sini, saya sudah tidak sudi menerima kamu sebagai suami saya lagi. urus sana istri pilihan kamu, yang sekarang lagi mengandung, dia kan sumber kebahagian kamu di masa lalu, disaat kamu jaya jaya nya. dan sekarang nikmati hidup susah berdua." Tanya Nesya senyum sinis melihat Agus.

__ADS_1


Agus rasanya ingin menghajar Nesya saat ini juga, tapi berusaha tenang dan mengalah dari pada rencananya sia sia. Agus membiarkan Nesya menang dulu, Agus akan cari cara supaya Nesya mau kembali ke Agus.


Nesya yang melihat Agus sudah pergi jauh, lebih memilih ke ruko dan minta ketemuan Bowo di ruko karena kejadian tadi membuat Nesya ketakutan.


Dilain sisi, Bowo membaca chat dari Nesya, langsung siap siap ke ruko, setahu Bowo sekarang Nesya tinggal di rumahnya.


" Ada apa sebenarnya? tidak biasanya Nesya seperti ini? apa ada masalah yah?" Tanya Bowo sambil siap siap ke ruko dan ketemu dengan Nesya, supaya tahu ada apa sebenarnya.

__ADS_1


Setelah dirasa sudah siap dan rapih, Bowo langsung keluar dari kamarnya dan menuju mobilnya yang ada di halaman rumahnya. ingin secepatnya ketemu Nesya dan penasaran apa yang akan disampaikan oleh Nesya saat ketemu nanti.


__ADS_2