Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Belum sebulan kok sudah disuruh keluar


__ADS_3

Bowo siap siap ke apartemennya dan menjalankan tugasnya Nesya, untuk usir Agus dan Wulan dari apartemen walaupun belum genap sebulan.


" Semua beres deh, tinggal drama di depan Agus dan Wulan. penasaran apartemen ditempati mereka seperti apa yah." Ucap Bowo, Bowo sengaja bawa dua bodyguard untuk takut takutin Agus supaya hari ini langsung keluar dari apartemen nya.


Dilain sisi, Radit sudah tidak tahan lagi, Radit ingin secepatnya menyatakan cinta ke Nesya, Radit tidak peduli di terima atau di tolak yang penting sudah kasih tahu apa yang dirasakannya selama ini.


" Bismillah, apapun jawabannya Nesya harus siap, apa lagi Nesya semakin yakin bercerai dari Agus." Ucap Radit penuh harap, karena Radit sudah tidak tahan harus terus menerus menahan rasa cinta dan perhatiannya ke Nesya.


Dilain sisi, Agus dan Wulan tampak kesal sekali dengan ucapan Bowo, yang seenaknya minta Agus dan Wulan harus pergi dari apartemen nya hari ini juga.


" Belum sebulan kok sudah disuruh keluar sih, kita masih berusaha untuk mencari rumah baru sabar lah Bowo. jangan Setega ini dengan saya apa lagi Wulan lagi hamil juga, apa tidak kasihan melihat Wilayah?" Tanya Agus, Agus sudah mengepalkan tangannya saking keselnya.

__ADS_1


" Sudah lah Agus jangan lebay, sekarang bereskan barang barang kalian dan keluar dari sini sekarang juga. lihat lah apartemen ini kotor, bau, dan terlihat sangat tidak diurus? kalian ngapain saja di apatermen saya, tidak bisa dijaga kebersihannya sama sekali. kalian tamu tidak tahu diri sama sekali!" Bentak Bowo kesal, karena apatermennya seperti tidak layak huni


" Wulan lagi hamil, dan sering merasa sakit badannya, saya lebih sering temani Wulan di kamar saja." Lanjut Agus, Agus bener bener memanjakan Wulan.


Sudah jangan lebay, buruan bawa semua barang barang kalian dari sini, kalian tamu yang tidak tahu diri. mau rapihkan barang kalian sendiri atau dibantu oleh mereka yang pasti nya akan paksa kalian?" Tanya Bowo dengan tegas.


Bugh


" Jangan macam macam, sekarang kalian rapihkan barang barang kalian atau kalian akan kami siksa disini. terutama istri kamu yang tidak tahu diri ini, akan kita paksa gulet panas bersama kita" Bentak bodyguard menatap sinis ke arah Wulan, sengaja melihat Wulan dari atas kepala sampai bawah kaki.


' Kalian kenapa jadi jahat seperti ini ke saya? apa salah saya selama ini ke kalian bertiga?" Tanya Agus bener bener tidak mengerti akan sikap dan ucapan Bowo yang semakin seenaknya.

__ADS_1


" Salah anda apa? pura pura lupa? semenjak anda kenal perempuan ini, hidup anda semakin seenaknya, anda meninggal kan pekerjaan anda di kantor, anda bulan madu selama sebulan, saat di kota ini anda sama sekali tidak pernah ke kantor, dan anda memakai uang kantor seenaknya anda. saat saya bilang perusahaan semakin parah kondisinya, dimana anda hah, apa yang anda lakukan untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan? bahkan sampai disegel pun anda tidak melakukan apapun untuk menyelamatkan perusahannya Bu Nesya? perusahaan yang anda biarkan bangkrut. sekarang anda tanya apa salah anda? anda tinggal di apatermen saya saja, tidak bisa menjaga kebersihan sama sekali? pantas kah saya menghargai anda?" Tanya dan bentak Bowo kepancing emosi, selama ini Bowo berusaha sabar dan santai menghadapi Agus.


" Maaf kan saya Bowo, saya bener bener tidak bisa meninggal kan Wulan begitu saja apa lagi saat tahu Wulan lagi hamil, tentunya saya ingin sekali menjaga Wulan semaksimal mungkin. sekali lagi maaf." Lanjut Agus, Agus bener bener tidak bisa meninggal kan Wulan begitu saja.


" Maaf anda tidak ada gunanya sekarang, lebih baik kalian berdua pergi dari sini, dari pada dua orang ini berbuat nekat mencelakai kalian!" Bentak Bowo, Bowo semakin emosi semakin lama ngobrol bersama Agus.


" Baik kita akan pergi dari sini, maaf kan saya." Lanjut Agus tidak berdaya sekarang.


" Mau tinggal dimana kita, kalo jam segini meninggalkan apatermen ini?" Tanya Wulan sedih, karena diperlakukan seenaknya oleh Bowo.


" Mana saya tahu, besok apartemen ini harus sudah kosong, saya sudah tidak ingin ada drama lagi bersama kalian mengerti. dan saya bener bener muak melihat kamu Wulan, perempuan tidak ada gunanya, perempuan perebut suami orang dan penghancur suami orang!" Bentak Bowo menatap Wulan penuh amarah, Bowo bener bener benci dengan Wulan.

__ADS_1


Bowo memerintah kan dua bodyguard nya untuk mengawasi Agus dan Wulan untuk merapihkan barang barangnya, dan pastikan Agus dan Wulan meninggal kan apartemen nya malam ini.


__ADS_2