
Agus meresa direndahkan karena mendapat kan posisi dibawah jabatannnya, Agus akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah dan buka warungngnya.
" Sial sekali, masa mantan CEO harus jadi staff biasa sih, yang bener saja mereka, sudah cape cape jalan dan tidak buka warung, pulang pulang kesel seperti ini" Ucap Agus, sambil merapihkan warungngnya
Saat Agus lagi merapihkan warungngnya, melihat mobilnya Santoso masuk ke halamana rumahnya. membuat Agus menghampiri Santoso yang baru turun dari mobil.
" Ada apa kesini? apa mau nagih hutang?" Tanya Agus mulai tidak suka jika Santoso datang
" Santai bro, ada kopi seduh tidak? kita ngobrol sambil minum kopi boleh?" Tanya Santoso, sengaja mampir ke rumahnya Agus, mau bersantai sebentar.
__ADS_1
" Ada, yah sudah boleh saya buatkan yah" Lanjut Agus penasaran tiba tiba Santoso ke rumahnya, Agus langsung bikin kopi untuk sahabat kecilnya
Dilain sisi, Nesya salut melihat Wulan tadi dengan berani menolak ajakan Agus.
" Nah begitu dong jadi perempuan,harus punya pendirian supaya tidak direndahkan oleh laki laki dengan seenaknya" Ucap Nesya terus terang, Nesya sendiri memberanikan diri untuk pisah dari Agus.
" Saya tidak mau jadi tempat Agus melampiaskan kekesalannya lagi, sudah cukup jadi perempuan bodoh disamping nya Agus, lebih baik sekarang kan, bebas tanpa suami aneh seperti Agus, dan saya bisa menikah lagi, berharap jodoh saya bukan suami orang lagi, mau duda maupun perjaka tidak masalah. kapok tergoda rayuan maut laki laki ber istri" Ucap Wulan terus terang, berusaha sadar jika rayuan laki laki yang sudah memiliki istri tidak lah selalu lancar.
Wulan minta maaf atas kesalahannya, tentu Nesya dengan senang hati memaafkannya, berkat Wulan membuat Nesya tahu siapa Agus sebenrnya dan bisa terlepas dari suami yang tidak tanggung jawab atas kehidupan istrinya.
__ADS_1
Dilain sisi, Agus menerima tawaran Santoso untuk tinggal di rukonya, walaupun posisi Agus cuman sebagai karyawan biasa dan tetep bayar hutang karena itu adalah uangnya Nesya.
" Saya cuman memperingan kamu saja bro, supaya tidak beban harus bayar kontrakan da hutang dalam waktu yang sama, gaji kamu cuman fokus untuk bayar hutang dan bunganya, tidak harus bayar sewa rumah kan, bisa tinggal di rukonya juga" Ucap Santoso sama sekali tidak tega melihat Agus semakin lama hidup susah
" Tidak masalah Santoso, lebih baik deh saya kerja di tempat kamu, lagian bagian kassir ini, masih lumayan lah, terimakasih yah." Ucap Agus merasa bersyukur mendapatkan pekerjaan walaupun jabatannnya dibawah karir sebelumnya
" Yah sudah sekarang ikut saya ke ruko, biar bodyguard saya saja yang merapihkan barang barang kamu sekaligus isi warung ini mereka yanh bawa, oh yah sewa kontrakan ini sudah saya bayar jadi nanti saat kamu gajian tinggal di potong saja yh" Lanjut Santoso, yang bener bener ingin membantu Agus
" Iyah boleh bro, terimakasih atas bantuannya yah bro. yah sudah kita sekarang ke ruko kamu" Lanjut Agus bahagia, karena akhirnya mendapatkan solusi dari masalah yang lagi dihadapinya
__ADS_1
Santoso ngangguk sambil menikmati kopi buatan Agus, Santoso langsung ajak Agus untuk pergi ke ruko, dan memerintahkan bodyguard merapihkan barang barangnya Agus.