Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Oh tunangan


__ADS_3

Agus mendengar ceritanya Wulan dengan fokus, dan percaya jika Wulan adalah tunangannya, Wulan ingin memulai hubungan halalnya dengan status tunangan


" Oh tunangan, berarti sebentar lagi kita akan menikah yah?" Tanya Agus percaya dengan ceritanya Wulan


" Iyah sayang, tunangan baru antara kita saja belum tunangan resmi antara keluarga, sekarang kamu makan dulu yah nanti aku kasih tahu keluarga kamu jika kamu ada disini." Ucap Wulan ramah, Wulan siapin makanan untuk Agus.


" Iyah sayang, kenapa tidak kasih tahu keluarga kita jika aku sakit seperti ini? apa lagi aku sepertinya lumpuh?" Tanya Agus menatap Wulan, yang sibuk siapin makanan untuk Agus


" Aku tidak ingin keluarga kamu cemas sayang, apa lagi tahu kamu masih disini kan, lebih baik kita ketemu mereka disaat kamu sudah pulang sayang, supaya semuanya terlihat baik baik saja walaupun kamu dalam kondisi sakit." Lanjut Wulan memberikan makanan untuk Agus


" Terimakasih sayang atas pengertiannya yah, walaupun aku lupa tapi aku bahagia karena disaat aku sadar aku masih ada orang yang mencintai dan peduli dengan aku." Lanjut Agus langsung mencium Wulan, entah kenapa Agus ingin sekali mencium Wulan.

__ADS_1


Wulan senyum bahagia melihat sikap manisnya Agus, sikap Agus seperti awal bertemu sangat ramah dan manis seperti ini.


Diam diam bodyguard mendengar pembicaraan Wulan dan Agus, langsung kasih tahu kabar Agus sudah sadar dan apa saja yang diobrolkan oleh Agus dan Wulan ke Nesya, Radit, Bowo, dan Santoso.


Dilain sisi, Bowo dan Nesya kunjungan kerja ke kota Bogor, Nesya kaget melihat client yang akan ditemuinya. ternyata mantan Kaka iparnya, membuat Nesya berusaha santai dan sopan.


" Bagaimana kondisi Agus? kalian tidak pernah datang ke rumah loh, sekarang penampilan kamu sudah tidak culun seperti dulu lagi? Agus berhasil membuat kamu penampilan modis seperti ini?" Tanya Kaka nya Agus kagum melihat penampilan Nesya sekarang, terlihat lebih cantik dan modis


" Astaga, seriusan kamu Nesya, kok bisa kalian bercerai sih? apa Agus menyakiti kamu?" Tanya Kaka nya Agus kaget mendengar adiknya sudah bercerai.


Nesya minta Bowo untuk menceritakan semuanya, dari awal Nesya tahu diselingkuhi, Agus bangkrut, dan sekarang Agus amnesia sekaligus lumpuh. membuat Kaka nya Agus sedih mendengar kondisi adiknya sekarang.

__ADS_1


" Maaf kan Agus yah, sudah sia sia kan perempuan seperti kamu, apa lagi sekarang Agus hidup susah dan sakit lagi. terus istri keduanya Agus apa masih ada?" Tanya Kaka nya Agus kaget dan menyesali sikapnya Agus yang seenaknya ke Nesya.


" Istri keduanya masih ada Bu, sekarang dia yang merawat Agus, dan karena kondisi Agus amnesia berat membuat istrinya bilang kalo mereka baru tunangan walaupun belum resmi, tujuannya supaya merasakan proses untuk menuju pernikahan resmi bersama Agus." Ucap Bowo terus terang, Bowo tidak ingin ada yang ditutupi dari keluarga nya Agus


" Oh begitu yah, baik lah Bowo dan Nesya saya terima kerjasama ini, oh yah apa saya bisa ketemu dengan Agus?" Tanya Kaka nya Agus, yang penasaran dengan kondisi adiknya sekarang


" Tentu bisa ka, Kaka diantar oleh Bowo saja yah ka, maaf saya tidak ingin keseringan ketemu dengan Agus sering sering, mau bagaimana pun juga kita sudah punya pasangan masing masing" Lanjut Nesya yang tidak ingin ada salah faham ke Radit karena sering ketemu Agus


" Baik lah Nesya, Kaka akan bareng Bowo ke rumah sakitnya. Kaka minta maaf selama ini jika Agus menyakiti kamu baik fisik maupun mental. Agus bener bener tidak bisa menghargai istri sebaik kamu." Lanjut Kakak nya Agus, yang menyia nyiakan istri seperti Nesya.


" Yah begitu deh, yah sudah saya duluan kalo begitu." Lanjut Nesya, tidak masalah kembali ke Jakarta sendirian dan membiarkan Bowo anterin Kaka nya Agus ke rumah sakit.

__ADS_1


Bowo langsung ajak Kaka nya Radit untuk ke mobil, supaya bisa diantar ke rumah sakit menjenguk Agus dan kenal langsung dengan Wulan.


__ADS_2