Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Aku Kan memberikan kesempatan


__ADS_3

Bodyguard memberikan baju ganti untuk Wulan dan Agus selama di rumah sakit, dan memberikan beberapa uang untuk Wulan beli kebutuhannya sendiri selama di rumah sakit.


" Jangan manja minta bantuan saya atau temen temen bodyguard lainnya yah, harus bisa urus semuanya sendiri." Tegas bodyguard yang tidak ingin direpotkan oleh Wulan


" Baik pak, saya tidak akan merepotkan kalian kok, terimakasih sudah bawain baju ganti untuk saya dan mas Agus yah." Ucap Wulan, bagi Wulan tidak masalah melakukan semuanya sendiri, selama Santoso dan Bowo mau membantu biaya pengobatan Agus selama koma.


Wulan langsung ambil tas isi baaju bajunya untuk disimpan didalam lemari, sedangkan bodyguard langsung jalan keluar meninggal kan Agus dan Wulan.


Dilain sisi, Nesya dan Radit mulai merencanakan pernikahannya, Nesya tidak sabar memulai rumah tangga bersama Radit orang yang bisa membuat Nesya bangkit dari kepurukan hidupnya.

__ADS_1


" Sayang, aku ingin pernikahan kita resepsinya dilakukan disini saja yah, jangan di kampung halaman orang tua kamu maupun orang tua aku. karena terlalu jauh karyawan datangnya sayang." Ucap Nesya yang tidak ingin merepotkan karyawannya


" Boleh sayang, aku juga tidak ingin terlalu jauh, terus kita bulan madu kemana?" Tanya Radit yang tidak sabar ingin bulan madu bersama Nesya.


" Di kota Malang saja sayang, disana aku ada villa sayang, jadi lebih enak disana sayang " Lanjut Nesya, merasa lega karena sebelum menikah bersama Agus diberikan villa oleh orang tuanya Agus.


" Alhamdulillah kalo begitu, boleh sayang kita ke sana yah.aku tidak sabar menyandang suami kamu sayang, dan setiap malam aku ada yang temani sayang." Lanjut Radit yang tidak sabar ingin bersama Nesya dua puluh empat jam


Radit yang melihat ekspresinya Nesya merasa gemas sekali, Radit langsung mencium Nesya karena Nesya memajukan bibirnya. membuat Nesya tidak menolak diajak ciuman oleh Radit.

__ADS_1


Nesya merasa bahagia, walaupun Radit sudah terbiasa minta dicium tapi tangannya tidak kemana mana, karena Radit ingin pegang Nesya ketika sudah halal nanti.


Dilain sisi, Bowo melihat melihat foto foto kenangan Agus dan Nesya awal awal pernikahan, siapa sangka setelah dua bulan resmi menikah sikapnya Agus berubah ke Nesya.


" Cinta Agus ke kamu, ternyata pura pura Nesya, Agus menikahi kamu karena harta ayah nya yang diberikan sepenuhnya ke kamu Nesya , jika tidak menikahi kamu semua hartanya akan disumbangkan. dan sekarang kalian harus berpisah seperti ini. pernikahan yang terpaksa ternyata tidak akan bertahan lama apapun alasannya pasti akan berpisah juga." Ucap Bowo merasa pernikahan mewah yang dilakukan Nesya dan Agus, di masa lalu berakhir sia sia karena keduanya berakhir dengan perpisahan.


Bowo hapus semua foto foto pernikahannya Agus dan Nesya, foto yang tidak ada gunanya lagi untuk disimpan didalam laptopnya Bowo.


Dilain sisi, Wulan dengan pelan pelan membersihkan badannya Agus, dengan elap yang disediakan rumah sakit, Wulan memakaikan baju dan parfum untuk Agus setelah selesai dibersihkan

__ADS_1


" Suami aku sudah bersih dan rapih, aku tidak menyangka merawat kamu sakit seperti ini, semoga setelah sadar kamu mau meresmikan pernikahan kita, supaya kita bisa mempunyai anak kembali dengan pernikahan resmi kita." Ucap Wulan penuh harap, bisa mempunyai status resmi bersama Agus.


Wulan langsung mandi setelah memastikan Agus dalam keadaan aman untuk ditinggal mandi, Wulan mencium kening nya Agus sebelum masuk kedalam kamar mandi.


__ADS_2