Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Kamu yang benar saja, masa cuman segini


__ADS_3

Sentosa sejujurnya tidak tega memberikan pinjaman modal ke Agus dengan nominal kecil, Agus teman kecilnya yang tidak pernah hidup susah sama sekali.


" Maaf kan saya bro, ini semua permintaan istri kamu, lagian kamu seenaknya ke perempuan jadi seperti ini deh." Ucap Sentosa, Sentosa bawa uang yang akan dipinjam kan ke Agus.


Sentosa pencet bel apatermennya Agus, membuat Wulan membuka pintunya. pertama kalinya Sentosa melihat istri keduanya Agus.


" Kasihan sekali perempuan ini, lagi hamil jadi susah, suruh siapa serakah dan tidak pandai bersyukur." Batin Sentosa merasa kasiham melihat bajunya Wulan yang sangat sederhana


" Maaf mau cara siapa?" Tanya Wulan ramah melihat Sentosa


" Saya ingin mencari pak Agus, apa ada disini?" Tanya Sentosa ramah

__ADS_1


" Ada didalam, silahkan masuk, saya panggilkan dulu."Lanjut Wulan, mempersilahkan Sentosa masuk kedalam apatermennya, dan Wulan memanggil Agus yang lagi ada didalam kamar.


" Ayah, ada yang cari ayah didepan" Ucap Wulan, Wulan melihat Agus yang lagi membersihkan kamarnya


" Iyah sayang" Ucap Agus, Agus langsung keluar dari kamarnya.


Agus melihat Sentosa yang datang, langsung bahagia melihatnya,Sentosa bener bener prihatin melihat keadaan Agus yang terbalik kehidupannya. saat hidup bersama Nesya hidup mewah dan semuanya serba ada, sedangkan sekarang bersama Wulan hidup susah.


" Apa kamu kesini untuk kasih pinjam modal usaha?" Tanya Agus penuh harap, karena cuman Sentosa yang jadi harapannya Agus


" Apa bunga? apa cuman lima juta? Kamu yang benar saja, masa cuman segini sih Sentosa apa lagi ada bunga segala lagi?" Tanya Agus yang tidak menyangka bahwa Sentosa bisa Setega ini terhadap Agus.

__ADS_1


" Ahahahaha, Agus, Agus, jaman sekarang tidak ada bunga, mana ada sih, saya mau ambil untung. terserah mau ambil atau tidak?" Tanya Sentosa dengan tegas, Sentosa bener bener tidak tega melihat Agus seperti ini.


" Sudah mas, terima saja lah, waktu kita tidak lama lagi kan di apatermennya Bowo juga kan, jadi tidak ada pilihan lagi, terpaksa kita cari kontrakan yang murah mas." Ucap Wulan pasrah, dari pada saat keluar dari apatermennya Bowo jadi gelandangan seumur hidup, apa lagi Wulan lagi hamil lagi.


" Sial kamu Sentosa, kalo kondisi saya tidak mendesak malas sekali." Lanjut Agus kesel, Agus bener bener tidak ada pilihan lain selain terima bantuan dari Sentosa, yang ternyata ada bunga sengaja.


" Bagus kalo kamu terima Agus, yah sudah ini uangnya, dan bulan besok di cicil yah itu sudah termasuk bunga utang kamu, didalam amplop sudah saya tentukan nominal cicilnya oke." Lanjut Sentosa memberikan amplop ke Agus.


" Terimakasih Sentosa atas bantuan kamu ini" Lanjut Agus dengan pasrah, Agus bener bener tidak ada pilihan lain selain terima tawarannya Sentosa.


Sentosa langsung pergi meninggalkan Apatermennya Agus, Sentosa langsung kasih kabar ke Nesya bahwa Agus menerima pinjaman yang dikasih bunga saat di cicilnya.

__ADS_1


Dilain sisi, Nesya menyiapkan surat perceraian untuk Agus, Nesya tidak sabar resmi bercerai dari Agus.


" Sebentar lagi resmi bercerai dari mas Agus, sudah cukup bermain mainnya waktunya melepas status istri yang diabaikan oleh Agus. Alhamdulillah sekali walaupun di selingkuhi punya kekuasaan atas kehidupannya mas Agus, bisa membalas dendam dengan leluasa" Ucap Nesya, bersyukur karena selama ini tidak pernah boros membuat Nesya punya banyak tabungan ditambah pemberian dari mertuanya, membuat Nesya mampu membalas dendam dengan lancar ke Agus dan istri mudanya.


__ADS_2