
Agus belajar jalan karena merasa bosan sendirian didalam apatermen, tiba tiba bodyguard masuk kedalam unit apatermennya Agus, membuat Agus kaget melihat dua orang penjaganya tiba tiba masuk kedalam apatermennya.
“ Kenapa kalian bisa masuk kedalam sini?” Tanya Agus penasaran dan kaget, Karena bodyguard nya bisa masuk kedalam unit apartemennya
“ Kita punya kunci unit ini, anda mau belajar jalan? Mari kami bantu pak Agus?” Tanya Bodyguard santai, bodyguard langsung membantu Agus untuk berdiri
“ Apa Wulan yang memberikan kunci ke kalian? Kenapa tidak bilang ke saya, jika kalian juga punya kuncinya, tidak akan saya biarkan kalian bantuin saya, karena saya tidak ingin merepotkan kalian, cuman karena saya
belajar jalan” Lanjut Agus yang tidak ingin, terlalu sering merepotkan orang lain, dengan kondisinya
“ Bukan, tapi kita dikasih dari kaka anda, menjaga anda dari depan unit apatermen anda, jika terjadi apapun dengan anda, kami bisa langsung menolong anda, yah contohnya seperti ini pak Agus” Lanjut bodyguard pelan pelan bantuin Agus untuk jalan pelan pelan
“ Kalian mau saja menerima pekerjaan seperti ini, membantu orang lumpuh seperti saya bikin kalian repot kan. Saya bisa jalan sendiri” Tegas Agus yang tidak ingin merepotkan orang lain terus menerus
Dua bodyguard sama sekali tidak mendengarkan ucapan Agus, mereka cuman menjalan kan tugas yang diberikan kepada mereka, untuk membantu Agus belajar jalan, walaupun Agus protes merasa merepotkan terus menerus, Agus kesel karena ucapannya diabaikan terus menerus seperti ini.
Dilain sisi, Radit menikmati sarapan paginya, masakan buatan Nesya membuat Radit merasa bahagia sekali karena akhirnya ada yang membuatkannya sarapan seperti ini setiap paginya.
“ Kira kira apa yang membuat Wulan ngajak kita makan malam bersama?” Tanya Radit merasa heran, karena tidak biasanya Wulan ngajak makan bersama seperti ini.
“ Tidak usah lah, ngapain lagi sih ketemu dengan mantan suami kamu itu, walaupun Wulan karyawan kalian, tidak sudah tidak pantas ada urusannya dengan kalian lagi” Ucap Bunda nya Nesya tidak setuju jika Nesya ketemu lagi dengan mantan suaminya lagi
__ADS_1
“ Jangan seperti itu bunda, jangan dendam kelamaan bunda, biarin saja kita makan malam bersama mereka, apapun yang mereka bahas lagi, dan supaya Agus tahu juga kalo sekarang Nesya sudah menikah lagi dan mendapatkan suami yang lebih baik dari Agus bunda, jadi tidak masalah untuk ketemu dengan Agus, kita jalan jalannya besok saja yah, biar tidak ngantuk pas bawa mobilnya nanti” Ucap Nesya yang ingin kasih tahu Agus jika sekarang Nesya sudah bahagia dan mendapatkan pengganti Agus jauh lebih baik dan lebih sayang ke Nesya.
“ Yah sudah pergi lah nak, mantan suami kamu harus tahu jika sekarang kamu sudah menemukan kebahagiaan kamu bersama Radit, ayah merasa bahagia sekali karena sekarang kamu sudah sukses, penampilan jauh lebih cantik, dan bener bener bahagia bersama Radit. Terimakasih nak Radit mau membantu merubah kehidupan Nesya dan memberikan Nesya kebahagian yang tidak pernah Nesya terima dari Agus sama sekali” Ucap Ayah nya Nesya merasa bahagia sekali, bisa melihat langsung kebahagiaan anak dan
menantunya
“ Sama sama ayah, Nesya memang pantas mendapatkan kebahagian dan sukses ayah, karena Nesya punya keahlian cuman kurang percaya diri saja untuk dikembangkan ayah.” Lanjut Radit terus terang, karena Radit kagum melihat hasil jahitan buatan Nesya dan merasa Nesya pantas untuk mengembangkan keahliannya tersebut.
Nesya mendengar ucapannya Radit merasa bahagia sekali, karena Radit bisa menghargai hobinya, dan mau membantu Nesya untuk mengembangkannya tiga bulan sebelum Agus datang ke rumah dan memperkenalkan
istri keduanya.
“ Sayang, kemarin Radit dan Nesya sudah resmi menikah, tapi menikahnya diam diam, karena Radit sudah tidak sabar untuk menghalalkan hubungannya bersama Nesya dan sekarang Bowo lagi urus persiapan pernikahan
resminya Nesya dan Radit.” Ucap Wulan sambil potong sayur kangkungnya
“Aku merasa bahagia sekali mendengarnya sayang, karena akhirnya Nesya bisa merasakan kebahagiaan sayang, apa lagi Radit bener bener memberikan kebahagiaan untuk Nesya yang tidak pernah aku berikan dimasa lalu” Ucap Agus merasa sedih dan menyesal mengabaikan istri seperti Nesya, yang mampu bangkit dari kepurukan hidupnya
“ Iyah sayang, aku juga bahagia sekali mendengarnya, dan Radit bener bener menyayangi Nesya, semoga kita juga selalu seperti ini yah bahagia dan selalu menerima kekurang dan kelebihan pasangan masing masing, supaya bisa bahagia sampai maut memisahkan kita” Lanjut Wulan merasa bersyukur karena bisa menjadi istri yang baik untuk Agus dan mau berubah demi bisa mempertahan kan pernikahannya, membuat Agus nyaman didekat Wulan terus menerus
“ Amin sayang, kita bisa juga bahagia seperti mereka yah” Lanjut Agus semakin yakin bisa mengikhlaskan Nesya bahagia bersama Radit dan Agus bahagia bersama Wulan.
__ADS_1
Dilain sisi, Nesya melihat dekorasi untuk resepsi pernikahannya nanti, dan Nesya punya keinginanan membuat gaun pernikahannya hasil karya sendiri, begitu juga dengan Radit yang sudah bisa menjahit ingin
membuat kemaja dan jas buatan sendiri.
“ Ide yang bagus tuh, kalian bisa nyicil membuatnya, proses pernikahan secara agama dan negaranya juga masih dua bulan lagi, masih sempet membuatnya, saya rela deh bulak balik kantor dan ke butik, memberikan dokumen yang harus Nesya tanda tangani selama Nesya membuat gaunnya sendiri” Ucap Bowo bangga, karena
Nesya mau menjahit gaun di hari bahagianya, dan menunjukan karyanya sendiri sendiri di depan para tamu undangan
“ Terimakasih yah Bowo selalu mau saya repotkan demi kepentingan saya sendiri, memang saya ingin sekali membuat karya yang akan dikenang selamanya.” Ucap Nesya yang merasa kesampian bikin gaun dihari
bahagianya.
“ Sayang, ke apatermennya Agus yuk, katanya Wulan ngajak kita makan malam bersama kan?” Tanya Radit melihat Nesya yang lagi sibuk dengan dokumen yang diberikan oleh Bowo
“Sama sama Nesya, saya seneng kok bisa membantu pekerjaan kamu, dan tumben sekali Agus ajak kalian makan malam bersama?” Tanya Bowo melihat Nesya dan Radit bergantian
“ Entahlah Bowo, tapi biarin saja lah, lagian juga kan Agus sekarang sudah berubah juga kan, ketemu lagi juga tidak masalah dan kasih tahu Agus jika kita sudah menikah” Lanjut Nesya yang tidak ingin berfikiran negative dengan ajakan Wulan tadi
“ Kamu benar sih Nesya, Agus sekarang jauh lebih enak diajak ngobrol, lain dulu kan, yah sudah sana kalian ke apatermen biarin saya yang jaga disini, mumpung tidak ada pekerjaan juga di kantor” Lanjut Bowo tidak masalah jika sekarang Nesya dan Radit pergi untuk ketemu Agus dan Wulan mungkin ada yang ingin disampaikan oleh Wulan dan Agus ke Nesya dan Radit
Nesya dan Radit langsung siap siap untuk pergi dan ke apatermennya Agus dan Wulan, sebelum besok berangkat bulan madu, sambil ngajak kedua orang tuanya Nesya jalan jalan bersama
__ADS_1