
Nesya berhasil minta bantuan temennya untuk menyita mobilnya Agus, Nesya menceritakan semua kelakuan Agus selama ini yang tidak memberikan perhatian ke Nesya dan selingkuh bahkan sampai nikah sirih selama ini.
" Ya ampun Nesya, Agus jahat sekali yah jadi suami, tidak bersyukur punya istri yang tidak banyak mau seperti kamu, tapi bagus juga apa yang kamu lakukan sekarang Nesya kamu bangkit sebelum tahu kebusukan suami kamu, dan kamu bisa balas dendam saat keadaan suami kamu memburuk" Ucap Lala sahabatnya Nesya, yang tahu kalo Nesya adalah pemilik perusahaan yang saat ini dijalan kan oleh Agus
" Saya tidak rela kalo mas Agus dan istri ke duanya menikmati harta saya dan bercerai dengan damai, saya ingin membuat mas Agus menderita perlahan lahan sebelum kita resmi bercerai dan saya rebut harta saya." Ucap Nesya terus terang, Nesya sudah cukup sabar menunggu Agus yang tidak peduli dengan Nesya
" Soal menyita mobil sih itu mudah sekali, karena Agus ada cicilan mobil baru yang dia beli atas nama Wulan dan itu mobil baru beberapa bulan dibayar cicilannya, terus kamu kapan muncul didepan Agus dan istri ke duanya? Saya kagum sih dengan kamu yang bangkit akhirnya selama ini dicuekin dan dibagikan, saat Agus punya istri lagi kamu punya rencana bercerai disaat Agus diambang kehancuran keren sekali
Balas dendam yang manis tapi menyiksa untuk Agus pastinya." Lanjut Lala, Lala tidak menyangka Nesya berani mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
" Saya akan muncul disaat mas Agus diusir dari rumah, dan minta tandatangan persetujuan perceraian, biar tahu rasa dia." Lanjut Nesya penuh amarah saat ingat bagaimana kesepiannya Nesya selama ini, dan perlakuan Agus dan istri ke dua nya memperlakukan Nesya seperti ART
__ADS_1
Lala janji secepatnya akan sita mobilnya Agus, membuat Nesya bernafas lega mendengar rencana nya Lala.
Dilain sisi, Agus yang merasa lapar langsung jalan ke dapur melihat isi kulkas, sehari tanpa Nesya rumah sudah berantakan sekali, bahkan tidak ada makanan sama sekali. Membuat Agus sedikit rindu dengan Nesya istri yang selama ini rajin mengurus rumah tidak seperti Wulan.
" Lebih baik pesan makanan deh, malas juga masak, perempuan culun itu pergi kemana sih sampai jam segini tidak pulang pulang heran, ngambek kok lama sekali." Protes Agus kesal, karena tidak ada yang menyiapkan makanan sama sekali.
Agus akhirnya pesan makanan secara online, untuk Agus dan Wulan karena sebentar lagi Wulan merasa lapar. Merasa bersyukur karena masih ada uang tunai.
Bowo sebelum berangkat ke kantor janjian untuk ketemu dengan Nesya, Nesya masih belum siap ada yang tahu tempat tinggal barunya. Membuat Bowo ketemuan dengan Nesya di restoran yang buka dua puluh empat jam.
" Bagaimana rencana hari ini?" Tanya Nesya penasaran
__ADS_1
" Semuanya sesuai rencana Bu, dan semua nya kebetulan sekali, pertama pihak bank mengirim kan surat teguran untuk bayar hutang, kedua ada surat teguran mobil pak Agus akan disita oleh leasing dan ketiga kerjasama yang bernilai cukup besar tiba tiba dibatalkan begitu saja. Ini membuat perusahaan tidak akan lama lagi gulung tikar." Ucap Bowo kwatir nasip banyak karyawan jika perusahaan bener bener bangkrut
" Kamu tenang saja, semuanya akan saya bantu, kamu kasih laporan saja ke Mas Agus, kalo orang bank bertindak kasih tahu saya saja, saya siap membayarkan hutang perusahaan sekaligus memberikan gaji karyawan, saya bertindak kalo perusahaan sudah disegel oleh bank." Lanjut Nesya dengan santai, Nesya merasa bersyukur karena selama menikah dengan Agus membuat Nesya bener bener hemat tidak pernah memakai uang belanja secara berlebihan. Dan punya tabungan yang dulu diberikan oleh orang tuanya Agus jaga jaga kalo Agus menghianati pernikahannya.
" Baik Bu Nesya, saya akan kasih tahu pak Agus soal surat surat ini, terimakasih anda datang disaat perusahaan membutuhkan bantuan, saya minta maaf selama ini tidak memberitahu anda kondisi perusahaan yang sebenarnya nya.
" Santai saja, sudah sana ke kantor, kasih lihat surat surat itu ke mas Agus, kasih kabar apapun kondisi mas Agus setelah pihak bank menyita perusahaan dan rumah begitu juga orang leasing yang sita mobilnya mas Agus. Saya akan muncul disaat mas Agus diusir dari rumah dan bercerai dari mas Agus." Lanjut Nesya, Nesya ingin sekali menyiksa Agus dengan kehancuran dan membuat istri keduanya stres karena hidup tidak memiliki apapun.
Bowo langsung merapihkan berkas berkas yang dibawanya dan siap siap berangkat ke kantor.
Dilain sisi, Agus menyiapkan semua keperluan untuk berangkat kerja, Agus berusaha memaklumi Wulan yang tidak bisa bangun pagi, Agus mencium keningnya Wulan saat sudah rapih.
__ADS_1
" Bunda sayang, ayah berangkat kerja dulu yah, ayah tidak akan membiarkan kita hidup susah sayang" Ucap Agus setelah puas mencium Wulan,.langsung keluar dari kamar, tidak tega membangun kan Wulan yang tidur sangat nyenyak