Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Maaf yah bunda, jadi bunda yang masak


__ADS_3

Nesya dan Radit keluar dari kamar, karena perut kedua nya semakin demo minta diisi, Nesya melihat jam didinding sudah menunjukan jam delapan malam.


" Astaga sayang, dari siang sampai jam delapan kita olahraga panas sayang, bunda pasti belum makan karena aku belum masak." Ucap Nesya merasa tidak enak, karena turutin keinginan Radit membuat kedua orang tuanya belum makan.


" Kata siapa bunda belum makan? bunda dan ayah faham kok, pengantin baru pasti lebih betah di dalam kamar berduaan. kamu tenang saja Nesya karena bunda sudah masak makan malam, jadi kalian tinggal makan saja." Ucap bunda nya Nesya menghampiri anaknya, yang berdiri di dapur bersama Radit


" Tuh kan apa aku bilang, bunda dan ayah tidak mungkin belum makan sayang, karena kan persediaan bahan masakan banyak, dan bunda bisa masak lagi kan." Ucap Radit cuek karena baru pertama kalinya menikah, jadi mau berlama lama bermesraan bersama Nesya didalam kamar.


" Maaf yah bunda, jadi bunda yang masak. maafin pengantin baru ini yah bunda." Lanjut Nesya merasa bersalah dan malu jadinya.


" Sudah sana pada makan, pasti kalian sangat lapar, karena selama berjam-jam olahraga bersama kan didalam kamar, bunda pernah ada diposisi kalian, jadi bunda memaklumi nya kok." Lanjut bunda nya Nesya, maklum pengantin baru, masih seneng senengnya berlama lama didalam kamar.

__ADS_1


Nesya langsung ajak Radit untuk makan, Nesya mulai mengambilkan nasi dan lauk untuk Radit. membuat bunda nya Nesya melihat anaknya begitu perhatian ke suaminya membuat bunda nya merasa bahagia sekali.


Dilain sisi, Wulan ngajak Agus untuk menikmati jalan jalan malam, karena selama sakit Agus masih didalam apartemen dan tidak pernah pergi kemana pun.


" Mau ke mana sayang?" Tanya Agus melihat Wulan makeup


" Keliling Jakarta saja sayang, aku bosan di apartemen terus, lebih baik kita menikmati suasana malam diluar." Ucap Wulan tidak mungkin bilang, jika Wulan ajak Agus keluar karena merasa tidak tega melihat Agus tidak kemana mana karena selama sakit.


" Sama sama suami aku paling ganteng." Lanjut Wulan langsung dorong kursi rodanya Agus, dan jalan keluar menuju pintu. saat Wulan dan Agus tiba didepan pintu sudah disambut oleh bodyguard yang selalu siaga didepan Apartemen nya Agus.


" Mau jalan jalan? akan kita temani kemana pun kalian ingin kan?" Tanya bodyguard melihat Agus dan Wulan.

__ADS_1


" Kok kalian tahu kita mau pergi?" Tanya Agus merasa heran, karena obrolan tadi cuman ada berdua saja.


" Tidak usah difikirkan kita tahu dari mana, hayo kita temani jalan jalan, karena Wulan akan kesulitan dorong kursi roda anda." Lanjut Bodyguard yang sengaja tidak jawab pertanyaan Agus


" Kita mau jalan jalan saja, karena saya bosan di apartemen terus. terimakasih kalian mau temani kita pergi." Ucap Wulan santai, karena Wulan tahu bodyguard mendengar apapun percakapan dan Vidio kegiatan Agus dan Wulan selama didalam unit apatermennya dari cctv


" Kamu tidak penasaran sayang?" Tanya Agus kesal karena Wulan dan bodyguard seperti menyembunyikan sesuatu


" Hayo nikmati jalan jalan kita, tanpa membahas yang tidak harus dijawab sayang." Lanjut Wulan langsung gandeng tangannya Agus


Bodyguard langsung dorong kursi rodanya Agus, membuat Wulan ikutin langkah Bodyguard, membuat Agus semakin kesal karena bukannya menjawab pertanyaan Wulan dan Bodyguard nya justru langsung ajak Agus pergi begitu saja

__ADS_1


__ADS_2