
Sentosa ketemu dengan Nesya, Bowo, dan Radit. membahas pertemuan Sentosa dan Agus tadi untuk pinjam modal usaha untuk Agus bisa bangkit dari kepurukan hidupnya Agus.
" Kasih pinjam modal ke Agus, dibawah sepuluh juta, saya yakin Agus pasti akan sewa rumah untuk tempat tinggal, saya tidak ingin Agus hidup enak karena saya tidak terima Agus bahagia karena bantuan kamu Sentosa." Ucap Nesya terus terang, Nesya masih belum puas membuat Agus sengsara karena statusnya Nesya masih sebagai istrinya Agus, walaupun status pernikahannya masih di gantung.
" Ide yang bagus juga, saya yakin modal segitu Agus tidak akan sepenuhnya dipakai untuk modal pasti akan beli motor dan sewa rumah. biar jadi pembelajaran untuk Agus supaya ada efek jera. selama ini kan seenaknya menggunakan hartanya Bu Nesya." Ucap Bowo, Bowo tidak ingin Agus dengan mudah bangkit dari masalah keuangannya.
" Baik lah, saya akan kasih bantuan modal, yang kalian mau. apa ada bunganya juga?" Tanya Sentosa, Sentosa faham akan sakit hati yang dirasakan Nesya selama ini, membuat Nesya memutus kan untuk balas dendam membuat hidup Agus sengsara.
__ADS_1
" Terimakasih pak Sentosa, sudah mau bantu kami untuk kerjain pak Agus. kita jangan biarkan perempuan sebaik Bu Nesya disakiti dengan seenaknya seperti itu." Ucap Radit, Radit merasa lega karena lagi lagi rencana untuk kerjain Agus berjalan dengan lancar.
" Kasih bunga juga tidak masalah, biar Agus pusing biar tahu rasa dia, terutama istri barunya yang tidak tahu diri itu. biar mereka semakin stres menjalan kan kehidupannya saat ini." Lanjut Nesya dendam dengan Wulan, yang sudah merebut Agus dan saat dibawa ke rumah nya Nesya, memerintah kan Nesya untuk merapihkan rumah dan melayani apapun kebutuhan Wulan.
" Saya setuju, Wulan perempuan tidak tahu diri, karena Wulan Agus seperti ini hidupnya. tidak boleh kerja sama sekali, tapi menuntut hidup enak." Lanjut Bowo, Bowo merasakan betapa pusingnya Bowo memimpin perusahaan sendirian, menghadapi protes dari client, dan menghadapi protes karyawan yang gajinya sempet di tunda.
Nesya mempersilahkan Sentosa untuk ketemu Agus dan Wulan, dan membuat hidupnya Agus semakin susah. Nesya belum puas balas dendam sebelum resmi bercerai. jika sudah resmi bercerai Nesya baru mengakhiri dendamnya ke Agus dan Wulan.
__ADS_1
Dilain sisi, Wulan yang mendapatkan kabar kalo Agus akan mendapatkan bantuan modal, membuat Wulan merasa bahagia sekali karena sebentar lagi akan terlepas dari masalah keuangan saat ini.
" Setelah modal usaha, aku terima dan kita bisa pindah rumah sayang, kita bisa beli rumah baru dan buka usaha sendiri. dari pada kerja kantoran kan, masa mantan CEO harus mendapat jabatan rendah kan sayang." Ucap Agus dengan sombongnya.
" Iyah ayah, aku setuju dengan ide ayah, terus kapan modal usaha diberikan oleh Sentosa sayang?" Tanya Wulan tidak sabar, karena sebentar lagi waktunya Wulan dan Agus keluar dari apartemen.
" Entah lah sayang, nanti dikasih kabar oleh Sentosa sayang, sekarang kita cuman bisa menunggu Sentosa kesini sayang. karena kan kita tidak ada handphone membuat Sentosa kesulitan hubungin kita sayang." Lanjut Agus, Agus merasa bersyukur karena dalam keadaan sulit seperti ini Sentosa masih mau bantuin kesusahan Agus.
__ADS_1