Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
kamu merasa tidak tega, bisa kamu rawat langsung


__ADS_3

Jalan persidangan perceraian Nesya dan Agus berjalan dengan lancar, membuat hakim memutuskan bahwa Nesya dan Agus resmi bercerai. membuat Nesya langsung peluk Radit saking bahagianya akhirnya bisa terlepas dari Agus selamanya.


" Akhirnya sayang, aku terlepas dari status tidak membuat aku bahagia sayang" Ucap Nesya bahagia karena akhirnya sudah resmi tidak menjadi istrinya Agus lagi.


" Aku ikut bahagia sayang, sebentar lagi kita bisa menikah sayang, aku akan membahagiakan kamu sayang." Ucap Radit bahagia, akhirnya sekarang Nesya berstatus janda.


" Sudah pelukannya, ini di persidangan, sekarang kita ke rumah sakit apa kalian mau?" Tanya Bowo walaupun kesel dengan Agus tapi Agus sahabat kecilnya membuat Bowo tidak tega terlalu benci dengan Agus.


" Maaf maaf, saking bahagianya Bowo, yah sudah boleh kita ke rumah sakit, melihat kondisinya." Ucap Radit walaupun Radit kesel karena Agus membuat hidup Nesya di masa lalu menderita, tapi Radit juga mau terimakasih langsung karena Agus sekarang Radit bisa memiliki Nesya seluruhnya.


" Aku ikut sayang, mau lihat kondisi mantan suami aku, yang sudah membuat hubungan kita semakin dekat sayang" Ucap Nesya langsung melepaskan pelukannya

__ADS_1


Bowo yang melihat sepasang sejoli didepannya, cuman bisa ikut bahagia melihatnya. terutama Nesya selama pacaran dengan Radit tidak pernah melihat Nesya nangis maupun curhat kesel dengan ucapan maupun sikapnya Radit.


Radit langsung gandeng tangannya Nesya untuk keluar dari ruangan persidangan dan jalan menuju rumah sakit, Bowo cuman bisa senyum melihat tingkah Nesya dan Radit yang lagi dimabuk asmara


Dilain sisi, Wulan yang mendengar penjelasan dari Santoso setelah dilakukan ronsen, Agus mengalami kelumpuhan dan amnesia. membuat Wulan merasa tidak tega melihatnya.


" Astaga sayang, kenapa jadi seperti ini nasip kamu, saya tidak tega Agus sakit seperti ini tidak ada yang merawatnya sama sekali" Ucap Wulan merasa tidak tega melihat kondisi Agus sekarang


" Iyah saya mau merawat Agus, mau bagaimana pun Agus suami saya. saya mau memberikan Agus kesempatan kedua untuk memperbaiki dirinya lebih baik, apa lagi sekarang Agus lagi sakit jadi dengan mudah merubah sifatnya Agus jadi pribadi yang baik.' Lanjut Wulan yang siap menjadi istrinya Agus lagi, mau memperbaiki rumah tangganya bersama Agus.


" Alhamdulillah kalo kamu mau kembali bersama Agus, saya jadi lega karena Agus tidak sendirian melewati keadaan dia yang sekarang." Lanjut Santoso bener bener bahagia, karena disaat Agus sakit masih ada yang mau peduli dengan Agus, walaupun di masa lalu nya sudah disakiti.

__ADS_1


Dilain sisi, Bowo, Nesya, dan Radit jalan bersama mencari ruangannya Agus, Bowo minta Agus dirawat di kamar VVIP, supaya mendapatkan pelayanan yang lebih baik.


" Alhamdulillah yah, walaupun kehidupan Agus sederhana tapi masih ada temen yang peduli memberikan kamar perawatan yang cukup mahal." Ucap Radit kagum dengan Bowo yang mau membiayai perawatannya Agus.


" Alhamdulillah Radit, walaupun di masa lalu Agus sempet membuat saya susah, tapi dia tidak pelit dengan uang ke saya. dia bener bener royal ke saya, jadi disaat seperti ini tidak masalah untuk saya membantu biaya pengobatan Agus dan memberikan ruangan yang layak untuk Agus." Ucap Bowo terus terang, karena diakhir Agus menjelang kebangkrutan Agus masih sempet sempetnya memberikan gaji terakhir untuk Bowo sesuai gaji yang diterimanya.


" Alhamdulillah kalo begitu, oh yah kata Wulan kondisi Agus lumpuh dan amnesia, kasihan sekali dia kecelakaan disaat persidangan mau bercerai." Ucap Nesya merasa prihatin pas mendengar kondisi Agus sekarang


" Yah namanya juga musibah sayang, siapa tahu bakal kecelakaan seperti ini kan. yuk ke kamarnya Agus sekarang" Lanjut Radit, tidak pernah lepas menggandeng tangannya Nesya.


Nesya, Radit, dan Bowo. melanjutkan jalannya menuju kamar perawatannya Agus.

__ADS_1


__ADS_2