Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Maaf yah sayang, aku jadi merepotkan kamu


__ADS_3

Santoso dan Wulan masuk kedalam apartemen dan mencari keberadaannya Agus, Wulan masuk kedalam kamar ternyata Agus lagi tidur siang, Wulan membangun kan Agus untuk ikut makan siang bersama, Agus yang merasa tidurnya diganggu langsung buka mata dan mencium wajahnya Wulan yang sengaja dideketin dengan wajahnya Agus.


" Makan siang yuk sayang, aku sudah belikan makan siang, oh yah didepan ada Santoso juga katanya mau makan bersama kita." Ucap Wulan berusaha membangun kan Agus


" Maaf yah sayang, aku jadi merepotkan kamu, harus pulang demi makan bersama aku." Ucap Agus sedih, karena selama sakit menyusahkan Wulan


" Bicara apa sih sayang, hayo kita kedepannya, Santoso sudah menunggu kita." Lanjut Wulan pelan pelan membantu Agus untuk duduk ke kursi roda dan dorongin kursi rodanya Agus supaya jalan ke ruang makan.

__ADS_1


Dilain sisi, Bowo menyambut kedatangan orang tuanya Nesya di rumahnya Nesya dan kamar orang tuanya sudah dirapihkan oleh ART nya Nesya.


" Sudah lama sekali saya tidak ketemu ibu dan bapak, selamat datang kembali ke rumah ini ibu dan bapak." Ucap Bowo ramah, Bowo terakhir ketemu kedua orang tuanya Nesya saat mengurus pernikahan Nesya dan Agus.


" Iyah Bowo, sekarang kamu jadi asistennya Nesya, ibu sudah tahu masalahnya Nesya dan terimakasih kamu mau membantu Nesya sejauh ini yahh." Ucap Ibu nya Nesya bersyukur karena Bowo masih bisa dipercayai oleh Nesya


" Alhamdulillah Bu, masih rezeki saya, yah sudah kita masuk kedalam rumah Bu." Lanjut Bowo langsung bantuin bawain tas bawaan orang tuanya Nesya

__ADS_1


" Kamar ibu dan ayah ada di lantai dua yah, didalam kamar sudah diisi makanan dan minuman untuk ibu dan ayah jika malam malam lapar, oh yah ada kamar mandi juga didalam kamar, jadi kalian tidak usah repot repot harus ke dapur untuk ke kamar mandi." Ucap Nesya yang ingin memanjakan orang tuanya, selama tinggal di Jakarta dan supaya betah tinggal di rumahnya Nesya


" Alhamdulillah terimakasih yah nak, insya Allah kita betah tinggal disini, bersama Nesya dan nak Radit tidak jauh jauh lagi dari anak. Kemewahan yang Nesya kasih ibu anggap itu bonus dari kesabaran dan kesuksesan Nesya selama tinggal disini." Ucap ibu nya Nesya yang mau betah tinggal di Jakarta bukan karena apa yang dimiliki Nesya, tapi tinggal di Jakarta supaya tidak jauh jauh lagi sama Nesya.


" Sekarang Nesya antar ayah dan ibu untuk istirahat di kamar yah, karena kalian pasti lelah sekali melakukan perjalanan jauh." Lanjut Nesya membantu ibu nya untuk berdiri


" Aku tunggu disini yah sayang, aku sangat lelah dan mau tidur." Ucap Radit sejujurnya tidak enak jika tidak antar calon mertuanya ke kamarnya tapi Andika bener bener lelah karena nyetir jarak jauh.

__ADS_1


" Boleh sayang, yah sudah aku ke kamar duluan yah." lanjut Nesya langsung jalan untuk anterin kedua orang tuanya untuk jalan ke kamarnya. Sedangkan Bowo ikutan tidur di sofa selama Nesya ada didalam kamar bersama kedua orang tuanya.


Radit melepaskan jaket dan siap siap untuk merebahkan badannya, karena nyetir beberapa jam untuk jemput ibu nya Nesya, ngurus surat pindah, dan jalan menuju ke Jakarta pun Radit yang bawa mobil.


__ADS_2