
Nesya melihat kondisinya Agus sejujurnya tidak tega tapi, rasa sedih dan kecewa dimasa lalu membuat Nesya berusaha tidak peduli dengan kondisinya Agus sekerang
" Mas, disaat kita sudah resmi bercerai kamu seperti ini, tapi dulu saat aku sakit kamu tidak datang sama sekali mas." Batin Nesya berusaha tidak sedih
" Sekarang giliran kamu yang merawat Agus, pengorbanan seorang istri di uji disaat suami lagi sakit seperti ini " Ucap Nesya melihat Wulan yang duduk disamping Agus
" Iyah Nesya, saya akan berkorban untuk merawat suami sendiri, walaupun Agus lupa dengan saya, saya akan memperjuangan pernikahan saya bersama Agus supaya bisa rukun kembali." Ucap Wulan berharap Agus tidak melupakannya
" Kamu tidak usah memikirkan biaya pengobatan Agus akan saya tanggung, soal makan kamu selama disini akan ditanggung oleh Santoso." Ucap Bowo yang ingin memberikan yang terbaik untuk Agus selama sakit
" Boleh juga, karena sekarang status Agus adalah karyawan saya, jadi boleh deh saya tanggung biaya makan kamu selama di rumah sakit." Ucap Santoso tidak merasa keberatan membiayai makan nya Wulan.
__ADS_1
" Alhamdulillah yah, masih ada orang baik yang mau menanggung biaya pengobatan dan biaya makan kamu, walaupun di masa lalu Bowo dirugikan dan direpotkan tapi ada sisi baik dari Agus, yang mampu membuat Bowo mau membantu kalian disaat seperti ini." Lanjut Nesya merasa bersyukur karena kedua sahabatnya Agus tidak menjahui Agus tapi membantu Agus dalam kondisi sakit seperti ini.
" Terimakasih Agus kamu sudah sia sia kan perempuan sempurna seperti Nesya, saya akan membahagiakan Nesya dengan cara saya sendiri, dan tidak akan melukai hatinya lagi. sekali lagi terimakasih banyak" Batin Radit bahagia, akhirnya bisa mendapat kan Nesya seutuhnya apa lagi setelah sidang perceraian tadi.
" Yah sudah, saya dan Radit pulang dulu yah, sekarang Agus jadi tanggung jawabnya Wulan bukan saya lagi " Lanjut Nesya langsung pegang tangannya Radit
" Kalian hati hati dijalan yah" Lanjut Bowo faham kenapa Nesya mau pulang sekarang
" Kita juga mau pulang Wulan, nanti ART nya Nesya dan karyawan di toko akan membawakan baju ganti untuk kamu dan Agus selama di rumah sakit." Lanjut Santoso, yang masih ada pekerjaan harus kembali ke kantor
" Iyah Santoso, terimakasih banyak sudah banyak membantu kita berdua." Lanjut Wulan yang masih pegang tangannya Agus
__ADS_1
Santoso dan Bowo juga pamit untuk pulang, karena masih ada pekerjaan , Bowo dan Santoso nanti malam akan ke rumah sakit, untuk tungguin Agus di rumah sakit
Dilain sisi, Nesya kaget melihat Radit sudah berani menciumnya, membuat Nesya membiarkan Radit melakukan apapun yang diinginkan nya
" Setelah menikah lebih dari ini sayang, aku tidak berani lebih dari ini. kita urus pernikahan kita yah sayang." Ucap Radit pegang wajahnya Nesya, dan mencium keningnya Nesya
" Iyah sayang, kita mulai persiapan pernikahan kita. terimakasih sudah setia menunggu aku sampai sekarang." Ucap Nesya bahagia, karena Radit setia menunggunya sampai akhirnya resmi bercerai.
" Sama sama sayang, aku rela menunggu kamu sayang, terimakasih mau terima aku jadi pendamping hidup kamu" Lanjut Radit bahagia sekali, karena bisa memiliki Nesya seutuhnya, tidak lagi ada bayangan Agus diantara Nesya dan Radit
Radit kembali mencium Nesya, lebih dari yang tadi membuat Nesya menerima dengan senang hati.
__ADS_1