Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Kita jalan jalan yuk


__ADS_3

Radit sengaja bangun pagi, karena mau ajak Nesya dan kedua orang tuanya untuk jalan jalan, mumpung hari Sabtu dan Nesya libur bekerja.


" Pertama kalinya jalan jalan bersama calon mertua, dan calon istri yang cantik." Ucap Radit yang siap siap untuk jalan jalan bersama Nesya dan kedua orang tuanya.


Dilain sisi, Agus yang mendengar ucapan orang tuanya Nesya kemarin bicara dengan Wulan, membuat Agus jadi lebih banyak diam dan sambil pegang kepalanya, karena bayangan masa lalu seolah muncul dalam ingatannya. Wulan yang melihat Agus banyak diam tidak seperti biasanya langsung menghampiri Agus


" Sayang, kenapa diam saja? apa yang kamu pikirkan? ceritakan lah ke aku sayang, supaya tidak berfikir sendirian?" Tanya Wulan lembut sambil melihat Agus


" Nanti saja aku ceritain ke kamu, sekarang siap siap lah untuk berangkat kerja dan semangat yah sayang." Ucap Agus mencium wajahnya Wulan, Agus menahan emosinya dan rasa penasarannya sampai Wulan pulang kerja nanti

__ADS_1


' Iyah sayang, semuanya sudah aku siap kan yah, jika mau dihangatkan kompornya sudah aku turun jadi, kamu tidak akan kesulitan untuk masak dan panci nya juga sudah aku isi minyak sayang." Lanjut Wulan, yang tidak ingin Agus kenapa kenapa, cuman karena mau makan saja.


" Terimakasih yah sayang, sudah mempermudah aku untuk makan nanti. hati hati dijalan yah sayang." Lanjut Agus melepas kan pelukannya.


Wulan ngangguk dan sia siap untuk berangkat kerja, Wulan bener bener penasaran sebernya apa yang difikirkan Agus dan sampai Agus terlihat murung seperti tadi.


Dilain sisi, Radit memberikan bunga mawar untuk Nesya, hari ini Radit ingin ngajak jalan jalan Nesya dan kedua orang tuanya.


" Cuman sebentar saja Bu, menikmati olahraga pagi, setelah itu baru buka toko Bu, lagian ada Wulan Bu yang jaga toko selama saya pergi dan di kantor ada Bowo yang bisa hendel pekerjaannya Nesya Bu." Bujuk Radit, yang ingin menikmati jalan jalan pagi.

__ADS_1


" Baik lah sayang, boleh sayang, hayo kita pergi bersama ayah dan bunda, supaya tidak jenuh di rumah terus." Ucap Nesya yang setuju ajakannya Radit, karena kedua orang tuanya Nesya setiap pagi selalu di rumah dan tidak pernah kemana mana, karena takut nyasar jika pergi tanpa Nesya, Radit, Bowo, dan Santoso.


" Yah sudah tunggu sebentar yah, bunda siap siap dulu, dan ganti baju dulu. hayo pak ganti baju juga." Lanjut bunda nya Nesya bahagia, karena calon menantunya ngajak jalan jalan bersama.


" Iyah bunda" Lanjut Nesya langsung ajak Radit nunggu didepan rumah, menunggu kedua orang tuanya ganti baju sebelum pergi.


Dilain sisi, Wulan melihat karyawannya Nesya mulai bekerja, langsung siap siap untuk mulai pemotretan hari ini, Wulan tidak melihat Nesya maupun Radit di ruangannya membuat Wulan merasa penasaran.


" Pak Radit katanya mau ajak Bu Nesya dan orang tuanya jalan jalan, mungkin kesini siang memangnya kenapa? sudah sana ganti baju diruang ganti baju sudah ada baju yang harus kamu coba?" Tanya rekan kerjanya Wulan

__ADS_1


" Cuman tanya saja bu, ya baik saya langsung ganti baju sekarang permisi." Ucap Wulan berusaha santai, dan tidak terpancing emosi, karena rekan kerjanya sungguh menyebalkan sekali selalu saja membuat Wulan menahan emosi terus


Wulan langsung jalan menuju ruang ganti dan siap siap untuk melakukan pemotretan hari ini.


__ADS_2