Dendam Istri Pertama CEO

Dendam Istri Pertama CEO
Enak saja ajak rujuk


__ADS_3

Radit yang melihat Nesya masuk kedalam ruko, langsung meluk Nesya Yaang ketakutan karena tadi Agus nekat datang ke rumahnya


" Tenang yah sayang, kan ada aku disini, sudah yuk masuk kedalam dulu, ceritakan apa saja yang Agus bicarakan." Ucap Radit berusaha tenang, Radit ngajak Nesya masuk kedalam ruko.


" Tadi Agus ngajak rujuk sayang, dia rela meninggal kan Wulan yang lagi hamil demi rujuk bersama aku sayang, padahal selama ini dia sendiri yang mengabaikan aku." Ucap Nesya kesel, heran, dan takut. jika Agus nekat


" Enak saja ajak rujuk kamu, jangan mau sayang, memangnya kamu perempuan apaan, sudah diabaikan, disakiti, dan sekarang minta rujuk." Lanjut Radit kesel karena Agus dengan mudahnya minta rujuk, disaat Agus sudah payah kehidupannya.


" Aku takut sayang, jika Agus nekat datang ke rumah sayang, aku harus bagaimana sekarang? aku tidak rela rujuk bersama Agus, walaupun aku sakit hati sudah di selingkuhi aku tidak tega jika Wulan di buang begitu saja oleh Agus, apa lagi Wulan lagi hamil sekarang kan kasihan anaknya nanti, apa lagi Wulan dan Agus nikah dibawah tangan jelas akan menjadi aib untuk anaknya saat lahir nanti." Lanjut Nesya memikirkan nasip anaknya Wulan nanti.

__ADS_1


" Subhanallah sayang, kamu bijak sekali, kamu memikirkan anaknya Wulan di masa depan, kamu bener sayang, jika Wulan pergi dari rumahnya Agus tentunya kehidupan Wulan semakin hancur sayang, hidupnya akan banyak hinaan dari orang orang." Lanjut Rudi yang suka dengan pendapat Nesya.


" Aku tinggal disini lagi yah sayang, aku takut Agus nekat."Lanjut Nesya pegang tangan nya Radit.


" Boleh sayang, nanti kita bahas bersama Santoso dan Bowo bagaimana enaknya untuk kamu tinggal selama proses perceraian berlangsung." Lanjut Radit, yang tidak tenang jika Nesya tinggal sendirian di rumahnya


Nesya setuju rencana nya Radit, dari pada tinggal sendirian di rumah justru perasaannya waspada. Nesya langsung ke kamarnya untuk istirahat membuat Radit ngangguk dan membiarkan Nesya untuk istirahat.


" Astaga ayah, panas tangan bunda, kenapa ayah seperti ini?" Tanya Wulan nahan sakit ditangannya karena kesiram air panas.

__ADS_1


" Ini semua karena kamu, perempuan pembawa sial, perempuan tidak ada gunanya.saya kehilangan Nesya istri yang baik dan kehilangan harta saya, kamu bener bener benalu bagi hidup saya." Bentak Agus penuh amarah, Agus menyalahkan Wulan atas kegagalan rumah tangga dan pekerjaannya.


"Apa ayah bilang? kalo dari awal ayah tidak mendekati bunda tidak akan seperti ini kehidupan bunda, masih normal dan masih hidup enak sekarang. setelah gagal menyalahkan bunda, enak sekali bicaranya. ayah lupa mengabaikan Nesya karena Nesya culun dan tidak bisa membuat ayah betah di rumah, mencari perempuan lain. disaat Nesya meninggal kan ayah eh sekarang menyalahkan bunda begitu saja. ngaca ayah jadi orang." Lanjut Wulan penuh amarah, Wulan bener bener kesel karena disalah kan sepenuhnya atas kegagalan yang dialami oleh Agus saat ini.


Plak


Satu tamparan mendarat di pipinya Wulan, membuat Wulan pegang pipinya terasa panas, sambil melihat Agus penuh amarah.


" Sebanyak apapun ayah menganiaya bunda, tidak akan mengembalikan kenyataan hidup ayah karena perempuan yang dihianati dan diabaikan tidak akan mudah untuk minta kembali, begitu juga dengan Nesya, dia bukan perempuan bodoh yang mau kembali bersama ayah yang selama ini sudah kasar, mengabaikan, dan tidak setia." Lanjut Wulan menahan rasa sakit, Wulan terus terang supaya Agus stop mengganggu Nesya.

__ADS_1


" Saya akan melakukan segala cara untuk bisa kembali bersama Nesya, saat itu tiba sudah dipastikan kamu akan saya buang begitu saja, tidak akan saya tampung lagi, karena Nesya adalah tambang emas saya, karena Nesya hidup saya akan kembali seperti dulu. ingat jangan ganggu rencana saya untuk kembali bersama Nesya." Tegas Agus yang tidak main main, sudah cukup hidup susah, sudah waktunya mengatur rencana untuk meluluh kan hatinya Nesya.


Wulan yang mendengar rencana Agus, berharap suaminya tidak menjadi gila dan mengalami kehidupan semakin susah karena nekat mendekati Nesya yang sudah meninggal kan Agus.


__ADS_2