Di Campakkan Suami Setelah Melahirkan

Di Campakkan Suami Setelah Melahirkan
Angel Merajuk


__ADS_3

Sudah 1 minggu setelah Bara ditangkap, tidak ada aksi dari Mafia. Bara juga masih membungkam mulutnya, setelah diselidiki ternyata Bara merupakan yatim piatu. Ia dibesarkan di panti asuhan. Niat Ucup menekan Bara dengan keluarganya tidak berhasil. Maka hanya Dariel yang hanya bisa membuka siapa di balik bos mafia yang sebenarnya.


Dariel bekerja keras, ia ingin sebelum menikah dengan Alice, dirinya berhasil membobol pertahanan mafia. Siang malam Dariel di lap komputer, sudah 3 hari dia bekerja keras sampai Alice mengkhawatirkan keadaan Dariel.


"Kak, istirahat. Jangan terlalu diporsir Kak, aku nggak mau Kakak sakit," ucap Alice.


"Nggak akan sakit sayang, 'kan ada kamu yang menjaga makananku sehingga aku akan sehat," ucap Dariel.


"Tapi Kakak nggak makan masakanku, kemarin yang makan Mama dan Pak Ucup. Padahal aku masak buat Kakak," protes Alice.


Dariel memang sangat memporsir waktu yang ia miliki sampai lupa dengan makan, membobol pertahanan mafia tak semudah membalikkan telapak tangan, jika bisa dibobol pertahanannya, maka ia bisa tahu siapa yang memerintahkan Roby dan Rafif.


"Maaf sayang aku lupa, sekarang aku akan makan. Sudah dong jangan cemberut seperti itu, calon istriku," goda Dariel yang mengedipkan mata satunya. Membuat Alice yang ingin merajuk, tersenyum langsung.


"Kak, kamu tahu apa yang membuat aku menerimamu?" tanya Alice.


"Kenapa sayang, aku belum tanya itu, kenapa kamu langsung menerima aku," jawab Dariel.


"Di matamu ada kejujuran yang kulihat membuat hatiku bergerak dan langsung mengucapkan iya saat itu. Sikap mu bagaikan hero, melindungi aku dari apapun itulah sebabnya aku membalas cinta Kakak," ucap Alice.


"Terima kasih cantik, aku bersyukur bisa mendapatkan hatimu. Aku sudah lelah mencari cinta, sampai akhirnya aku menemukan yang aku mau di dirimu. Aku mau menyelesaikan ini, sehingga pas di hari pernikahan kita akan tenang," ucap Dariel.


"Aku percaya calon suamiku ini bisa." Alice menyemangati Dariel.


***


Papi sangat gusar, surat cerai sudah ada di tangannya. Ia tidak mau jika Mami menggugat cerai kepada dirinya, ia meremas surat cerai itu. Ia masih ingin mempertahankan rumah tangganya.


Papi masih belum sadar akan kesalahannya. Ia masih menyalahkan Andin atas kehancuran keluarganya. Sejak Riki menikahi Andin, keluarganya menjauh. Mami memihak Riki dan Intan memihak Maminya, keluarganya meninggalkan semua.


"Dir, kamu tahu di mana istriku tinggal sekarang? Aku ke apartemennya ternyata dia tidak ada. Istriku menggungat cerai aku. Aku nggak mau bercerai sama dia. Ini semua gara-gara janda itu nikah dengan putraku," ucap papi penuh emosi.


"Pak Mario sabar, jangan gegabah dalam bertindak. Jika Bapak terus menyalahkan Andin, maka hubungan Pak Mario tidak akan berhasil. Riki, Intan, dan Bu Sania itu terlihat sangat sayang dengan Andin," ucap Dirga.


"Benar juga apa kata kamu, aku akan berpura-pura baik dengan Andin menerimanya dan aku akan membuat Riki membenci Andin," ucap Papi.


Dirga tersenyum, dia tidak ada balasan ucapan papi. Kebencian papi yang dirasakan semakin bertambah. Papi sangat tak menyetujui hubungan Andin dan Riki. Ia bersumpah akan memisahkan Riki dengan Andin.


***

__ADS_1


"Aduh." Jimmy mengaduh memegang dadanya.


Angel yang setelah salat, mendengar suaminya mengaduh seperti kesakitan dadanya. Ia langsung berdiri dan menghampiri ranjang Jimmy. Padahal Angel belum berdoa langsung ingin melihat keadaan Jimmy.


"Abang kenapa? Dadanya sakit?" tanya Angel.


Jimmy menganggukan kepalanya.


"Aku panggilkan dokter yah," ucap Angel.


"Buat apa kamu panggil dokter, kamu lupa aku ini dokter. Sini tolong cek nanti kamu tinggal tebus obatnya di apotek," ucap Jimmy.


Jimmy terlihat membuka kancing bagian atas dan memperlihatkan bekas operasi di dadanya.


"Tolong lihat dan deskrupsikan bentuk jahitan. Aku takut para dokter itu salah dalam penjahitan kenapa terasa sakit," ucap Jimmy.


"Jika Abang nggak percaya dokter yang mengoperasi Kakak. Aku telepon Riki yah," izin Angel.


"No, don't call him. You now, i am the best from him. Please look at it," mohon Jimmy.


Angel melihat dan menyentuh bagian dada bekas operasi Jimmy dan mendeskripsikan apa yang ia lihat. Jimmy langsung menyentuh tangan Angel.


"Jahitan ini juga telah membuat aku menangis 3 hari 3 malam karena takut kehilangan kamu. Jantung aku terasa seperti mau copot dari tempatnya, aku menyesal telah bersikap dingin denganmu," ucap Angel.


Jimmy mengelus pipi Angel yang putih, dia menyentuh bibir Angel yang merah. Dalam hati Jimmy betapa bersyukurnya dia sudah menikahi Angel. Malaikat yang mengisi hatinya saat ini, mendapatkan wanita yang cantik, imut, juga cerdas. Jimmy keberuntungannya double-double.


Angel memeluk Jimmy secara perlahan, ia takut terkena luka di dadanya. Jimmy mengusap-usap punggung Angel.


Mata mereka saling bertatapan, mata penuh cinta. Jimmy mendekatkan wajahnya ke wajah Angel, detak jantung Angel berdenyut padahal ini bukan yang pertama kali ia melakukan ini dengan Jimmy. Udara mendadak terasa dingin, tangan terasa membeku. Jam di dinding seperti berhenti seketika, ketika mereka mengungkapkan rasa cinta lewat bibir mereka. Angel mengalungkan kedua tangannya ke leher Jimmy, kali ini mereka melakukannya terlihat seperti memburu waktu.


Jimmy membuka mukena Angel yang belum sempat ia membukanya. Jimmy mengelus leher Angel dengan kulit tangannya, Angel tubuhnya merasa menengang. Ketika Jimmy menyentuh bagian anggota berpindah, Angel baru merasakan hal itu. Merinding, geli, tapi....


"Bang..." panggil Angel.


Jimmy terus bermain di leher Angel.


Tok Tok Tok


Terdengar ketukan pintu dari luar kamar rawat inap Jimmy. Jimmy dan Angel mengakhiri kegiatan mereka, wajah Angel sudah memerah, deru nafas sudah tak beraturan dan ada rasa malu di dalam hatinya.

__ADS_1


"Ada yang datang Bang," ucap Angel tanpa menatap mata Jimmy karena ada rasa malu.


"Suruh masuk aja, toh kita nggak ngapa-ngapain," ucap Jimmy.


'Nggak ngapa-ngapain apaan, sudah kiss my lips dan touch leherku dengan tangannya. Apakah itu biasa bagi dia, kok nyebelin gini sih? Artinya aku nggak di anggap,' ucap batin Angel.


Angel membuka pintu, dia melihat Andin dan Riki.


"Assalamu'alaikum Angel, pengantin baru. Aku bawa sarapan untuk kamu," ucap Andin sambil mencubit pipi Angel.


"Waalaikumsalam, masuk Din," ucap Andin.


"Kamu habis salat? Dhuhan yah? Minta apa lagi? Suami kan sudah punya," ledek Andin.


"Memang salat dhuha meminta rezeki aja? Aku meminta agar aku di jaga oleh Allah, jika aku tidak di jaga maka aku sudah lama mati Din, sejak kecelakaan itu," ucap Angel.


"Mas, Angel ini wanita yang istimewa. Walaupun kuliahnya di Inggris, dhuhanya nggak ditinggalkan," ucap Andin kepada Riki.


"Masya Allah, beruntung Jimmy memperistri Angel," ucap Riki.


Angel ketika Riki membicarakan tentang Jimmy, dia berdetak kesal. Andin mendengar suara decakan kesal Angel.


"Kamu kenapa? Kesal? Aku dan Mas Riki mengganggu yah karena kami datang?" tanya Andin.


"Aku bersyukur kamu datang, aku harus mengucapkan terima kasih sama kamu Din," ucap Angel.


Angel mengambil bungkusan yang di bawa oleh Andin dan duduk berjauhan dengan Jimmy. Ia memakan tanpa menawarkan kepada Jimmy. Perasaan Angel sangat sensitif, merasa tidak di anggap. Sudah menyentuh Angel tapi bilang tidak berbuat apa-apa, bagi Angel kiss and touch-nya merupakan hal pertama kali untuk Angel seumur hidupnya.


"Kenapa kamu? Berantem sama Jimmy?" tanya Andin blak-blakan.


Jimmy mengerutkan keningnya, karena ia tidak merasa berbuat apa-apa pada Angel.


"Aku lagi sarapan Andin, maaf yah aku makan dulu dan terima kasih sudah membawakan sarapan buat aku. Hanya sahabat-sahabatku yang mengerti perasaan aku dan kalianlah yang paling peka, " jawab Angel.


Bersambung


Aduh gara-gara Jimmy Angel merajuk. Angel itu menjaga dirinya banget, udah nyentuh kok dibilang nggak ngapa-ngapain?


Din, Rik kalian cintanya harus kuat yah. Jangan percaya jika ada yang ingin merusak hubungan kalian.

__ADS_1


Nih subscribe novel ini banyak, yang komen nya dikit. Kalau ada 25 orang yang komen double up, 50 orang komen up gila 😂


__ADS_2