Di Campakkan Suami Setelah Melahirkan

Di Campakkan Suami Setelah Melahirkan
Extra part (kebahagian Triple A)


__ADS_3

Extra part


"Ayah..." teriak anak laki-laki berlari memeluk kaki Ayahnya.


"Anak Ayah yang ganteng."


"Mama kemana Pah?"


"Mamah sedang check up, kita sekalian jemput Mamah yah," pinta sang ayah.


Anak laki-laki itu menganggukan kepalanya.


Sang Ayah memasukan sang anak ke dalam mobil, ia memakaikan sabuk pengaman kepada anaknya. Lalu dia mentalahlan mobil dengan kecepatan tidak terlalu lama. Mobilnya sudah masuk ke area parkiran rumah sakit. Sang ayah menurunkan putranya, digenggam sang anak dan masuk ke dalam rumah sakit.


"Tante Angel, Tante Alice," anak laki-laki itu mencium punggung tangan Angel dan Alice.


"Kalian benar-benar sahabat yah, periksa kandungan aja barengan, usia hamil juga barengan, buatnya nggak barengan kan hahaha," sang ayah tertawa terbahak-bahak.


"Dih ngomongnya, di depan putra kamu lagi. Mulut di jaga," protes Angel.


Anak laki-laki itu mengelus perut Angel dan Alice yang sudah besar.


"Aku ingin punya adik, tapi aku lebih sayang mamah. Nggak punya adik juga nggak apa-apa karena aku nanti punya adik dari anak tante Alice dan Angel," ucap anak laki-laki itu.


Sang ayah tertunduk wajahnya, Angel mengelus pundak sang ayah.


"Dia pasti akan kuat, karena di sampingnya ada kamu yang selalu menguatkannya," ucap Angel.


"Aku harus kuat di depannya, ku harus tetap tersenyum ketika dekat dengannya. Apapun yang dokter katakan aku akan siap dan ku ambil keputusan untuk memilih istriku. Aku ke ruang rawat istriku dulu yah. Tolong doakan istriku," pinta sang ayah.


"Dia adalah sahabat kami, pasti kami mendoakannya," ucap Alice. Mereka melambaikan tangan ketika sang ayah dan putranya menuju ruang rawat inap istrinya.


***


1 tahun sudah sejak Ratna di tangkap polisi. Ratna dinyatakan bersalah, membunuh Tere, merencanakan pembunuhan Angel, memanipulasi keuangan milik perusahan Papi Riki, dan menteror Andin, juga Alice.


Ratna mendapatkan hukuman 35 tahun, Rafif 15 tahun, Roby 18 tahun. Keadaan sudah banyak berubah, Andin mendapat restu dari Papi Riki. Impian mempunyai keluarga harmonis, hidup bersama pasangan yang ia cintai.


Angel dan Alice sedang menunggu kelahiran buah hati mereka. Umur kandungan mereka sekarang ini 28 minggu. Sahabat yang sangat kental sejak SMA sampai hamilpun bersamaan.


Flash Back On

__ADS_1


Bel istirahat sudah berbunyi, triple A pergi ke kantin bersamaan.


"Andin, kamu nggak ada cowo yang kamu sukai apa? Kamu normalkan?" tanya Angel.


Obrolan ketika di meja kantin. Angel dan Alice melihat sahabat satunya ini tidak pernah membicarakan seorang laki-laki dan tidak terlihat sedang menyukai laki-laki.


"Kalau aku nggak normal, aku pacarin kalian berdua yah," ucap Andin.


"Ih Din jangan bercanda seperti itu, geli aku dengarnya," protes Alice.


"Haha..." tawa Andin pecah.


"Aku tanya serius Bu." Angel mentoyor kepala Andin.


"Jangan sembarangan toyor-toyor kepala aku," protes Andin.


"Aku normal, aku janji dengan seseorang. Aku akan menjadi pacarnya eh tapi aku mau lebih mau jadi istrinya aja," ucap Andin.


"Janji dengan siapa Din? Siapa dia? Namanya siapa?"


Kekepoan Alice dan Angel keluar. Andin hanya tersenyum, ia menghabiskan minumannya dan berlari ke kelasnya.


Andin masuk ke dalam kelas, kelas Andin memang berbeda dengan kelas Alice dan Angel. Andin melihat Riki yang sedang tidur dengan meletakkan pipinya di meja. Kelas tidak ada siswa yang lain, mereka masih berada di kantin. Andin menatap Riki, ia tersenyum dan menghampiri meja Riki. Andin menundukkan wajahnya, ia pegang rambutnya agar tidak mengenai Riki. Andin membisikkan ke telinga Riki.


"Aku suka sama kamu, cepatlah jadi dokter dan nikahi aku," bisik Andin di telinga Riki yang sedang tidur.


Andin duduk di bangkunya. Riki tersenyum, ternyata dia tidak tidur.


'Aku akan jadi dokter dan melamarmu Andin, kamu akan jadi istriku, akan kubahagiakan kamu dan kita hidup menua bersama,' ucap batin Riki.


Flash Back off


***


Triple A sedang membuat barbeque bersama di taman rumah Andin.


"Bunda, Natasha mau jagung bakar," pinta Natasha.


"Sama Ayah yah, tuh Ayah lagi bakar jagungnya sama Om Jimmy dan Om Dariel," ucap Andin.


"Ya Allah, kadang aku seperti mimpi. Kehidupan kita sakit bersama-sama, kini hidup kita penuh dengan warna," ucap Alice.

__ADS_1


"Kita patut bersyukur kepada Allah, karena ini semua atas berkah-Nya," ucap Andin.


Mereka berpelukan bersama.


"Aduh ini perut sundul-sundulan," ucap Angel.


"Hahaha," tawa Alice.


Oweee...Oweeee


"Alice, anakku kaget tuh. Bangun deh. Ih rese, baru mau makan, nyebelin banget bumil," protes Andin. Andin dan Riki mempunyai seorang anak laki-laki yang baru Andin lahirkan 2 bulan lalu.


Triple A hidup bahagia, persahabatan mereka yang sangat erat kini malah semakin erat.


Authoress undur diri, terima kasih sudah membaca novel saya ini yang banyak misteri. Doakan aku agar menjadi penulis yang keren, siapa tahu tulisanku dijadikan film dan kalian melihat film dari hasil tulisanku. Katakan ketika aku berhasil, bilang bahwa aku sahabat kalian kepada tetangga, teman jika karyaku di filmkan.


Terima kasih kepada para pembaca tersayangku, hormatku kepada kalian yang memberikan bintang 5 di novel ini. Rasa sayangku yang sudah vote dan subscribe. Andai kau tahu rasa sayang ini lebih dari rasa sakitku. ❤❤❤


Instagram : @kak_farida


facebook : Farida (R)


Sayounara


Arigatou Gozaimasu


Salam sekebon karet




Natasha



Alice



Angel

__ADS_1


__ADS_2