
"Gombal mulu ih kamu," ucap Andin.
"Tapi kamu suka kan?" Irsyad terus menggoda Andin.
"Nggak!" jawab jutek Andin.
"Jangan jutek-jutek, nanti jika aku nggak ada kamu cariin aku lagi," ucap Irsyad sambil mengedipkan mata. Andin malah menghindar dari Irsyad tapi Irsyad terus mengikuti Andin.
"Irsyad, bucin banget kamu sama Andin," ucap Ratna. Ia menarik tangan Irsyad yang terus mengikuti Andin.
"Kak, namanya juga berusaha. Jika tidak dipertahankan nanti keburu ditikung sama laki-laki lain. inerbeuty nya itu loh Kak, suaranya juga seksi," ucap Irsyad.
"Kakak nggak nyangka kamu jatuh cinta seperti ini, sejak putus dari Cindy teman SMA kamu, kamu sepertinya nggak pernah pacaran lagi," ucap Ratna.
"Jangan sebut nama-nama itu lagi, kupingku nggak rela dengan nama perempuan selingkuh." Irsyad tidak pernah mencintai wanita lain setelah ia putus dengan Cinty.
Andin tampak tertawa-tawa dengan kedua sahabatnya, di mata Arsyad sangat cantik ketika melihat Andin tertawa lepas.
"Ya Allah, mau cepat menghalalkan kamu Andin. Aku tidak sabar menunggu jawabanmu, aku mohon terima cintaku. Jika kamu menolakku maka aku akan menghilang dari hidupmu dan aku berjanji tidak akan. jatuh cinta dengan wanita lain," gumam Irsyad.
Irsyad sudah amat kecewa dengan Cinta pertamanya ketika di SMA. Kekasihnya main belakang dengan sahabatnya sendiri. Irsyad melihat sahabat-sahabatnya Andin bahagia karena mereka saling membantu. Irsyad menjadi menyendiri ketika mengetahui Cindy selingkuh dengan sahabatnya. Ia melampiaskan amarahnya dengan belajar, sampai ia tak terasa keadilan belajar sampai S2. Karena kecendrasannya ia berhasil lulus PNS dan bekerja dipemerintahan. Irsyad malah jatuh cinta dengan Andin yang berstatus janda.
Kenapa Irsyad sangat bucin dengan Andin? Ini penyebabnya. Ketika cekcok di danau, Irsyad pun langsung pergi dari danau. Ketika menyetir ia melihat wanita yang ia hina yang mendadak keluar dari mobilnya hanya demi menolong seekor anak kucing yang hampir tertabrak. Andin rela keluar dari mobil dan berlari mengambil anak kucing itu, jika motor itu tak mengerem mungkin Andin kecelakaan. Irsyad yang melihat itu tertegun, karena demi hewan kecil saja Andin berani menolong anak kucing tanpa peduli dengan keselamatannya.
Kalian tahu di mana kucing itu Andin pelihara? Di pabrik kain, setiap pagi Andin akan memberi makanan anak kucing itu, jika ia tidak datang maka satpam yang Andin tugaskan untuk memberi makan anak kucing tersebut.
"Andin, kamu tuh jangan jutek-jutek sama Pak Lurah, ditikung perempuan lain kamu nanti nyesel loh. Jika kamu nggak mau kasih ke aku aja," ucap Alice. Wajah Andin seketika berubah jadi seperti macan menatap Alice.
"Ih Andin cemburu, baru juga dibecandain sama Alice udah cemburu aja kamu," ledek Luna.
"Kalian ini apa-apaan sih ledekin aku terus!" Andin kesal.
"Sayang, kita itu support kamu. Coba deh mengenal pak lurah lebih dalam. Mumpung lagi di Bogor, ajak ke kebun Raya Bogor. Mbak Ayu kan besok pulang, otomatis Natasha kan selalu sama kamu Din. Tes pak lurah, apakah ia tulis mencintai kamu atau tidak. Karena status kamu yang janda, ia harus terima kamu 1 paket. Cinta kamu dan juga cinta Natasha dan harus siap menjadi ayah sambung dari Natasha," ucap Alice.
"Masya Allah, ini yang ngomong beneran Alice? Dewasa banget kamu," puji Luna. Alice hanya senyum-senyum.
Jujur di hati Andin, ia ingin mengenal Irsyad lebih dalam lagi. Dengan nasihat dari kedua sahabatnya Andin berani untuk mendekati Irsyad.
"Hmm kamu langsung pulang ke Jakarta atau mau stay di Bogor?" tanya Andin.
"Mungkin aku langsung pulang ke Jakarta," jawab Irsyad.
__ADS_1
"Kerja yah kamu besok?" tanya Andin.
"Besok nggak ke kantor sih, ada yang harus aku tanda tangani untuk proyek pemerintah," jawab Irsyad.
"Oh gitu, yah sudah terima kasih," ucap Andin. Ia berdiri dan hendak meninggalkan Irsyad, lengannya di tarik dan di suruh duduk kembali.
"Kenapa sih suka banget pergi gitu aja, kamu mau mengatakan apa sebenarnya?" tanya Irsyad.
"Nggak jadi kamu sibuk, pekerjaan lebih penting. Aku kan bukan siapa-siapa kamu," ucap Andin.
"Aku nggak suka kamu bicara seperti itu. Kamu sudah ada di hati aku. Ratu di hati aku ini, jangan bilang bahwa kamu bukan siapa-siapa aku. Jika kamu nggak suka sama aku, yah sudah katakan jangan membuat aku menunggu jawabanmu 1 bulan." Irsyad sangat kesal dengan perkataan Andin. Kata-kata itu pernah diucapkan oleh Cindy mantan kekasihnya. Irsyad langsung pergi meninggalkan Andin begitu saja. Andin terlihat gelagapan dengan sikap Irsyad yang langsung meninggalkan dia.
Acara lamaran sudah selesai, Jimmy dan keluarganya akan langsung kembali ke Jakarta. Begitu juga dengan Ratna beserta Irsyad. Mereka berpamitan, keluarga Luna dan Jimmy saling bersalaman. Irsyad tidak mau bersalaman dengan Andin. Andin menyadari perubahan sikap Irsyad.
'Ya Allah, apa aku salah mengatakan itu?' ucap batin Andin. Terlihat mobil keluarga Jimmy dan Ratna sudah berjalan. Andin menatap dengan nanar.
"Loh pak lurah pulang?" tanya Luna.
"Dia marah sama aku, sudah ah. Aku lelah mau le hotel. Aku pamit yah Lun," ucap Andin dengan sangat lesu.
Andin berpamitan dengan keluarga Luna.
"Mbak Ayu, aku antar ke terminal yah. Aku sudah belikan tiket bis untuk Mbak ini tiketnya dan ini sedikit ada uang untuk bekal Mbak dalam perjalanan," ucap Andin.
"Bu, ini bukan pesangon saya kan. Saya boleh kembali lagi untuk mengasuh non Natasha?" tanya Ayu.
"Yah tentu aja Mbak, saya tunggu kedatangan Mbak. Jika mau pulang, hubungi saya nanti saya belikan tiket penerbangan biar sampai cepat soalnya sya butuh tenaga Mbak," ucap Andin.
Setelah Andin mengantarkan babysitter Natasha. Andin terdiam, tidak ada percakapan apapun dengan Alice.
"Din, kirim pesan singkat aja. Minta maaf sama dia. Aku nggak mau lihat sahabatku galau seperti ini," ucap Alice.
"Alice kok hatiku sedih yah dia bersikap seperti itu. Aku keterlaluan kali dengan kalimat aku. Jujur aku sudah mendapatkan jawaban dari Allah untuk Irsyad," ucap Andin.
"Jika kamu sudah yakin lebih baik katakan jangan di tunda lagi," ucap Alice.
"Assalamu'alaikum, aku minta maaf jika kata-kataku menyakitkan kamu. Maafkan aku Irsyad, please jangan marah sama aku. Niat nya aku besok mau ajak kamu ke Kebun Raya Bogor tapi kamu besok kerja. Sekali lagi aku minta maaf, hati-hati di jalan yah." Andin mengirim pesan kepada Irsyad. Ia melihat bahwa pesan singkatnya sudah di baca oleh Irsyad. Tapi Irsyad tidak membalasnya.
Mobil Andin sudah memarkirkan mobilnya di hotel, mereka berjalan untuk menuju kamar. Natasha sudah terlelap tidur, terlihat putri Andin sudah kelelahan.
"Kamu mandi duluan aja Alice," ucap Andin.
__ADS_1
Alice membersihkan tubuhnya sedangkan Andin menatap terus handphonenya. Tidak ada balasan dari Irsyad.
"Semarah itukah kamu sama aku?" gumam Andin.
Bersambung
✍✍✍✍ Mari beri komen kalian yang positif di novel ini. 1 komentar kebaikan Insha Allah membawa kebaikan saya khususnya dan di diri yang membaca. Aamiin 💞
Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yah🙏🙏🙏🙏
Baca juga yuk cerita serunya
5 tahun menikah tanpa cinta (Tamat)
Salah lamar (Tamat)
Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst) (Tamat)
Dicampakkan suami setelah melahirkan (On Going)
Love dari author sekebon karet ❤💞
__ADS_1