Di Usir Ibu Mertua Dan Ditalak Suami Saat Hamil Anak Kelima

Di Usir Ibu Mertua Dan Ditalak Suami Saat Hamil Anak Kelima
Bab 100 pulangnya Baby Devania


__ADS_3

semenjak kiki memperlihatkan beberapa video lucu dewi setiap hari mereka meminta kiki mengirimkan video pada mereka


mereka tidak pernah bosan menonton video Dewi, seakan-akan rasa lelah mereka seharian beraktivitas semua hilang setelah mereka nonton video Dewi yang menurut mereka sangat lucu


Naina dan kiki sekarang semakin rajib video bahkan video-video yang ad.a di ponsel david dan Daffa tak luput dari mereka


seperti malam ini kiki sangat ingin tidur bersama dewi,kiki dan rendy datang kerumah Naina untuk mengajak dewi bermalam dirumah mereka dan seperti biasa akan banyak drama kolosal yang di pertunjukan oleh Dewi


"sayang dewi nginap dirumah bunda ya!!" ucap kiki penuh harap


"memanna tenapa dunda!?" tanya dewi


"bunda kangen pengen bobo ditemani dewi" ucap dewi lagi


"pita kan piat hali belpemu tot pisa tanen!?" jawab Dewi


Rendy sudah sedari tadi menahan tawanya dan tangannya sudah memegang ponselnya yang sedang memvideokannya


"iya tapi kan dewi tidak nginap dirumah bunda!" jawab kiki


"ckckck tenapa setalang wewi lasa-lasa dunda banja belebihi wewi" ucap dewi geleng-geleng kepala


"ya tidak apa-apa dong Kalau ibu itu kangen sama anaknya sendiri walaupun tiap hari bertemu "jawab kiki tak mau kalah


"pusdahlah basti atu pidat atan pisa benang dika belbebat pengan dunda,apatah atuh imi hanalah nanat tecil yang tat beldaya"ucap dewi dramatis


"jadi bagaimana dewi maukan bobo sama Bunda "jawab kiki memelas memohon agar dewi mau tidur dengannya


"paitlah tali imi wewi menalah tasian dunda banti menanis,atu yatin Yayah tattan pisa mepujutna" ucap Dewi mengalah


"benaran ya Sayang nya bunda akan bobi sama bunda!" jawab kiki kegirangan lalu menciumi wajah gembul dewi


dewi hanya pasrah diperlakukan seperti itu,dia tidak akan pernah protes pada ibu angkatnya itu


"benelan dunda tapan nanatmu imi belbolong"ucap dewi meyakinkan kiki


"kok belbolong sih dek Kalau bolong itu berarti adek bocor dong"protes Attar


"berarti harus pakai nodrop no bocor- bocor dong" sahut abim menanggapi ucapan kakaknya


"pa ladi ipu,nolop no botol-botol " ucap Dewi mengerutkan keningnya


"astaga kenapa semakin kacau !?" ucap Attar menggaruk kepalanya mendengar ucapan adiknya itu yang semakin melenceng jauh


"hahahaha dewi gitu loh" sahut Ali tertawa terbahak bahak karena sudah tidak bisa menahan rasa geli diperutnya

__ADS_1


yang lain pun tertular tawa ali bahkan dewi pun ikut tertawa terbahak bahak melihat ekspresi wajah kakaknya yang sedang tertawa


"yah dia juga ikut tertawa " ucap ali dan tawanya tidak mau berhenti


"pa "panggil dewi pada ayahnya


"kenapa sayang !?" Tanya David


"apatah papa lela jiata atuh berlcama dunda !?"taya dewi pada ayahnya itu


"papa rela sayang, kamu ikut sama bunda"jawab David


"apatah papa cudah pidat menayanitu ladi!?" ucap Dewi dengan mata mulai berkaca-kaca


"papa akan selalu menyayangimu nak, tidak ada yang bisa menggantikan dewi dihati papa Sayang"Jawab David


"oh baduslah talo beditu tatitu dadi leda "ucap dewi tersenyum manis


semua menepuk jidatnya sendiri melihat tingkah laku Dewi


setelah melalui drama panjang dan meminta izin pada Naina dan David kini kiki Dan Rendy membawa dewi untuk nginap dirumahnya


hati kiki sangat bahagia, entah mengapa hatinya sangat ingin melahirkan anak perempuan yang sama seperti dewi,lucu menggemaskan dan tentunya sangat pintar


tak menunggu waktu lama kini ponsel Rendy tak berhenti berbunyi hampir semua keluarganya membalas dan mengeomentari video yang dikirimkan nya


bahkan ibu dan ayahnya pun tak ketinggalan memberikan komentar


"mas sudah kirim videonya ya, sampai grup ramai sekali " tanya Kiki


"tau aja kamu yang hehehehe" jawab Rendy


"nih baca komentar seno"ucap Rendy menyodorkan ponselnya pada sang istri


kiki menerima ponsel suaminya itu lalu membaca berbagai komentar


"hahahaha pasti mereka sakit perut setelah melihat video dewi "ucap Kiki terkekeh geli membayangkan bagaimana ekspresi wajah mereka saat ini


"iya sayang kamu benar, sedangkan biang keroknya Santai sekali " jawab Rendy melirik Dewi yang sedang asyik bermain dengan boneka barunya yang diberikan oleh pakde Rojak


"sayang sikat gigi dulu yuk nak setelah itu kita tidur"ajak kiki pada Dewi dan tanpa menunggu disuruh untuk ke-dua kalinya dewi sudah masuk kedalam kamar mandi untuk sikat gigi


kiki menemaninya, setelah Sikat gigi mereka tidur dan lagi-lagi harus dengan drama Dewi


ke esokan harinya saat mereka sedang sarapan Dewi protes karena Bude yana membuat ayam goreng kecap tapi ayamnya sedikit keras

__ADS_1


"uti yayamna nda Pisa wewi didit,pisa pisat dika wewi mendepletna!?" ucap dewi memegang paha ayam gorengnya


"ini ayam kecap sayang bukan ayam geprek "jawab bude yana


"pati tan wewi pidat pisa mendiditna didi wewi sanat badus tasian diditu pisuluh betelja telas menunyahna"ucap dewi menjilati kecap ayam gorengnya


"sini sayang bunda suir-suir ayamnya supaya Dewi bisa memakannya " jawab kiki


"pa tu suil dunda!?" tanya dewi penasaran


"seperti ini sayang " jawab kiki sambil mensuir-suir kecil ayam gorengnya


"oh pelnyata bedini" ucap dewi manggut-manggut


"sayang ayah pernah bilang kalau kita lagi makan nggak boleh...." ucapan Rendy tak dilanjutkan dia menunggu menyambung kalimat nya karena Rendy ingin tau apakah Dewi mengingat apa yang pernah diajarkannya


"belsuala,pati sedali padi yayah juda belsuala!" ucap dewi membuat Rendy mengusap wajahnya kasar mendengar jawaban putri kesayangannya itu


"iya sayang yayah tadi bersuara karena memperingatkan dewi agar tidak melakukan kesalahan berbicara saat sedang makan karena jika kita makan sambil bercerita makanan seperti tidak kita hargai karena kita tidak menikmatinya dengan benar dan baik "kiki menjelaskan semuanya entah apakah Dewi mengerti tapi sedari tadi kepalanya hanya manggut-manggut


entah paham atau tidak, setelah selesai sarapan dewi dan kiki kerumah Naina karena akan kerumah sakit untuk menjemput sikecil Devania yang sudah di izinkan untuk dibawa pulang


dewi sangat senang mendengar adiknya sudah bisa pulang


sedangkan Rendy sudah berangkat ke restorannya karena ada klien yang ingin bertemu dengannya


Naina,kiki,dewi dan David kini sudah berada dirumah sakit dan si kecil Devania sudah berada dalam gendongan Naina, selama sikecil dirawat di rumah sakit Naina tiap hari datang bersama David atau bersama Bude yana ataupun dengan kiki dan suaminya kiki Rendy


Naina sangat bahagia karena akan mengurus sendiri putrinya bersama putranya


dewi tak kalah senang karena akan mendapatkan teman bermain


David pun tak kalah bahagia kerena putrinya bisa berkumpul dengan keluarganya setelah hampir sebulan dirawat dirumah sakit karena berat badannya kurang


setelah sampai dirumah oma mita dan opa Anjar sangat antusias sehingga tak ada yang bisa menghalanginya


"makasih ya sayang,kamu sudah memberikan mama dua orang cucu yang sangat menggemaskan


"iya ma sama -sama"jawab Naina


dewi pun tak mau kalah sampai-sampai terjadi perdebatan antara oma mita dan sicantik dewi..


"tenapa sih wowang pewaza bau benan sensili"monolog dewi


__ADS_1


__ADS_2