Di Usir Ibu Mertua Dan Ditalak Suami Saat Hamil Anak Kelima

Di Usir Ibu Mertua Dan Ditalak Suami Saat Hamil Anak Kelima
Bab 50 Meminta Rujuk


__ADS_3

Selama sebulan Bara, setiap hari mendatangi toko kue Naina namun selama itu juga bara tidak pernah bertemu ataupun melihat Naina barang sekali saja karena Naina memang sebulan ini banyak mendapatkan orderan ditambah lagi banyak pemesanan Nasi tumpeng untuk acara menyambut tujuh belasan juga kue kue yang bernuansa tujuh belasan ataupun acara-acara ulang tahun dan lainnya.


awalnya Naina menerima pesanan nasi tumpeng yaitu saat acara ulang tahun salah satu guru Favorit Siti disekolah nya, siti dan teman-temannya sepakat untuk memberikan kejutan ibu gurunya itu siti meminta pada Naina untuk dibuatkan Nasi tumpeng yang ukuran sedang hingga akhirnya banyak yang melihat postingan sari dan sikembar saat mereka life dan memposting nasi tumpeng pesanan siti teman-temannya


mulai saat itulah Naina kebanjiran pesanan karena tampilan nasi tumpeng buatan Naina sangat menarik dan unik


Naina sudah sebulan ini nginap diruko bersama anak-anaknya karena naiani tidak ingin bolak-balik mengurus anak-anaknya dan juga pesanan pelanggannya baik kue-kue ataupun Nasi tumpeng jadi Naina Selama sebulan itu jarang pulang kerumahnya kecuali ingin mengambil pakaian bersih untuknya dan anak-anaknya pakai di ke esokan harinya untuk mereka pakai sedangkan pakaian kotor mereka Naina memilih untuk membawanya loundry Karena naina pikir tidak perlu lagi repot-repot untuk menyetrika nya dan melipatnya


Bara sudah mulai prustasi karena sosok wanita yang ingin dilihatnya juga anak-anaknya tak pernah menampakkan batang hidungnya bahkan Bara duduk di depan toko selama berjam-jam hanya berharap Nainanya datang namun yang diharapkannya tak pernah terjadi setiap hari Bara pulang dengan kekecewaan


Bara sampai berfikir jika Naina dan anak-anak mereka tidak lagi tinggal disana,bara ingin bertanya pada karyawan disana tapi malu dan Takut dikatakan ingin macam-macam


Hari ini sepulang kantor Bara mendatangi toko kue yang menurut Bara tempat kerja Naina, seperti gayung bersambut Hari ini Naina datang ketoko kuenya hanya sekedar mengecek stok kue dan saat itu Bara sedang duduk termenung memikirkan Naina


"eh ibu, pesanannya apa sudah selesai !?"tanya mala pada Naina saat berada disampingnya


"iya la, semua sudah selesai namun masih ada pesanan lagi untuk besok tapi kami nggak harus lembur seperti beberapa hari ini"jawab Naina dan suara Naina mampu membuyarkan lamunan Bara dan sudut bibirnya terangkat karena orang yang di inginkannya kini ada didepan matanya


"Naina " Bara mendekati Naina


"mas Bara!" Naina terkejut dengan kedatangan mantan suaminya


"iya nai, bagaimana kabarmu " tanya Bara dengan senyuman manisnya


"Alhamdulillah sehat mas"jawab Naina


"Nai, bisakah kita bicara sebentar !?" tanya Bara penuh harap

__ADS_1


"apa yang harus di bicarakan mas,saya rasa tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan "jawab Naina masih dengan suara lembutnya


Bara tidak bisa menjawab perkataan mantan istrinya itu yang sampai sekarang masih dicintainya


"sebentar saja Nai,mas ingin mengatakan sesuatu padamu "akhirnya Bara bersuara


"baiklah mas tapi daya tidak bisa lama karena saya harus kembali bekerja "jawab Naina asal


"iya nai,saja janji tidak akan lama" jawab


Bara dan diangguki oleh Naina


"kita bicara diluar saja mas, tidak enak kalau kita bicara didalam "ucap Naina dan berjalan keluar dan duduk di kursi teras


kini mereka berdua duduk namun tidak ada yang memulai pembicaraan mereka hanya diam,Bara terus menatap wajah mantan istrinya itu yang kini terlihat sangat cantik seperti saat pertama kali mereka bertemu di sebuah swalayan tempat Naina dulu bekerja


"apa yang mas ingin katakan!? maaf mas saya tidak banyak waktu karena saya masih banyak pekerjaan yang harus segera saya selesaikan "ucap Naina memulai pembicaraan mereka yang sedari tadi hanya diam membisu


"emm i-iya nai maaf,mas hanya ingin bertanya kabar anak-anak " jawab bara yang masih saja berbasa-basi, Naina memutar bola matanya malas


"Alhamdulillah mereka semua baik mas"jawab Naina


"Nai "Bara mencoba meraih tangan Naina yang berada di atas meja namun Naina Langsung menariknya dan menyembunyikannya dibawah meja


"maaf "jawab Bara dan Naina hanya mengangguk


"Nai, tidak inginkah kamu kembali bersamaku !? maafkan sikapku selama ini nai yang selalu mengabaikanmu dan anak-anak, tapi saya janji nai jika kita kembali lagi saya akan berubah dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang seperti dulu lagi nai mas janji" Bara mengutarakan keinginannya namu naina hanya Diam tidak menanggapi ucapan mantan suaminya itu

__ADS_1


Naina mengernyitkan keningnya karena terkejut dengan apa yang dikatakan oleh ayah anak-anaknya itu, karena sepengetahuan naina Bara sudah menikah tapi kenapa sekarang dia datang meminta Naina untuk kembali padanya namun Naina hanya diam saja mendengarkan tak ada niat sedikit pun untuk menyahuti ucapan ayah anak-anaknya itu


"kita bangun kembali keluarga kecil kita,kita besarkan anak-anak bersama saya janji mami tidak akan lagi ikut campur dengan rumah tangga kita


sekali lagi maafkan saya Naina karena saya baru sadar setelah kepergianmu dan anak-anak,saya tidak bisa apa-apa tanpa kalian hidupku rasanya hampa "ucap Bara lagi dengan mata berkaca-kaca


Dalam hati Bara bersorak senang karena Naina diam saja,Bara sangat yakin jika Naina akan menerimanya kembali karena dia sangat tau jika mantan istrinya itu cinta mati padanya


tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang mengawasi mereka dari balik etalase yang tak jauh dari meja yang mereka duduki, dua orang anak itu mengepalkan tangannya karena merasa sangat geram dengan lelaki yang selama ini membuat mereka menderita dan yang telah mengabaikan mereka serta mengusirnya keluar dari rumahnya beruntungnya mereka mempunyai seorang ibu yang sangat luar biasa hebatnya sehingga mereka tidak jadi gelandangan yang harus tidur dijalanan


"Nai kamu mau kan kembali bersama mas!?"tanya bara lagi karena Naina sedari tadi hanya diam membisu


"jawab mas Nai!! kamu maukan kembali bersama mas!? kita besarkan anak-anak kita bersama-sama dengan orang tua yang lengkap,mami dan papi pasti akan sangat senang jika kalian kembali kerumah karena rumah akan kembali ramai dengan kehadiran kalian apalagi mami sekarang sedang lumpuh karena stroke


mami pasti akan merasa terhibur dengan kedatangan cucunya " ucap Bara


"apa mas!? mami lumpuh !?" tanya Naina


"iya Nai mami tidak bisa menggerakkan kedua tangan dan kakinya,mami juga tidak bisa berbicara mami pasti akan sangat senang jika kalian ada bersama kami dan mas yakin mami akan lekas sembuh jika kamu yang merawatnya "ucap Bara,Bara tidak sadar dengan ucapannya akan semakin membuat Naina jauh darinya


Naina tersenyum sinis mendengar ucapan mantan suaminya itu


saat Naina ingin membuka suara untuk menjawab ucapan Bara dua orang anak laki-laki yang memiliki wajah yang mirip dengan Bara datang mendekati mereka


"mama"panggil mereka berdua


"buat apa Tuan Al-Bara datang kemari !?" tanya Akza dengan nada ketus

__ADS_1


"abang tidak baik seperti itu nak" Naina menegur putra sulungnya yang kini sudah mulai beranjak remaja


__ADS_2