
Yang sudah memboking tempat itu terlebih dahulu !?" ucap bu guru
"iya bu"jawab David
"kalau begitu kami permisi bu" ucap Naina dan mendapatkan anggukan dari ibu guru itu
Naina dan keluarganya berjalan meninggalkan guru anaknya yang masih terbengong-bengong melihat Naina dan keluarganya yang begitu banyak
"mungkin keluarganya Aliando dan abimanyu seerte kali ya hingga lomba seperti ini aja bawa banyak pendukung " ucap ibu guru itu
"ibu indah ngomong apa bu!?" tanya salah satu rekan bu guru indah
" itu bu ana Aliando dan abimanyu mengajak semua keluarganya untuk berikan support sedangkan anak-anak yang lain hanya datang bersama kedua orang tuanya ataupun dengan Tantenya saja" jawab bu indah
"trus kita harus menanggung mereka semua bu!?" tanya Bu ana sedikit terkejut
"ya tidak juga sih bu karena kata ayahnya ali dan abim mereka sudah menyiapkan semuanya untuk keluarga besar mereka " jawab Bu indah masih menatap kearah keluarga Naina yang sangat banyak
"oh syukurlah kalau begitu karena kalau kita disuruh menanggung mereka semua bisa-bisa dana yang kita punya tidak cukup bu" jawab bu ana
"ahh sudahlah bu ayo kita bergabung dengan yang lainnya karena kita harus segera menyiapkan segala sesuatunya untuk perlombaan yang akan di ikuti oleh anak-anak kita dan orang tuanya " jawab Bu indah lalu berjalan menuju tempat teman-teman nya berada bu ana mengikuti langkahnya
setelah semua persiapan selesai mereka pun memulai beberapa lomba yang sudah di daftar oleh anak-anak dan juga ayah,ibu ataupun paman mereka
sedangkan ali dan abim juga sudah mendaftar beberapa macam lomba bahkan mereka berkolaborasi bertiga yaitu lomba memasak
david mendampingi kedua putranya mengikuti lomba secara bergantian
David begitu bersemangat mengikuti semua lomba yang di ikuti oleh kedua putranya
Naina sangat bahagia melihat kedekatan suaminya dan anak-anaknya
"ayo pa,papa pasti bisa
ayo a', Aa' pasti menang " teriak Akza menyemangati David dan Ali yang ikut lomba kaki Tiga, kaki kiri David dan kaki kanan ali di ikat sehingga seperti mereka punya tiga kaki
begitupun dengan yang lainnya sangat heboh bahkan bu Rt dan ibu-ibu yang lain membentuk kelompok untuk jadi pemandu sorak
"go ali go,go ali go" ucap Bu Rt dan timnya
Naina hanya tertawa dan geleng-geleng kepala apalagi melihat si cantik dewi juga ikut berteriak dalam gendongan calon suami kiki
"do lali do,do papa do
papa tamu pisa papa,papa bebat"teriak dewi dan membuat Rendy calon suami kiki gemas sendiri
lalu menciumi pipi gembul dewi
__ADS_1
"no Yaya no wewi ladi telius " ucap dewi mendorong wajah Rendy yang masih mendusel-duselkan hidungnya di pipinya
"mas, nanti dia nangis loh" peringkat kiki pada calon suaminya itu
"habisnya gemas sayang " jawab Rendy terkikik
"payo papa payo tamu pasbi pisah" teriak dewi lagi
"siapa yang pisah sayang " tanya Rendy masih menggoda dewi
"papa yaya basti pisah lali tencang-tencang" jawab Dewi
Rendy tertawa melihat bibir dewi manyun-manyun saat berbicara
"sayang nanti kalau kita punya anak seperti ini ya,gemesin banget "ucap Rendy kembali menciumi pipi tembem Dewi
kiki tersenyum mendengar ucapan calon suaminya itu yang sudah request anak padanya yang menggemaskan seperti Dewi
"dunda yaya dandu wewi" adu Dewi pada kiki
"maaf sayang ayah tidak akan ganggu lagi" Rendy memang meminta semua anak-anak Naina memanggilnya ayah entah mengapa saat pertama kali melihat mereka Rendy langsung menyayangi mereka
sedangkan dengan anak-anak saudara kiki Rendy tidak begitu dekat mungkin karena mereka jarang bertemu
"ali ali...ali..pak David.... Pak david....." terdengar lagi suara yang memanggil-manggil nama ali dan David
"yeaaaay ali dan oak David menang " ucap semuanya bersorak kegirangan karena Ali dan David menang lomba kaki Tiga
kini David dan ali mendekati keluarganya dengan nafas yang ngos-ngosan setelah mengikuti lomba
"ini mas minumnya,ini sayang kalian pasti capek " Naina menyodorkan botol air mineral kepada anak dan suaminya
"makasih ma" ucap mereka kompak,Naina tersenyum mendengarnya
kini giliran Abimanyu dan Daffa yang ikut lomba kaki tiga karena David kelelahan
awalnya abimanyu mengajak akza namun akza meminta adiknya itu untuk mengajak Daffa paman kecil mereka
Daffa sangat senang karena abimanyu ingin ditemani olehnya karena ini pertama kalinya Daffa bisa ikut seru-seruan seperti itu karena dulu jika dia ingin ikut lomba mami Mita pasti melarang alasannya nanti Daffa jatuh
kini abim dan Daffa sudah Mulai berlomba para ibu-ibu semakin heboh
"ayo oppa ganteng kamu pasti bisa " teriak mereka menyemangati Daffa
" kakak pasti bisa,ayo sayang kakak ......kakak.....kakak...." teriak David menyemangati putra ke empatnya itu
begitu pun yang lain sangat heboh
__ADS_1
suara pendukung peserta lain kalah dengan suara pendukung abimanyu dan Daffa
akhirnya mereka berdua juga juara satu dan sebentar lagi mereka akan ditandingkan lagi untuk mendapatkan juara satu dua dan tiga
setelah semua peserta telah selesai berlomba kini lomba penentuan juara satu dua dan tiga dan saat ini ada lima pasang peserta lomba yang akan berlomba termasuk pasangan David dan Ali dan juga Pasangan Daffa dan abimanyu
kini kelima pasangan sudah berdiri di garis start menunggu aba-aba akan dimulainya lomba kaki tiga itu
priiittt
suara peluit yang ditiup panitia lomba menandakan perlombaan dimulai
dan tenyata pasangan ali David dan abimanyu daffa bersamaan sampai digaris finish
panitia bingung menentukan siapa yang akan menjadi juara satu dan dua dan akhirnya mereka berempat sepakat jika juara satu itu mereka dan mereka akan menerima satu piala saja untuk mereka
dan menyerahkan juara dua dan tiga pada peserta yang lainnya
"tapi pak masa ada dua juara satu?! ucap salah satu guru yang protes dengan keputusan kedua pasangan itu
"tidak apa-apa pak kami kan saudara dan memang kami juara satu jadi tidak ada salahnya jika kami yang mendapatkan juara satu bersama-sama supaya adil dan teman-teman yang lainnya juga merasakan menjadi juara "ucap ali bijaksana
semua orang kagum dengan pemikiran Ali yang tidak mau egois menguasai kemenangannya sendirian karena adiknya juga adalah juara satu
"bagaimana nak abimanyu apakah bersedia berbagi juara satu nya dengan kakaknya " tanya pak Burhan kepala sekolah Ali dan abim
"iya pak saya mau,kami kan saudara dan tinggal serumah jadi tidak ada masalah jika kamu berbagi"jawab abimanyu tersenyum pada semuanya
David dan Daffa semakin kagum kepada mereka berdua
David, Daffa dan akza bergantian menemani keduanya untuk mengikuti lomba dan mereka selalu menjadi juar satu dalam semua lomba namun kali ini Abimanyu dan Ali tidak lagi mengikuti lomba yang sama mereka memilih mengikuti lomba-lomba yang berbeda karena mereka tidak ingin lagi bersaing dan pada akhirnya akan menimbulkan kecemburuan dihati mereka jika salah satu diantara mereka haru kalah
namun saat lomba memasak ali,abim dan David berkolaborasi bertiga memperlihatkan kekompakan mereka dan benar saja mereka kembali mendapatkan juara satu kekompakan ayah dan anak serta juara satu makanan terenak yang mereka masak bersama
kedua anak-anak Naina tidak kesulitan dalam masak memasak karena mereka biasa memasak sendiri jika ibu mereka tidak sempat menyiapkan makanan untuk mereka
David juga terbiasa hidup sendiri dan mandiri sebelum menikah dengan Naina jadi memasak bukanlah hal yang sangat sulit baginya
keseruan itu tidak berhenti disitu saja karena mereka melanjutkan liburan mereka sampai sore hari
"mama Naina, author kok nggak diajak liburan !? teman author juga pengen ikut ma ,π₯Ήπ₯Ή"
"kalian nggak usah ikut bus-nya nggak muat π€π€ papa David bisa bangkrut kalau kalian pada ikut juga pasti banyak maunyaπ"
"ππππππ"
"kami juga mau jadi tim Cheerleader, author dan teman-teman sudah belajar tari hula-hula kok ma πΊπππΊ
__ADS_1
"tup...tup... janan nanis,talian ndak susah titut ya, banti wewi tasi boleh-boleh deh Yan Nanat π§ππ
π₯°π₯°πππππ makasih dewi ,kamu memang yang terbaik ππ