
Pov Abah Abdul
Hari ini kekasih hatiku pergi untuk selamanya, meninggalkanku bersama kedua buah cinta kami dia adalah Alina wanita cantik dan Soleha, pertama kali bertemu dengannya tanpa sengaja saat itu saya sedang belajar di pondok pesantren namun saya masih sering pulang untuk menemui umiku yang tinggal sendiri karena saya adalah anak tunggal
umiku rela tinggal sendiri waktu itu demi bisa melihatku seperti Abi yang sudah pergi mendahului kami karena Allah lebih sayang padanya
Alhamdulillah setelah beberapa tahun mondok kini saya sudah menjadi pengajar di pesantren tempatku menimba ilmu
saya juga punya seorang sahabat kecil kami selalu bersama tapi setelah Lulus dia tidak melanjutkan untuk tinggal di pondok lagi dia memili untuk kembali tinggal bersama kedua orang tuanya namun saya memutuskan untuk tetap tinggal dan menjadi tenaga pengajar dipondok pesantren tempatku belajar
saat sedang menunggu angkutan umum untuk pulang kerumah umi karena sedang libur tanpa sengaja ada seorang gadis berjilbab sedang dikejar-kejar oleh preman pasar dan menubrukku
"mas tolong saya"ucapnya padaku dengan napas tersengal-sengal karena habis berlari
"memangnya Mbak kenapa!?"tanyaku
"i-tu mas saya sedang dikejar oleh preman pasar itu mereka ingin mengambil uang ku"jawabnya
"ayo mas naik ke angkot,itu mereka sudah dekat "ucapnya ketakutan dan saya pun mengikuti apa katanya dan kami naik keatas angkot yang kebetulan lewat didepan kami dan benar saja saat mobil angkot itu berjalan tiga orang preman datang
"Alhamdulillah akhirnya terbebas " ucapnya mengusap wajahnya walaupun terlihat kusam tapi tiy menutupi kecantikannya
saya hanya bisa istiqfar dalam hati
"ya Allah maafkan hamba karena telah melakukan zina mata"ucapku ketika itu saya pun langsung menundukkan wajah
"memangnya mbak mau kemana !?" tanyaku tanpa melihatnya
"saya tidak tau harus kemana karena dikota ini saya tidak punya siapa-siapa karena saya anak yatiama piatu yang mencoba untuk merantau namun berakhir seperti ini dikejar -kejar preman "jawabnya dengan suara bergetar
"trus rencana mbak sekarang apa!?" tanyaku lagi
"saya tidak tau mas"jawabnya
"begini saja mbak,mbak ikut sama saya kerumah ibu saya karena beliau tinggal sendirian " ucap ku
"trus mas tinggal dimana!?" tanyanya
__ADS_1
"saya tinggal di pesantren, kebetulan hari ini saya mau menemui ibu karena sedang libur "jawabku
"oh, apakah mas dan ibu mas tidak keberatan jika Saya tinggal dirumah kalian !?" tanyanya dengan suara ragu-ragu,saya hanya menatapnya sebentar lalu menunduk lagi
"tidak apa-apa, yang ada umi pasti senang, saya juga merasa tenang jika ada yang menemani umi selama saya tinggalkan "jawabku
"trus masnya tinggal dimana!?" tanyanya
"Saya tinggal di pesantren karena kebetulan saya jadi pengajar disana" jawabku
"oh tapi apakah ibu mas tidak keberatan jika saya tinggal dirumah kalian !?" tanyanya lagi terdengar ragu-ragu
"insya Allah umi tidak akan keberatan dan saya juga merasa senang karena ada yang menemani umi dirumah dan tidak kesepian lagi jika ada mbak yang menemani" jawabku
kami pun pulang kerumah umi dan saya perkenalkan umi dan gadis itu yang ternyata bernama Alina,saya baru mengetahui namanya setelah dia menyebutkannya pada umi begitupun lina baru mengetahui namaku dari umi
umi sangat senang karena Lina ingin tinggal bersama umi dirumah, untuk menghindari fitnah malam ini terpaksa saya tidur dimesjid dekat rumah dan ke esokan harinya kembali ke pesantren
umi sebenarnya belum rela jika saya pulang secepat itu tapi umi paham dengan kondisi sekarang karena dirumah Umi sudah ada Lina yang menemaninya
kutitipkan umu pada lina dan dia berjanji akan merawat umi dengan baik seperti ibu kandungnya sendiri
saya membayar bik marni janda beranak tiga untuk membantu umi bersih-bersih dirumah
selang beberapa bulan umi memintaku untuk menikahi alina karena umi tidak ingin Alina di jadikan memantu oleh orang lain kata umi,umi sudah senang dan nyaman bersama Alina
saya pun menuruti kemauan umi untuk menikahi alina sigadis cantik dan Soleha
umi tidak salah memilihkanku seorang istri awalnya kami menikah tanpa cinta namun seiring berjalannya waktu kami saling jatuh cinta dan dia adalah cinta keduaku setelah Umi begitupun dengannya Saya adalah lelaki pertama yang dicintainya
kebahagiaan kami semakin sempurna dengan kehadiran putri pertamaku yang kuberi Nama Naina Nurannisa dan saat itu saya masih mengajar di pesantren dan pulang kerumah saat akhir pekan
namun saat istriku hamil anak kedua kami ,saya memutuskan berhenti mengajar dan keluar dari pesantren dan mulai merintis usaha kecil dirumah dan Alhamdulillah berkah dan usahaku pun semakin sukses walaupun tidak seberapa suksesnya namun dapat memenuhi semua kebutuhan keluarga kami
Alhamdulillah dapat istri yang soleha mampu mendidik anak-anak kami dengan begitu baiknya,dalam didikannya kedua putri kami menjadi anak yang Soleha dan penurut
istriku tak pernah mengeluh seberapa pun nafkah yang kuberikan diterimanya dengan penuh rasa syukur
__ADS_1
dia adalah bidadari surgaku saya selalu berdoa dan meminta kepada Allah agar kami diberikan kesetiaan dalam rumah tangga kami ini sampai maut memisahkan
sampai akhirnya umi meninggalkan kami untuk selama-lamanya
selain mengelola perkebunan saya pun merintis usaha service elektronik dirumah banyak tetangga bahkan tetangga kampung pun banyak yang datang untuk memintaku memperbaiki alat-alat elektronik mereka
sampai akhirnya putri sulungku meminta untuk kuliah di kota setelah Tamat SMA, Nainaku memang gadis mandiri
keahlian memasak Ibunya menurun padanya dan bercita-cita ingin memiliki toko kue
Naina melanjutkan pendidikannya mengambil jurusan tata boga namun hanya diploma D3 saja katanya untuk sebagai pegangan
Naina juga bekerja dan disanalah putriku bertemu dengan seorang pria breng sek yang lari dari tanggung jawabnya sebagai seorang suami
menelantarkan Putriku yang telah memberikannya banyak keturunan
dan disaat putriku hamil anak kelimanya keturunan yang selama ini mery idam-idamkan, putriku dibuang layaknya seonggok sampah tidak berguna
setelah mengetahui semuanya saya dan istriku merasa bersyukur karena putriku sudah terlepas dari mereka
kami memutuskan untuk tinggal bersama mereka,dikota saya bersyukur anakku bisa memiliki rumah dan toko walaupun awalnya pasti sangat sulit untuknya
namun dengan bantuan sahabat kecilku dan istrinya putriku bisa melewati semuanya saya sangat berterimakasih kepada mereka karena disaat terpuruknya Putri sulungku masih banyak orang-orang baik yang mau membantunya
dan kini putriku bisa sukses tanpa campur tangan mereka
saya dan istriku tau jika mantan Suaminya datang untuk meminta rujuk namun saya tidak mau ikut campur karena saya tau putriku dapat memutuskan yang terbaik untuk hidupnya
sebenarnya saya sudah sangat geram dengan kedatangan mantan menantuku namun Alina selalu menenangkanku karena dia tau saya itu mudah terpancing emosi namun dia sangat tau bagaimana cara untuk menenangkanku
dia adalah bidadari surga yang dikirimkan Allah untukku,cara Allah mempertemukan kita dengan jodoh memang tidak ada yang bisa menduganya
namun kini dia telah bpergi untuk selamanya meninggalkanku sendiri
"Ya Allah berikanlah kepada hamba ketabahan dan kekuatan serta berikanlah hamba umur yang panjang untuk memenuhi janjiku pada istriku agar saya dapat mendampingi kedua putriku menemukan jodohnya walaupun putri sulungku pernah gagal dalam berumah tangga namun saya yakin kamu akan memberikannya sebuah kebahagiaan "
mulai malam ini saya harus terbiasa tidur Tanpa kekasih hati ku yang selalu menjadi penenang dan menyemangatku
__ADS_1
"sayang kamu yang tenang disana ya, cintamu akan abadi dihatiku "