
"Bang makan bakso yuk" ajak abimanyu pada akza
"makan bakso dimana!!?" tanya akza
"ditempat biasa "jawab Abimanyu
"ditempatnya mang soleh!?" tanya akza lagi
"iya"jawab Abimanyu cepat
"ya sudah ayo, sudah lama juga nggak kesana coba kamu tanya siapa tau juga pengen makan bakso "ucap akza
Abimanyu pun mendatangi kamar kakak-kakaknya
tok tok tok
"mas,mas Attar "panggil Abimanyu sambil mengetuk pintu kamar sang kakak
ceklek
"ada apa dek!?" tanya Attar
"mas makan bakso yuk!" ajak abimanyu
"makan bakso dimana dek!?" tanya Attar
"di warung mang soleh mas, sudah lama kita nggak makan disana jadi mumpung semua libur kita makan bareng-bareng "jawab Abimanyu
"ya sudah mas ganti baju dulu" jawab Attar
"nggak usah mas itu aja,kan dekat aja lagian mas sudah ganteng banget pakai baju itu"ucap abimanyu terkikik
"ya sudah ayo " jawab Attar
"mas duluan aja turunnya,abim mau panggil Aa' siapa tau mau ikut juga" kata abimanyu
"ya sudah sana panggil Aa' mu,mas tunggu disini biar kita bareng-bareng aja turunnya " jawab Attar
"Oke " ucap abim dan berlari kekamar kakaknya Ali
tok tok tok
"A' Aa' "panggil abim sambil mengetuk pintu kamar kakak ketiganya itu
ceklek
"kenapa dek!?" tanya Ali saat pintu kamarnya terbuka dan melihat adiknya berdiri didepan pintu kamarnya dengan senyuman Pepsodentnya
"makan bakso bareng yuk A',tuh mas dan abang sudah menunggu kita" ucap abimanyu
"makan bakso simana dek!?" tanya Ali
"ditempatnya mang soleh,yuk cepatan" jawab Abimanyu menarik tangan kakaknya itu
"sabar dek,mang soleh nya tidak bakal kemana-mana " ucap ali
kini mereka berkumpul diruang tengah
"kok sepi,pada kemana!?" tanya Ali
"mama sama papa ngajak adik-adik bermain ketaman " jawab Akza
"kok nggak ngajak-ngajak" ucap Ali
"ke empat bocil sudah tidak sabaran " jawab akza
"trus dewi mana!?" tanya ali lagi
"lagi joging sama teman-temannya " jawab akza lagi
"sudah ah tanya mulu,ayo berangkat sekarang aja nanti nggak kebagian tempat duduk " sahut Attar
dan diangguki oleh yang lainnya
__ADS_1
"kita kesana naik apa nih!?" tanya akza oada Adik-adiknya
"naik motor aja kak, seru bonceng- boncengan
abim bareng abang dong" ucap abimanyu
"ya sudah ayo berangkat sekarang " ajak akza lalu mengambil kunci motornya di bufet khusus tempat kunci motor
mereka pun pergi dengan mengendarai motor metik milik ibu dan dewi adiknya karena mereka fikir tempatnya dekat jadi mereka sayang jika memakai motor gede kesayangan mereka
"Bang kita singgah ya kerumah papa siapa tau papa sudah pulang"ucap abimanyu saat melewati rumah Bara
"memangnya untuk apa kita singgah dek, bukannya kamu takut ketemu sama oma!?" pancing akza karena dia sangat tau jika adiknya itu dulu sangat takut jika sudah bersangkutan tentang keluarga ayah kandung mereka
"kan ada abang,mas dan Aa'"jawab abimanyu
"dulu juga ada kami bahkan ada mama tapi kamu takut sama oma"ucap akza menggoda adiknya itu
"hehehe itukan dulu bang waktu kita masih kecil sekarang kan abang sudah besar dan berotot jadi abimanyu tidak akan takut " jawab abimanyu cengengesan
"iya sudah kita makan bakso dulu dan kita tanya mas dan Aa',kita minta pendapat mereka " jawab akza dan diangguki oleh adiknya itu
mereka turun dari motor dan melangkah masuk kedalam warung bakso mang soleh yang tempatnya semakin luas dan Bagus pengunjungnya juga banyak sekali
"kita duduk disana saja bang" tunjuk Attar
dan mereka berjalan ke meja yang ditunjuk oleh Attar kebetulan meja itu kosong
seorang pria seusai akza datang menghampiri mereka
"mau pesan apa mas-mas " ucap pria itu
akza mendongakkan kepalanya karena merasa kenal dengan suara orang itu
"eh kamu zukri kan!?" tanya Akza
"iya tapi eh kamu akza!?" tanya zukri yang juga mengenali akza
"iya za,ya mau bagaimana lagi cari kerja susah apalagi cuma ijazah SMA saja" jawab zukri
"nggak apa-apa bro yang penting pekerjaannya halal" ucap akza tersenyum
"iya kamu benar za,lagian juga tempat mang soleh ini tempatnya dekat dari rumah tinggal jalan kaki saja sudah sampai jadi nggak butuh biaya transportasi dan juga makannya ditanggung sama mang soleh tiga kali sehari hehehehe jadi bisa hemat gaji bisa dikasi ke emak semua "jawab zukri cengengesan
"Oalah malah curhat maaf maaf,kalian mau pesan apa!?" tanya zukri mereka pun menyebutkan pesanan mereka
"oke ditunggu ya" ucap zukri dan diangguki Akza bersaudara
saat menunggu zukri datang akza bertanya pada kedua adiknya yang lain tentang permintaan Abimanyu untuk singgah di kediaman ayah kandung mereka
"tapi katanya papa dan keluarganya keluar negeri kan bang!?i" tamya Ali
"iya sih tapi siapa tau aja mereka Sudah balik "jawab akza karena tidak ingin mengecewakan adiknya
"oh ya sudah pulang dari sini kita singgah cari tau kabar papa bara karena terakhir kita ketemu saat papa dirumah sakit dan mata papa buta" sahut Aliando mengingat saat mereka menjenguk Bara saat masih dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
tak berapa lama zukri datang membawa pesanan mereka
mereka makan baksonya dengan lahap
mereka sangat menikmatinya
setelah makan dan membayar tagihannya akza mendekati zukri
"kri ini buat emmak ya, kapan-kapan saya silaturahmi ke emmak" ucap akza menyerahkan beberapa lembar uang merah yang di bungkus pakai tissue karena nggak ada amplop
akza tidak ingin ada yang melihatnya
"apa ini za!?" tanya zukri
"saya ada sedikit rezeki kri,kasi ke emmak ya
dulu emmak sering bekalin nasi uduk buatannya
__ADS_1
salam buat emmak ya " ucap akza menepuk pundak sahabatnya itu
"makasih banyak ya za, nanti saya sampaikan salammu buat emmak " jawab zukri
"oke kami pulang dulu ya "ucap akza dan keluar dari dalam warung bakso mang soleh
seperti kesepakatan mereka saat pulang mereka sengaja singgah di rumah oma Dianra
"permisi pak" ucap akza sopan
"iya ada apa ya dek!?" tanya pak satpam itu
"Pak Al-Bara sudah pulang nggak pak dari luar negri !?" tanya Akza
"kalau bisa tau ada perlu apa ya dek!?" tanya security itu lagi yang name tag nya tertulis Tohari
"kami hanya ingin bertemu pak" jawab akza lagi
"Kalau hanya mau minta sedekah saja dari Tuan Al-Bara lebih baik adik-adik ini pulang saja karena didalam hanya ada nyonya dan tuan Tuan Ibrahim dan beliau sedang beristirahat "jawab security itu lagi
mereka ketiga adik Akza sudah mengepalkan tangannya menahan emosinya
"kami kesini bukan untuk meminta sedekah pak kami hanya ingin bertemu dengan ayah kami" jawab akza akhirnya
"hahahaha ngadi-ngadi kalian masa kalian anak-anak Tuan Bara" pak toha tertawa terbahak bahak mendengar ucapan akza yang mengatakan bahwa mereka anak-anak Bara
"kamu kenapa har ??! tertawa besar sekali "tegur pak amin saat baru datang karena kebelet buang air
"itu pak ada yang mengaku-ngaku anaknya Tuan Al-Bara " jawab pak Tohari
"apa!? anak-anak tuan Bara !?"ucap pak amin terkejut,pak amin segera melihat keluar pagar dan sana berdiri empat orang anak muda berwajah tampan
"Den Akza, Attar, Ali Abimanyu !?" ucap pak Amin
"Alhamdulillah pak amin ternyata masih mengingat kami" ucap Abimanyu
pak amin segera membuka pintu pagar dan mempersilahkan mereka masuk
"kenapa mereka di biarkan masuk pak !?" tanya Tohari
"kenapa saya tidak izinkan !! mereka ini anak-anak Den Bara cucu-cucu tuan Ibrahim "jawab pak amin dan Tohari sangat terkejut
"apa!? jadi mereka benar-benar anak tuan Bara !?" ucap Tohari terkejut
"mari den saya antar kedalam bertemu dengan tuan dan nyonya besar " ucap Pak amin
"papa juga ada kan pak !?" tanya Attar
"kalau den Bara lagi kerumah sakit kontrol den di temani den Narendra " jawab pak amin
"kalau begitu kami tidak usah masuk saja pak" jawab Abimanyu
"loh kenapa den!?" tanya pak Amin
"nggak apa-apa pak,biar lain kali saja kami datang " ucap Abimanyu lagi
"ayo bang,Mas, Aa' kita pulang papa juga nggak ada "ucap abimanyu
mereka bertiga tau jika adiknya itu takut pada oma mereka
"baiklah ayo kita pulang,maaf pak amin kami pulang saja dulu nanti kami mampir lagi" ucap akza
"oh begitu ya den" jawab pak amin
"iya pak kami pamit ya" pamit akza namun saat mereka membalikkan badan untuk naik kemotor mereka tiba-tiba saja Tuan Ibrahim keluar
"pak amin mereka cari siapa !?" ucap Tuan Ibrahim
mereka berlima menoleh menatap laki-laki sepuh itu
"ini tuan Den Akza dan adik-adiknya " jawab pak amin
"Akza !?" ucap Tuan Ibrahim terkejut
__ADS_1