Dive Into You

Dive Into You
GAURI TERPILIH


__ADS_3

Rencananya pemberian vote terhadap calon anggota BEM ini akan berlangsung sampai jam lima sore. Kemudian para calon yang terpilih nanti akan diumumkan keesokan harinya. Sampai saat ini tempat itu masih ramai oleh orang-orang yang memberi suara mereka. Bahkan semakin ramai ketika Satrio ada disana. Setelah tidur sebentar di sekre BEM, Satrio akhirnya keluar kandangnya untuk melihat keadaan tempat voting.


Mila masih mencoba menghubungi Gauri dan belum juga diangkat. Gauri pasti akan kaget melihat seleksi tahap selanjutnya itu akan seperti ini. Satrio dan beberapa temannya selama disana juga sambil mempromosikan pemilihan ini kepada siapapun yang lewat. Sampai saat ini posisi Gauri belum tergantikan bahkan semakin kuat dia atas.


Peran Satrio cukup besar terhadap posisi yang didapat Gauri ini. Setiap orang yang dia promosikan tangannya selalu mengarahkan pilihan mereka kepada Gauri. Entah sebenarnya apa yang diinginkan Satrio jika Gauri benar terpilih menjadi anggota BEM. Posisi sementara yang dipimpin Gauri ada satu orang lagi wanita dan tiga orang sisanya lelaki. Sayangnya wanita itu bukan Mila, sehingga dirinya sudah menyerah duluan.


Dengan terburu-buru Gauri mandi dan siap-siap. Begitu terbangun Gauri otomatis mengecek ponselnya seperti sebuah kebiasaan. Gauri kaget dengan banyaknya missed call dan pesan dari Mila. Mila sudah menjelaskan keadaannya bagaimana, sehingga Gauri langsung terburu-buru untuk ke kampus. Tidak lupa Mila memberitahu Gauri tentang apa yang dilakukan Satrio disana.


Mendengar tentang apa yang dilakukan Satrio disana semakin membuat Gauri kesal. "Tuh orang maunya apa sih?" ucap Gauri dalam hati. Dari yang awalnya Gauri akan berangkat pukul sebelas siang, sekarang dirinya harus bersiap-siap lebih awal dan memesan ojek online untuk mengantar Gauri ke kampus dengan cepat. "Duh ... gue malu banget muka gue terpampang kayak gitu," kesal Gauri.


Beberapa mahasiswa mulai pergi satu persatu bersamaan dengan jadwal kuliah yang sudah dimulai. Setelah beberapa mulai pergi, Satrio dan beberapa anggota lain melakukan perhitungan sementara terhadap hasil yang telah didapat. Sampai saat ini posisi Gauri tidak pernah goyah, senyum tipis pun terlihat diwajah Satrio. Dengan wajah heran dari teman-temannya, "Yo, hati-hati beneran suka lo sama si Gauri itu." Caraka hanya membalasnya dengan gelengan kepala dan gerakan tangan menunjukan hal yang tidak mungkin.


Sesampainya di kampus Gauri langsung berlari ke arah papan yang berada di loby kampus. Sekarang keadaannya cukup sepi, Satrio dan teman-temannya juga tidak terlihat disana. Gauri berjalan menuju papan itu kemudian menunjukan wajah kaget dengan apa yang dilihatnya. Bagian voting untuk dirinya sudah penuh sampai ada yanga asal menepelkannya di tempat kosong yaitu wajah Gauri.


"Wah bener nih orang ga waras, pikirannya ga bisa ditebak," kaget Gauri.

__ADS_1


"Kalo gue masuk terus emang dia mau ngapain sih, kok ngotot banget sih gue harus masuk."


"Gue berharap didalem sana lo bisa beneran lakuin apa yang lo bilang ke gue ... " ucap Satrio.


Tadi Satrio sempat ke kamar mandi sebentar dan ketika kembali melihat Gauri yang sendirian di depan papan pemilihan itu.


Gauri menengok ke kanan ternyata sudah ada Satrio yang berjalan ke arahnya sambil berbicara padanya. Keduanya punya sifat yang sama yaitu tidak mau dikalahkan. Ketika Gauri memutuskan maju karena tidak mau kalah melihat kesombongan Satrio, Satrio juga semakin mendorong Gauri untuk masuk terutama setelah mendengar jawaban interview nya.


"Pengumuman final siapa yang terpilihnya bakal diumumin sore nanti, gue harap lo luangin waktu buat liat ya." Satrio pergi setelah mengatakan hal itu. Satrio benar-benar tidak melihat siapa lawannya mau lelaki atau wanita dia tetap menyama ratakan semuanya." Oke pasti gue tungguin hasilnya," ucap Gauri sedikit keras berharap Satrio mendengarnya. Tetapi Satrio tetap berjalan tanpa menoleh.


Gauri hanya bisa membicarakan kekesalannya ini melalui second account social medianya. Panjang lebar Gauri tuliskan kekesalannya. Meskipun tidak ada teman yang melihat postingan itu tetapi setidaknya perasaan kesalnya sudah tersalurkan. Berkat kemampuan hacking Bimo, Caraka selama ini berhasil menjadi salah satu followers akun tersebut tanpa diketahui Gauri.


Di kantin kampus sudah ada Mila yang menunggu Gauri untuk makan siang bersama. Mila bercerita kalau dirinya tidak akan ada kemungkinan untuk bisa lolos, bahkan hasil votingnya jauh dari yang lain. Gauri malah iri dengan Mila karena tidak banyak yang memilihnya. Gauri sekarang takut jika dirinya benar terpilih, apa yang akan dirinya lakukan di kandang harimau itu seorang diri.


"Tapi gue bingung deh Ri, lo kok se ga sukanya gitu sama Kak Satrio?" tanya Mila.

__ADS_1


"Kalo dipikir-pikir lagi, perasaan dia ga pernah ngapa-ngapain lo," lanjut Mila.


"Gayanya tengil terus kepedean terus sombong pula jadi gue ga suka dia," jawab Gauri.


"Cuma dari situnya doang? Kata orang-orang dia pemimpin yang baik loh padahal," ucap Mila.


"Selama sisi itu belum keliatan di gue, penilaian gue tetep sama ke dia."


Jam lima sore akhirnya datang juga, sepuluh calon anggota tadi diminta mendatangani sekre BEM. Suasana cukup formal sehingga Satrio membukanya juga dengan serius. Papan yang tadi ada di loby kini sudah berada di sekre BEM. "Oke, semua sudah hadir disini ya?" tanya Satrio. Sebelum memulai pengumumannya Satrio terlebih dulu memastikan semua yang akan datang sudah berada di sekre.


"Sebelumnya saya tidak akan terlalu lama disini, saya yakin rekan-rekan semua sudah cukup lelah melalui kelas hari ini."


"Bisa kita perhatikan dari papan pemilihan, sudah terlihat siapa-siapa saja yang berhasil lolos ya," ucap Satrio.


"Oke, saya umumkan ya disini ada Gauri, Seto, Dian, Agung dan Raka ... atas nama tersebut bisa maju kedepan," ajak Satrio.

__ADS_1


Gauri maju dengan ekpresinya yang sedikit asam dan melirik Satrio kesal. Satrio juga yang melihat lirikan Gauri hanya membalas dengan senyum tipis nya.


Setelah dilakukan pengumuman hasil, pembina BEM dari pihak yayasan dan dosen memberikan beberapa patah kata sambutan untuk mahasiswa yang terpilih dan kata penyemangat bagi yang belum terpilih. Acara pengumuman ini berlangsung kurang lebih satu setengah jam. Terlihat dari raut wajah Gauri banyak kata-kata kesal yang ingin dia bicarakan kepada Satrio, namun hanya berakhir sebagai lirikan-lirikan tajamnya saja. Rencananya besok akan dilakukan pengumuman via social media terkait siapa saja mahasiswa yang berhasil terpilih.


__ADS_2