Dive Into You

Dive Into You
KESIBUKAN BEM


__ADS_3

Acara gathering yayasan berjalan dengan baik berkat semua panitia yang dibantu anggota BEM kampus. Satrio sempat menawar Gauri untuk ke kampus bersama, tetapi Gauri menolaknya karena dirinya memilih langsung pulang saja. Dari awal Gauri memang tidak berniat kembali ke kampus lagi, karena itu Gauri sudah membawa semua barang-barangnya.


Gauri pulang dengan memesan taksi online, karena daerah diadakannya gathering tidak banyak transportasi umum. Sepanjang jalan Gauri terus saja menghela nafasnya panjang, seharian ini dirinya sibuk dengan acara gathering. Tiba-tiba salah satu temannya mengingatkan melalui grup chat kelasnya kalau besok ada kuis. Gauri langsung panik karena tidak ingat kalau besok ada jadwal kuis.


Sesampainya dirumah Gauri langsung buru-buru masuk ke kamarnya untuk belajar persiapan kuis besok. Malam itu sebenarnya ayahnya Gauri sudah pulang, tetapi Gauri tidak menyadari kehadiran ayahnya. Gauri terlalu panik karena besok kuis, apalagi kuis ini untuk mata kuliah yang menurutnya sulit dimengerti.


Sementara di Sydney, Caraka juga sedang membaca-baca lagi tugas akhirnya. Dirinya sengaja menyamakan jadwal sidang offline nya dengan kejuaraan renang. Jadi jika sesuai dengan rencananya, setelah sidang Caraka bisa langsung menonton kejuaraan renang. Caraka sudah mendapat izin untuk ke Jakarta dari dokternya. Dengan syarat menjauhi tempat yang bisa menjadi pemancing gejala-gejalnya muncul.


Caraka tahu pasti, pergi ke kejuaraan bisa memancing gejalnya untuk muncul. Tetapi dirinya juga tidak mau melewatkan kejuaraan ini, akhirnya Bagas bisa menunjukan kemampuannya disana. Bagas bisa mendapatkan perhatian yang selama ini tidak dia dapatkan karena tertutup oleh dirinya dan Mike. Caraka hanya perlu hati-hati saja selama disana.


Paginya Gauri sudah sibuk bersiap-siap untuk berangkat ke kampus. Ayahnya dari pagi-pagi sekali sudah keluar dari rumah. Katanya ada pekerjaannya yang tertunda selama dirinya ke luar kota. Melihat Gauri yang terburu-buru, ibunya tidak lupa mengingatkan Gauri untuk sarapan dulu sebelum pergi. "Biar fokus kuliahnya sarapan dulu Ri," ucap Citra. Gauri yang sudah didepan pintu hanya sedikit menyahuti ibunya, "Aku sarapan di kampus aja, Bu."


Sebelum masuk kelas Gauri memang menyempatkan ke kantin untuk membeli roti sebagai menu sarapannya. Pagi itu kantin tidak se ramai seperti saat jam makan siang, jadi Gauri tidak perlu sampai mengantri. Sambil memegang roti di tangan kanan dan note kecil di tangan kiri, Gauri berjalan menuju kelasnya. Karena terlalu fokus sampai dirinya tidak menyadari ada orang didepannya.


Bukk ...

__ADS_1


"Aduhduh ... sorry tadi gue ga merhatiin jalan," ucap Gauri.


Ternyata itu adalah Satrio yang bajunya sudah terkena selagi dari roti yang dipegang Gauri. Sambil melihat Gauri dan melihat bajunya yang kotor, "Gauri ... please ini masih pagi ya, gue lagi gamau berurusan sama lo," kesal Satrio.


"Duh sorry banget Kak gue ga sengaja, mau gue cuciin bajunya ga?" tanya Gauri.


"Ga perlu gausah, sana masuk kelas ... Kuisnya mau dimulai," ujar Satrio sambil berjalan dan menggosok-gosok noda di bajunya.


Sorenya ada rapat di sekre BEM, dan akan dihadiri oleh ketua jurusan media broadcasting. Gauri yang sudah menyelesaikan kuisnya dengan aman dan tepat waktu juga sudah berjalan menuju sekre. Satrio hari ini tidak ada kelas tetapi sudah standby di sekre BEM. Ketika semua anggota sudah berkumpul, rapat hari ini dibuka oleh Satrio dan dilanjutkan oleh ketua jurusan media broadcasting.


Akan banyak media yang meliput kejuaraan ini, terutama media dari kampus-kampus karena momen ini adalah momen yang spesial dan cukup jarang terjadi. Dahulu sempat ada rumor tentang lokasi diadakannya kejuaraan yaitu di Jakarta, tetapi rumor itu hanya berlalu dan tidak pernah terjadi kecuali tahun ini. Rumor ini muncul ketika Caraka dan Mike masih menjadi atlit yang diandalkan oleh mereka. Caraka sampai sempat marah karena harapan palsu yang diberikan kepada mereka.


Setelah mendengar penjelasan dari ketua jurusan media broadcasting, Satrio langsung membagi anggotanya sesuai dengan posisinya masing-masing. Satrio sempat tahu dari Aura kalau kakak sepupunya Gauri akan bertanding di kejuaraan kali ini. Jadi Satrio memanfaatkan keadaan dengan memasangkan dirinya dan Gauri. Satrio berfikir Gauri yang punya orang dalam akan memudahkannya mendapatkan berita ter akurat.


Kejuaraan akan dilaksanakan dalam tiga hari lagi. Jadi Satrio berharap kepada anggotanya yang lain bisa memaksimalkan semua persiapan untuk hari itu. Jika ada yang diperlukan mereka bisa langsung melapor padanya, agar nantinya bisa di koordinasikan lagi dengan para mahasiswa media broadcasting. Setelah semuanya paham dengan pekerjaan masing-masing, Satrio pamit duluan karena ada tugas yang harus dikerjakan.

__ADS_1


Hanya kampus mereka yang diberi kesempatan menjadi perwakilan universitas lain untuk meliput acara kejuaraan ini. Sehingga semuanya harus dipersiapkan dengan matang. Gauri cukup bersemangat karena dirinya tidak perlu bolos rapat BEM untuk datang ke kejuaraan itu, melainkan kini dirinya mendapat tugas khusus meliput kesana. Gauri tidak lupa mengabari Bagas yang saat ini sedang sibuk sehingga tidak langsung membalas pesan Gauri.


Ini adalah bimbingan terakhir sebelum sidang offline nanti di Jakarta. Caraka tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosennya yang dengan senang hati bersedia melakukan bimbingan dengannya melalui online. Para dosennya juga menyemangatinya Caraka yang sedang melakukan pengobatan di Sydney. Rencananya sidang akan dilakukan sehari sebelum kejuaraan diadakan.


Tiket sudah dipesan, beberapa baju yang akan dibawanya juga sudah siap didalam koper. Semuanya sudah selesai dipersiapkan, tinggal mempersiapkan kondisinya saja. Sebelum berangkat ke Jakarta, Caraka diminta untuk menemui dokternya dulu. Selain untuk keperluan sidang dan menonton kejuaraan, sebenarnya Caraka ada urusan lain dengan kakeknya yang dirinya sendiri belum tahu itu apa.


Sampai hari kejuaraan sekre BEM terlihat sibuk dan selalu penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang. Semuanya sibuk mempersiapkan segalanya dengan baik. Beberapa kali mahasiswa media juga mampir untuk briefing singkat. Berbeda dengan kesibukan yang ada di sekre BEM, Satrio ketuanya sendiri juga sedang sibuk dengan kuliahnya.


"Kayak ga liat Kak Satrio deh hari ini," ucap Gauri kepada temannya di BEM.


"Kak Satrio lagi sibuk juga beresin projek kuliahnya ... nanti paling sorean dia kesini, kenapa?" tanya temannya.


"Engga sih, gue kan bareng sama dia ke tempat langsung jadi mau nyamain list kerjaan aja," jelas Gauri.


"Hari ini pasti dateng sih, tapi agak sorean tungguin aja." temannya kembali mengerjakan sesuatu di laptopnya.

__ADS_1


"Kadang suka kagum juga sih sama orang-orang yang bisa bagi waktunya dengan baik gitu." gumam Gauri dalam hati.


__ADS_2