
Sebelum makan malam mereka bercengkrama sebentar.
"Rangga ko kamu udah disini aja"tanya mama naumi.
"Iya tan kebetulan ada meeting sama pak bos"ucap rangga sambil menunjuk alex.
"bukan buat ketemu gebetan ya kak"tanya tata.
"Ya sekalian itu lah"ucap rangga.
"Memang sipa gebetan mu kak"tanya audi.
"Iya kenapa gak dibawa kesini"tanya iren.
Mereka pura pura tidak tau jika rangga memang sedang dekat dengan karin.
"Hem memang harus dibawa kemari ya"tanya rangga.
"Iya dong kak kan biar kita kenal iya gak kar"tanya tata.
"Ko nanya aku sih ta"tanya karin.
"Ya kar cuman nanya jangan sewot gitu donk"ucap tata
"Sudah ayo kita makan"ucap papa angga.
"Iya kenapa kalian malah membicarakan rangga,perut ayah udah lapar tau"ucap ayah abraham.
"Maaf ayah"ucap tata.
Mereka akhirnya makan malm bersama
Setelah makan malam mereka memutuskan untuk berkumpul ditaman belakang menggelar tikar di taman.
"Wah langitnya indah"ucap audi smabil melihat keatas.
"Iya indah sekali"ucap iren.
"Kak bayu langitnya indah gak,atau lebih indah audi"tanya tata.
Bayu yang mendengar ucapan tata pun membulatkan matanya sempurna.
"Kenapa kakak malah melototi aku"tanya tata
"Apa pertanyaan ku salah"tanya tata.
"Tidak ko sayang"ucap alex
"Lalu kenapa dia seperti itu"tanya tata.
"Kenapa sih nyonya harus menanyakan itu aku harus jawab apa kalua aku bilang lebih indah audi nati orang tau kalo aku ada hubungan dengan audi jika aku jawab langit nanti audi marah sama aku"batin bayu.
Tata yang mendengar batin bayu hanya tersenyum.
"Ya tinggal jawab aja kak apa susuahnya"ucap tata.
"Maksud kakak apa"tanya audi.
"Iya dia itu aku bilang indahan kamu tapi ia takut sama pak bosnya,kalau bilang langit yang indah dia takut kalau kau marah di"jawab tata.
"Loh nyonya tau dari mana"bingung bayu.
"Kau tak tau bay kalo tata bisa dengar kata hati mu"ucap alex
__ADS_1
"Apa"ucap bayu terkejut.
"Jadi tata busa denger batin kami"tanya rangga.
"Iya"jawab tata.
"Jadi kau tau juga kalau aku..."ucapanya menggantung karean tak sanggup meneruskannya.
Tapi tata mengerti apa yang dimaksud rangga.
"Iya aku tau kalau kau sedang terkagum kepada seseorang"ucap tata samabil melirik karin.
"Wah parah ini"ucap rangga.
"Kenapa parah kak"tanya audi
"Parah aku harus bicara dimana biar orang tak tau"tanya rangga.
"Tanya pada usus mu saja kakak biar gak ad ayang tau"ucap iren.
Ucapan itu membuat mereka tertawa bersama.
Para orang tua masuk bersama rara.sedangkan anak muda semua masih ditempat taman.
Mereka saat mereka berkumpul datang lah bibi yang membawa hasil bakar bakar,merak tidak BBQ sendiri mereka menggunakan cfe dari restoran lexta.
"Terimakasih bi "ucap mama naumi.
"Masih banyak gak bi disana"tanya tata.
"Masih nyonya"ucap bibi
"Ya sudah buat kalian saja ini udah cukup buat kami"ucap tata
"Baik nyonya muda terimakasih"ucap bibi.
"Gak salah lex kamu milih istri,pantes aja kamu nunggu dia 11 tahun"ucap rangga.
"Iya bener tuan anda beruntung sekali mendapatkan nyonya muda"ucap bayu.
"Iya lah sebab itu aku selalu menunggunya"ucap alex.
"Kalo boleh saya mau satu uang sepertu itu,sudah baik,ramah,dan paling saya suka saat dia menangani musuhnya"ucap bayu tanpa sadar di sisi lain ada seorang yang kepanasan.
"Hey dia istriku"ucap alex bercanda.
"Kak bayu jangan memujiku seperti itu ada hati yang terbakar"ucap tata.
Bayu yang baru saja menyadarinya melihat ke arah audi benar saja dia sedang kesal kepada bayu.
"Sayang maafkan aku"ucap bayu keceplosan.
Ucapan bayu membuat gelak tawa mereka.
"Akhirnya dia mengakui juga jika sayang"ucap iren.
"Wah tak ku sangka kau bay suka juga sama anak manja ini"ucap alex.
"Eh tuan maksud saya bukan begitu"ucap bayu slah tingkah.
"Sudah kak bayu jangan malu malu semua orang juga udah tau kalo kakak sama audi ada hubungan"ucap agam.
"Memang dari mana kalian tau"tanya bayu.
__ADS_1
"Jangan jangan dari nyonya"lanjut bayu.
"Iya kak siapa lagi yang bisa baca batin seseorang kecuali kak tata,tapi gak papa jadi aku dapet restu dari orang tua"ucap audi senang.
"Girang amat kamu audi"ucap karin.
"Iya lah girang"ucap audi.
"Lalu bagaimana sama agam dia sama siapa sekarang sejak putus dari celsi aku tap pernah lihat kamu sama wanita lain kecuali lili yang selalu jalan sama rara"tanya kenzo.
"Iya gam kamu sama siapa sekarang"tanya karin.
Agam dan lili haya bisa diam tanpa menjawab.
"Kak kenzo aja udah menjawab pertanyaan kakak sendiri juga"ucap tata.
"Maksud kamu ta"tanya rangga.
"Maksud istriku agam ya sama lili sekarang jadi pertanyaan mu sudah dijawab sama dirimu"ucap alex
Rangga,kenzo begitu terkejut dengan jawaban alex.
"Jadi disama lili"ucap kenzo.
"Iya kak setuju"tanya tata.
"Tentu setuju"ucap kenzo.
"dilihat lihat mereka mirip loh"ucap rangga.
Seketika mereka semua melihat kearah agam dan lili.
"Iya loh"ucap karin
"Ih bener kata kamu kak"ucap audi.
"Sudah jangan diliatin terus malu tau"ucap agam.
"Iya malu karena ketahuan"ucap alex
"Sudah kasian lili,liat dia diam saja sedari tadi"ucap tata.
"Li kenapa kamu diam saja"tanya iren.
"Tidak nona saya merasa tak pantas berada disini"ucap lili.
"Jangan seperti itu li,kita ini akan jadi keluarga jangan merasa tak pantas seperti itu"ucap audi.
"Iya benar"ucap Karin
"Iya li kau jangan merasa minder seperti itu li,tata juga tidak membanding bandingkan mu kan"ucap iren.
"Iya li walau kami semua punya banyak uang tapi,uang tidak akan dibawa mati kan,makanya jangan merasa minder seperti itu"ucap rangga.
"Terimakasih tuan,nyonya sudah menerima saya walau saya hanya seorang baby sister"ucap lili sendu.
Tata yang melihat lili seperti itu pun memeluk lili.
"Li jangan pernah kamu merasa kamu haya orang yang tak punya atau apapun itu,kita sama li,jika kau suka dengan agam dan agam pun menyukai mu jangan merasa kamu tak pantas,dulu pun aku sama sepertimu sebelum aku mengingat siapa aku aku harus bekerja keras untuk hidupku sendiri,walau keluarga ku melarang aku bekerja keras tapi itu keinginan ku,aku bangga pada mu li"ucap tata.
"Terimakasih nyonya sudah baik sama saya"ucap lili.
Agam yang melihat lili dan kakaknya seperti itu pun tersentuh.
__ADS_1
"Gam biasa aja jangan nangis gitu"ledek kenzo.
Seketika mereka melihat ke agam.