
Sesuai perintah tata bi sumi mengantar rara yang baru pulang .
Tok tok tok suara ketukan pintu.
Tata yang mendengar suara itu pun terbangun sedangkan alex masih tertidur.
Ceklek suara pintu terbuka.
"Non ini raranya udah tidur "ucap bi sumi.
"Sini bi biar rara aku gendong"ucap tata.
"Gak usah non biar bibi aja non kan lagi hamil kasihan dede nya"ucap bi sumi sambil masuk kekamar dan diikuti oleh tata.
"Makasih ya bi"ucap tata.
"Sama sama non"ucap bi sumi sambil menaruh rara di tempat tidur
"Bibi permisi non"ucap bi sumi.
"Iya bi"jawab bi sumi.
Bi sumi pergi dari kamar tata menuju kamarnya.Sedangkan tata kembali tidur bersama suami dan anaknya.
Pagi hari di desa semua keluarga sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan.
Setelah sarapan mereka memutuskan untuk berkumpul di ruang tv disitu juga ada bi lilis dan mang asep.
"Neng ulang tahun rara gimana"tanya mang asep.
"Kita rayain kecil kecilan aja satu keluarga aja"ucap tata
"Oh begitu"ucap mang asep.
"Ya udah mamang suapin yah"ucap mang asep.
"Gak usah mang,mamang sama bibi duduk aja disini kita ngobrol aja,semua udah di urus sama para bibi di dapur"ucap alex.
Mereka berbincang bincang banyak hal dan tiba saatnya merayakan ulang tahun rara karena nanti sore mereka akan pulang ke kota tapi beda dengan alex,tata,agam,bi sumi dan ayah abraham mereka akan pergi ke rumah lili.
Pesta berjalan lancar walau pun hanya sederhana tapi itu membuat rara bahagian karena semua orang datang dihari ulang tahun rara.
Sore hari pukul 4 mereka bersiap untuk pulang.
"Mamih kenapa kita harus pulang"tanya rara.
"Mamih ada urusan jadi kita harus pulang nak"ucap tata.
"Ya sudah kalo begitu kita pulang"ucap rara
"Rara tidak suka kita pulang"tanya bunda alia.
Rara hanya terdiam.
"Ra nenek tanya sama rara kenapa tidak di jawab"tanya alex.
"Rara lebih suka disini sama papih,sama mamih dan sama keke"ucap rara.
"Rara tidak suka kalo sama nenek dan kakek"tanya bunda alia.
"Bukan begitu nek"ucap rara.
"Lalu apa"tanya ayah abraham.
"Disini papih banyak main dengan rara tidak seperti dikota papih kerja terus"ucap rara.
"Maafkan papih ya ra"ucap alex.
"Tidak papa rara juga tau papih kerja buat rara dan mamih"ucap rara.
"Nanti kalo kita dikota kita liburan yah bersama papih buat ngerayain ulang tahun rara"ucap alex
"Beneran papih"tanya rara.
__ADS_1
"Iya keke mau ikut"tanya alex.
"Keke pengen ikut tapi bapak sama mama gimana"ucap keke.
"Bi,keke liburnya kapan"tanya alex
"Udah dari kemarin keke libur samapi minggu depan"ucap bi lilis.
"Apa keke boleh ikut ke kota"tanya alex
"Nanti keke ngrepotin disana"ucap bi lilis.
"Tidak bi,bagai mana kalo mang asep dan bi lilis ikut saja"ucap alex.
"Iya bi,mang ikut aja"ucap tata.
"Tapi mamang gak bisa ikut neng"ucap mang asep.
"Kenapa mang"tanya tata.
"Mamang ngurus kebun jadi mamang gak bisa ikut"ucap mang asep.
"Memang gak bisa di serahin sama yang lain mang"tanya ayah abraham.
"Iya loh mang kita kan bisa jalan jalan disana"ucap agam.
Sesaat mang asep berpikir.
"Ayo lah mang ikut"ucap bunda alia.
"Ya sudah saya ikut"ucap mang asep
"Nah gitu dong"ucap alex.
"Jadi keke ikut pih"tanya rara.
"Ikut sayang"ucap alex.
"Ya sudah bi beres beres dulu nanti bunda yang jemput,iya kan bun"tanya tata.
"Iya"jawab bunda alia.
"Ya sudah kami permisi"ucap mang asep.
Bi lilis,mang asep dan keke pulang terlebih dahulu kerumahnya untuk beres beres bajunya.
"Ya sudah kita berangkat sekarang saja"ucap alex
"Iya biar cepat selesai urusan kita"ucap tata.
"Rara sama nenek dulu mamih sama papih ada urusan"ucap tata.
"Iya mamih"jawab rara.
"Ya udah aku mandi dulu"ucap tata samabil menuju kamarnya.
"Bi sumi juga siap siap yah kita berangkat nanti jam 5"ucap alex.
"Iya tuan,saya permisi"jawab bi sumi sambil mengundurkan diri.
"Bunda mau pulang jam berapa"tanya agam.
"Nanti jam 5 aja lah" ucap bunda.
"Oh,ya sudah nanti bunda hati hati yah"ucap agam.
"Kamu juga hati hati dan semoga berhasil"ucap audi.
"Iya semoga saja"ucap agam.
"Iya gam pokonyab kamu harus membawa lili kembali pulang ke kota"ucap iren.
"Iya kak doakan aku ya kak"ucap agam.
__ADS_1
"Bun mobilnya tukeran yah bunda pake mobil aku aku pake mobil bunda"ucap alex.
"Menang kenapa lex"tanya mama naumi.
"Iya perjalanan kita jauh bun aku butuh mobil yang besar biar tata bisa tiduran mobil bunda kan belakangnya ada tempat tidurnya"ucap alex
"Perhatian sekali sama istri mu"ucap papa angga.
"Iya lah pah didalam rahim tata ada adik rara,iya gak ra"tanya alex
"Iya papih"jawab rara.
"Iya pake aja mobil bunda,kamu mandi dulu sana"ucap bunda alia.
"Siap bun" jawab alex sambil pergi kekamarnya.
"Ayah,agam siap siap sana nati tata selesai kalian diburu buru lagi"ucap bunda.
"Iya bun aku ke kamar dulu"ucap agam.
Agam dan ayah abraham pun bersiap siap untuk pergi.
30 menit kemudian tata,alex,bi sumi,ayah abraham dan agam sudah siap.
"Kalian sudah siap"tanya papa angga.
"Sudah pah"ucap alex.
"Ya sudah kalian hati hati,lex jaga tata dengan baik papa gak mau yah ada apa apa sama calon cucu dan menantu papa"ucap papa angga.
"Iya dengerin kata papa lex"ucap mama naumi.
"Sebenernya siapa sih yang anak papa sama mama"ucap alex becanda.
"Tata"serempak mama naumi dan papa angga.
"Ya aku sih anak siap"alex mendramatis.
"Sudah ayo kita berangkat"ucap ayah abraham.
"Iya yah ayo,ayah kunci mobilnya mana"tanya alex.
"Ini kamu yang mau bawa"tanya ayah abraham.
"Iya yah biar aku yang bawa"ucap alex.
"Ini"ucap ayah abraham sambil memberikan kunci mobilnya
"Ra mamih pergi dulu,kita ketemu di rumah nenek yah,rara jangan nakal dan jangan rewel"ucap tata.
"Siap mamih jangan lama lama ya mamih"ucap rara.
"Iya nak"ucap tata sambil mencium kening rara.
"Papi juga pergi rara inget pa yang mami katakan"ucap alex.
"Iya pih rara inget"ucap rara.
"Bagis anak pintar"ucap alex sambil mencium pipi rara.
"Ta apa trauma rara sudah hilang"tanya mama naumi.
"Sejak tante sisil di penjara rara mulai bisa tidur tanpa menangis"ucap tata.
"Syukur lah kalo begitu"ucap mama naumi.
"Kalian hati hati yah"ucap iren.
"Siap kak"jawab tata.
Akhirnya tata dan yang lain pergi menggunakan mobil bunda alia.
Bunda alia menggunakan mobil alex.
__ADS_1