
Pagi harinya keluarga Atmaja kembali kerumah kecuali Tata hari ini dia pulang kerumah Alex bersama rara dan lili.
Semua keluarga berada diruang keluarga untuk membahas bulan madu mereka.
"Ta,kapan kalian akan pergi bulan madu"tanya mama naumi
"Mungkin 2 hari lagi mah,soalnya kak alex harus menyelesaikan masalah kantor dulu"ucap tata.
"Serahin pada papa saja kenapa lex"ucap mama naumi.
"Tidak bisa mah soalnya kerjan itu tidak bisa wakilkan,hari ini juga aku masuk kantor tapi agak siangan"ucap alex.
"Pengantin baru kerja terus"ucap audi.
"Oma,rara boleh main sama tante audi tidak"tanya rara yang berada dipangkuan mama naumi.
"Coba rara tanya sama tante audi,mau tidak main sama rara"ucap mama naumi.
"Tante mau tidak main sama rara"ucap rara.
"Rara mau main apa"tanya audi
"Rara ingin jalan jalan tante,rara ingin beli es krim"ucap rara.
"Ayo kita ke mall lexta saja disana ada es krim paling enak rara mau"tanya audi
"Mau tante,mamih,papih rara boleh pergi"tanya rara pada tata dan alex.
"Boleh sayang"ucap tata.
"Iya boleh sayang tapi rara jangan nakal yah"ucap alex
"Tentu papih rara tidak akan nakal"ucap rara.
"Ya sudah ayo pergi,lili..."panggil audi.
"Iya nona"jawab lili yang dari belakang.
"Li ayo kita pergi"ucap audi.
"Kemana nona"tanya lili.
"Kita jalan jalan"ucap audi
"Baik nona"jawab lili.
"Ayo nona kecil ganti baju dulu"ucap lili.
"Ayo mba"jawab rara.
Audi,rara dan lili berganti pakean untuk pergi jalan jalan.
Tata yang melihat mereka bertiga pergi keatas,tata mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi anak buah dari ayahnya.
"Halo om,tolong kawal rara dan audi dia akan pergi ke mall jangan sampai terjadi sesuatu sama mereka"ucap tata
"Baik nona"jawab Burhan anak buah dari ayahnya yang begitu setia dengan ayahnya.
Telvonya pun dimatikan oleh tata.
"Kenapa harus pake pengawal sayang"tanya alex
__ADS_1
"Iya sayang kan mereka haya mau ke mall deket ko dari sini"tanya mama naumi.
"Keselamatan rara dan audi itu penting lex mah"ucap papa angga
"Benar kata papa mah keselamatan mereka bertiga itu penting,kita tidak tau musuh kita dari mana saja,contohnya aku musuh keluarga ku ada didekat kita dan itu sahabat keluarga kita sendiri"ucap tata.
"Benar juga sayang,ya sudah itu lebih baik"ucap mama naumi.
"Kau memang pintar sayang"ucap alex sambil mengacak rambut tata.
"Ih rusak tau rambut aku"ucap tata.
"Nanti kita ke salon"ucap alex
"Beneran sayang"tanya tata.
"Iya nanti aku antar ke salon tapi aku gak nungguin gak papa sayang,aku harus kekantor"tanya alex
"Tidak papa aku bis sendiri dan nati aku kekantor"ucap tari.
"Iya sayang"jawab alex sambil menarik tari kedalam pelukanya.
Mama naumi dan papa angga yang melihat kemesraan anaknya begitu bahagia,baru kali ini mereka melihat anaknya sebahagia ini setelah 11 tahun yang lalu.
Tak lama rara,audi dan lili pamit untuk pergi jalan jalan.
Setelah kepergian rara,lili dan audi,alex dan tata bersiap siap untuk pergi ke kantor.
30 menit kemudian alex dan tata sudah siap untuk pergi.
Mereka berpamitan dengan mama naumi dan papa angga.
"Memang bayu sudah jemput"tanya papa angga.
"Tidak pa,aku mau menyertir sediri"ucap alex
"Ya sudah hati hati"ucap mama naumi.
Alex dan tata pergi menuju salon untuk mengantar tata.
"Sayang nanti kalau pulang nanti supir yang jemput"ucap alex
"Tidak usah aku bisa pulang sendiri"ucap tata.
"Tidak aku tidak mau kamu pergi dengan laki laki lain"ucap alex
"Lalu pak supir itu apa"tanya tari.
"Tidak ada yang perempuan disana,nanti aku suruh mawar untuk mengantar mu"ucap alex.
"Sayang"panggil tata.
"Kenapa"tanya alex.
"Kenapa kamu posesif sekarang sama aku"tanya tata.
"Iya lah karena aku tidak mau milik ku dilirik orang lain"ucap alex yang fokus menyetir.
"Hahaaaaaaa"tawa tata.
"Kamu kenapa tertawa seperti itu"tanya alex heran.
__ADS_1
"Baru kali ini aku melihat tuan alex posesif terhadap ku dulu kau maki maki aku"ucap tata.
"Iya dulu dan sekarang itu berbeda"ucap alex
"Ya beda karena kau sekarang suami ku dan dulu aku pelayan caffe"ucap tata.
Tak lama tata sampe di salon alex turun mengikuti tata untuk mengecek siap yang akan melayani tata karena ia tidak mau jika laki laki yang melayaninya.
Setelah meminta perempuan untuk melayaninya akhirnya alex pergi dari salon menuju perusahan,setelah sampai alex memerintah mawar untuk menjemput tata.
Saat mawar sampai tata masih didalam salon,alex sudah memberi tahu tari jika mawar yang menjemput tata dan alex juga memberi foto mawar agar ia tidak keliru.
Baru saja tata selesai di salon tata mendapat telvon dari anak buah ayahnya yang diutus untuk menjaga rara dan audi.
"Halo om ada apa"jawab tata.
"Maaf nona saya menggu"ucap burhan.
"Ada apa cepat kata kan om"ucap tata
"Nona rara dan audi tak ada dimall nona,ada satpam yang melihat kalau nona rara dan audi bersama lili pergi menggunakan taksi"ucap burhan.
"Apa jadi kalian kehilangan jejak mereka"tanya tata.
"Iya nona maaf kan saya"ucap burhan.
"Aku akan ke mall sekarang tunggu aku disana"ucap tata.
Tata langsung mematikan telvon burhan.
Tata langsung lari keluar salon dan melihat mobil yang tadi alex bawa,seketika tata langsung masuk dan meminta untuk menuju mall lexta.
"Mawar cepat kita ke mal lexta"ucap tata.
"Baik nona"jawab mawar
Bukanya menggunakan mobil dengan cepat ia malah mengunakan lambat dan bukan jalan kemall tapi malah ke jalan lain.
Tata bingung tapi ia dengan cepat mengirim sinyal kepada alex untuk melacak dirinya dan membawa anak buahnya.
"Mawar kenapa kita jalan kesini"tanya tata pura pura tak tau.
"Ini jalan yang cepat menuju mal nona"ucap mawar.
..."jalan menuju maut nona Aleta Atmaja"batin mawar....
Tata yang bisa mendengar batin mawar pun tersenyum.
"Kau mau main main denganku mawar"ucap tata.
"Maksud nona apa"tanya mawar bingung.
Seketika mobil terhenti,karena alex sudah berjaga jaga di setiap situasi,mobil yang sudah dimodif jika dalam keadan darurat mobil bisa dikontrol dengan remote kontrol untuk berhenti.
Seketika mawar khawatir dengan situasi ini,tapi ia berusaha tenang untuk mengatasi ini.
Tari langsung mengunci mobil dengan remote control-nya.
"Maaf nona sepertinya mobil mogok"ucap mawar.
Saat mawar membuka pintu mobil tal bisa dibuka,mawar melirik kebelakng,Tata yang duduk tenang sambil melihat tingkah mawar.
__ADS_1