Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Pengakuan adit


__ADS_3

Setelah selesai sarapan dan berganti pakean sesuai perintah kakaknya adit pun menuju kamar kakaknya.


"Tok tok tok"suara pintu diketuk.


Didalam tari sedang mengikat rambut rara karena setelah makan rara minta dimandikan oleh tari.


"Masuk"ucap tari dari dalam.


Adit membuka pintu dan masuk kedalam ia duduk di ranjang kamar kakaknya.Adit melihat tari sedang memangku rara di kursi meja riasnya.


Adit yang melihat perubahan wajah kakaknya menjadi serius pun agak takut.


"Ada apa kak"tanya adit.


"Katakan"ucap tari


"Apa yang harus aku katakan"tanya adit bingung


"Semuanya"ucap tari singkat.


Rara yang merasa aneh dengan sikap tari yang tak seperti tadi.


"Mamih kenapa apa mamih marah sama uncle"tanya rara


Tari yang baru sadar ternyata masih ada rara pun bersikap ramah kembali.


"Gak ko sayang,rara kamu main dulu sama tante karin yah,mamih mau bicara dulu sama uncle mu"ucap tari


"Siap mamih"ucap tari sambil turun dari pangkuan tari.


Rara langsung keluar dan mencari karin dikamarnnya.


Sedangkan tari dan adit melanjutkan pembicaraannya


"Ada apa sih kak,kok kak jadi kaya gitu,gak kaya biasanya"ucap adit.


"Dit katakan apa yang terjadi setelah kejadian 11 tahun yang lalu,kenpa kita harus tinggal dikampung"tanya tari.


"Maksud kakak apa memang kita dari kampung kan"ucap adit.


"Oh iya AGAM ATMAJA uppsss salah maksudku ADIT ARYAGUNA"ucap tari.


"Ja... Jadi kakak sudah mengingat kami"tanya adit terkejut.


"Ya kakak sudah mengetahui semua tapi kakak masih bingung kenapa kita tinggal dikampung seperti itu"tanya tari.


"Mungkin ini saatnya aku cerita semua sama kakak"ucap adit.


"Jadi katakan apa yang terjadi,dan apa penculik kita sudah tertangkap"tanya tari.


"Ok aku akan ceritakan semuanya dan maslah penculik itu haya anak buahnya uang tertangkap,bosnya belum kak,cuman kakak yang tau siapa orangnya,dan juga haya 5 orang anak buahnya yang tertangkap kak""ucap adit.


"Dimana mereka apa mereka dipenjara"tanya tari.


"Entah yang tau haya ayah dan bunda aku tidak tau aku haya tau masalah pekerjan kalo maslah itu ayah tak membolehkan aku ikut campur"ucap adit.


"Ok nantiti aku tanya sama ayah tapi sekarang jelaskan dulu apa yang terjadi kenapa kamu bisa sukses"tanya tari.


Adit pun menceritakan semuanya dari awal mereka pindah ke kampung samping sekarang ia menjadi CEO di Ateja grup.


"Jadi selama ini kita hidup kecukupan dit"tanya tari.


"Iya kenapa ayah selalu melarang kakak untuk bekerja serabutan seperti itu"ucap adit.


"Tapi kakak selalu saja tak mau takut merepotkan ayah atau apa lah alasannya"lanjut adit


"Tidak papa aku menjadi serabutan aku jadi punya pengalaman dalam banyak hal"ucap tari..


"Ya sudah jika itu yang kakak mau,tapi kak kenapa kakak bilang kalo kakak belum mengingat apapun"tanya adit.

__ADS_1


"Karena kakak tak mau menyusahkan kak alex"ucap tari.


"Sudah biar ayah yang menjelaskan semuanya"ucap adit.


"Ayah dan bunda dimana"tanya tari.


"Bunda dan ayah pergi ke Singapura menemui mamah naumi"ucap adit.


"Kenapa harus menemui mamah naumi"tanya tari.


"Mamah naumi,kak iren dan kak audi kecelakaan jadi bunda dan ayah pergi kesana"ucap adit.


"Apa.. lalu keadan mamah naumi,kak iren dan audi bagaimana"tanya tari


"Aku tidak atau aku tak pernah berhubungan sama ayah dan bunda,terakhir ayah ngabarin pas kakak masuk rumah sakit saja"ucap adit.


"Ya udah kakak mau telvon ayah dulu"ucap tari.


"Ya sudah aku mau ganti baju lagi aku mau meeting"ucap adit.


Adit pun pergi dari kamar tari kembali ke kamarnya untuk bersiap siap untuk meeting.


Sedangkan tari menelvon ayahnya yang sedang berada di Singapura.


"Hallo nak ada apa"tanya pak tio dari sebrang sana.


"Bapak dimana"tanya tari.


"Bapak,bapak ah bapak ada dikampung sayang ada apa"tanya pak tio.


"Ayah masih tetep mau nutupin semuanya dari aku"ucap tari


Pak tio terkejut dengan sebutan tari padanya.


"Nak kau baik baik saja"tanya pak tio


"Aku sangat baik ayah"ucap tari.


"Memang ada apa sayang"tanya pak tio


"Apa kau sudah merindukan bapakmu ini"ucap pak tio


"Ayah ada yang ingin aku bicarakan bisa ayah pulang cepat"ucap tari.


"Ada apa sayang sepertinya ini serius"ucap pak tio


"Ini sangat serius ayah"ucap pak tio.


Pak tio merasa curiga dengan sebutan anaknya itu biasanya ia memanggil dirinya dengan sebutan Bapak tapi sekarang tari memanggil dengan sebutan sebelum ia Amnesia.


"Bapak akan akan pulang nanti sore kebetulan pekerjaan bapak sudah selesai"ucap pak tio


"Ayah masih saja mu berbohong pada ku"ucap tari


"Maksud kamu apa nak"tanya pak tio


"Ayah pulang nanti ayah tau apa yang aku maksudkan"ucap tari.


"Ya sudah aku tutup ayah rara mencari ku"ucap tari.


"Iya nak"jawab pak tio


Tari pun mematikan telvonya,tari melihat rara yang tengah berdiri di depan pintu kamarnya.


"Ada apa sayang"tanya tari.


"Mamih ayo kita main,rara sudah lama tak main sama mamih"ucap rara.


"Ayo kita jalan jalan bagaimana"ucap tari

__ADS_1


"Jalan jalan kemana mamih"tanya rara


"Kita jalan jalan ke mall bagi mana"ajak tari.


"Boleh mamih,tapi mamih ajak tante karin yah,kasian tante karin dirumah terus"ucap rara.


"Iya sayang kita ajak tante karin,kamu kekamar tante karin ajak tante karin,mamih mau ganti baju dan menyiapkan baju untuk mu ok"ucap tari.


"Ok mamih"ucap rara


Rara pun langsung pergi kekamar karin untuk mengajak karin.


Saat tari akan ganti baju ia mendapat telvon dari seorang pria.


"Hallo kakak ada apa"tanya tari


"Hallo tar kamu lagi ngapain"tanya alex


Ya pria yang menelvon tari adalah alex,


"Ini kak aku mau pergi,mau ngajak rara jalan jalan"ucap tari.


"Sama siapa"tanya alex


"Sama rara dan karin memang kenapa"tanya tari.


"Tidak papa,oh iya kamu pake apa kesananya"tanya alex


"Yah pake taxsi onlin kak kan aku gak punya mobil"ucap tari.


"Jangan pakai taxsi nanti aku kirim mobil untuk mu"ucap alex


"Jangan kak nanti aku ngrepotin kakak"ucap tari


"Tidak ada penolakan kamu bisa pake mobil atau tidak"tanya alex


"Bisa sih tapi....."ucap tari terpotong oleh alex


"Ok nanti aku kirim mobil untuk mu dan tidak ada penolakan" ucap alex.


"Baik lah kak,terserah pada mu"ucap tari.


"Nanti aku menyusul kalian aku rindu pada rara"ucap alex


"Baik lah haya rara yang kakak rindukan"ucap tari sedikit kesal pada alex


"Ah apa kau cemburu karena haya rara yang aku rindukan"tanya alex meledek.


"Tidak"singkat tari


"Ya sudah nanti lagi aku telvon aku harus mengurus sesuatu untuk mu"ucap alex.


"Baik lah baik lah kau memang bos yang meyebalkan"kesel tari.


"Hey kau kenapa tiba tiba kesal padaku"tanya alex


"Tidak,sudah aku mau ganti baju dulu"ucap tari


"Ya sudah hati hati dijalan dan jangn ngebut pakai mobilnya,jangn pergi dulu sebelum mobil datang"ucap alex.


"Baik lah tuan"ucap tari


Sedangkan alex disebrang sana tersenyum dengan sikap tari yang muali kembali seperti 11 tahun yang lalu.


Tari yang tak mendengar jawab dari alex pun mematikan telvonya lalu ia berganti pakean dan membantu rara berganti pakean.


Jangan lupa Like dan comen...


dan Vote untuk mendukung Author....

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2