
Satu minggu sudah berlalu,setelah pertunangan itu alex selalu saja menjemput Aleta baik berangkat atau pulang sekolah.
Entah kenapa hari ini alex tak bisa menjemput Aleta pulang sekolah mau tak mau tata pulang bersama Agam dan supirnya.
Diperjalanan pulang sekolah mobil Aleta dan agam dihadang oleh mobil hitam.
"Pak ada apa kenapa berhenti mendadak"tanya Aleta
"Maaf nona muda dan tuan muda didepan ada yang menghadang mobil kita"ucap pak sopir
Benar saja apa yang dikatakan pak sopir itu didepan ada mobil yang menghadangnya.
Terlihat dari mobil depan keluar orang berbaju hitam menghampiri mobil mereka.
Dorrr dorrr dorrrr suara gedoran kaca mobil yang dilakukan para orang orang berbadan besar itu.
"Cepat turun kalian atau aku akan hancurkan mobil ini"ucap salah satu orang itu.
Sedangkan didalam mobil agam dan aleta begitu ketakutan
"Pak ini bagai mana"tanya aleta.
"Saya harus keluar nona"ucap pak sopir
"Tapi bagi mana bapak meghadapi orang orang itu"tanya agam.
"Tidak ada pilihan lain tuan muda"ucap pak sopir
Sejenak mereka pun berpikir keras bagai mana caranya iya menghadapi mereka.
Tapi gedoran dari luar semakin keras.
"Nona dan tuan apa pun yang terjadi jangan keluar dari mobil saya mohon,saya harus turun"ucap pak supir
"Tapi pak..."ucap agam belum selesai sudah terpotong oleh pak supir.
"Saya mohon tuan muda,apa pun yang terjadi jangan turun cepat hubungi pengawal tuan besar untuk menuju kesini"ucap pak supir
"Baik lah saya akan menurut apa kata bapak,tapi saya mohon bapak hati hati"ucap aleta.
"Baik nona"ucap pak supir.
Pak supir pun langsung turun menghadapi orang orang yang menggedor kaca mobil itu.
Benar saja baku hantam pun tak terhindarkan.
Sedangkan didalam mobil Aleta langsung mengeluarkan ponselnya dan langsung menghubungi pengawal ayahnya untuk datang kemari.
Tak lama pak sopir yang menghadapi para penjahat itu pun terkapar lemas.Aleta dan Agam pun kalang kabut iya harus bagi mana terlihat dari dalam orang orang itu sedang menuju kemobilnya.
Sesampainya para pejahat itu dimobil Aleta dan Agam tanpa mengetuk kacanya iya langsung membuka pintunya menggunakan alat.
Akhirnya pintunya pun terbuka dan membuat Aleta dan Agam keluar mobilnya tanpa pikir panjang para penjahat itu membius Aleta dan Agam dan membawa kemobil mereka yang terparkir didepan mobil aleta dan agam.
aleta dan agam pun dibawa para penjahat kepinggir kota di suatu gedung yang sudah tak terpakai lagi.
Ditempat kejadian Ayah Abraham dan para pengawal pun baru saja sampai di tempat dimana mobil Aleta dan Agam terparkir.
Terlihat dari dalam mobil ayah Abraham suasana sudah sepi dan terlihat pak sopir tergeletak di tengah jalan
Setelah ayah Abraham menghampiri mobil yang terparkir ditengah jalan.Betapa terkejutnya Ayah Abraham melihat anak anaknya tidak ada disana.
Tak lama sang sopir pun sadar karena diberi minyak angin oleh para pengawal itu.Ayah Agam yang melihat supir itu sadar langsung menghampiri supirnya.
"Pak masih sakit papa"tanya Ayah Abraham
__ADS_1
"Sudah mendingan tuan,nona muda dan tuan muda mana tuan"tanya sang sopir dan mencari kesegala arah.
Ayah Abraham tak menjawab pertanyaan itu.Supir yang melihat reaksi Tuan besarnya pun merasa bersalah.
"Maaf kan saya tuan saya tidak becus menjaga nona muda dan tuan muda"ucap supir itu merasa bersalah.
"Sudah sekarang kami kerumah sakit biar kami yang mencari Aleta dan Agam."ucap ayah abraham
"Tidak tuan saya ikut tuan"ucap pak supir.
"Tidak jangan ada penolakan,pengawal bawa dia kerumah sakit sisanya ikut aku cari anak ank ku"ucap ayah Abraham
"Baik tuan"jawab serempak 10 pengawal yang ikut dengan Ayah Abraham.
Ayah Abraham dan para pengawal pun mencari aleta dan agam.
Sedangkan di pinggiran kota Aleta dan Agam tengah disekap meraka di ikat dikursi dan ditutup matanya.
Tak lama Aleta pun tersadar tapi Agam belum tersadar.
"Aduh kepala ku sakit sekali"ucap Aleta dan ia mengingat adikny.
"Agam... Agam... Agam... Kamu dimana dek"panggil Aleta.
Agam yang di panggil pun tak ada jawaban membuat Aleta bingung.
Tak lama terdengar suara pintu dibuka dan langkah kaki mendekati Aleta.
Sipenjahat yang melihat aleta sudah sadar pun menelvon bos yang menyuruhnya.
Tak lama pun orangnya datang menghampiri Aleta dan membuka penutup mata Aleta.
Betapa terkejutnya Aleta siapa yang menculiknya.
"Om......"terkejut Aleta
"Om apa yang om lakuin sama aku"tanya Aleta
"Kau mau tau kenapa aku melakukan ini karena aku begitu membenci keluargamu,kenapa harus keluargamu yang mendapat segalanya bukan aku"ucap si penculik
"dan sekarang aku akan membunuh mu dan adik mu agar Abraham Atmaja hancur... ha..ha..haaaa"tawa si penculik memenuhi ruangan
"om aku mohon boleh ngelakuin apa aja asal jangan lukai adik ku"mohon Aleta.
"kau pikir aku akan menurut dengan mu ta,aku tidak sebodoh itu aku akan membunuh mu dan juga adikmu yang tersayang ini"ucap si penculik
si penculik pun menyuruh anak buahnya untuk menyiksa Aleta dan Agam.mereka dipukuli dan dianiyaya sampai tak berdaya lagi.
si penculik yang melihat Aleta dan Agam sudah tak berdaya pun menyuruh anak buahnya untuk membuang Aleta dan Agam ke laut untuk menghilangkan jejaknya...
Tapi saat diperjalanan mobil yang membawa Aleta dan Agam pun kecelakaan, orang yang melihat ditempat kejadian pun begitu terkejut dan mereka langsung menolong orang yang ada dimobil itu,Baru saja Agam yang diselamatkan ternyata mobil itu akan meledak sehingga orang2 pun buru buru mengeluarkan Aleta tapi sayng belum juga jauh dari mobil ternyata mobil itu sudah meledak lebih dahulu, alhasil wajah aleta terkena luka bakar karena tersambar api dari mobil tersebut,sebagian orang yang menolong pun ada uang terkena tapi tak separah Aleta.Para penculik yang membawa Aleta dan agan tak bisa diselamatkan mereka terbakar dimobil tersebut.
Orang disana pun menghubungi polisi dan ambulance untuk membawa Aleta,Agam dan orang orang yang membantu Aleta.
Sesampainya dirumah sakit Aleta,Agam dan yang lainnya pun dibawa UGD.
Dikediaman Atmaja Bunda Alia begitu khawatir mendengar Aleta dan Agam diculik.Bunda Alia pun menghubungi keluarga Wijaya untuk memberitahukan kabar buruk itu.keluarga wijaya yang mendengar itu pun langsung meluncur kekediaman Atmaja.
"bunda apa yang terjadi"tanya Alex
"nak tata,agam.. hikk ... hikkkk...."tangis Bunda Alia
"bun ini gak benar kan aleta,dan agam gak mungkin diculik"ucap Alex
"nak kamu yang sabar sayang"ucap mamah naumi
__ADS_1
"mah bagi mna aku bisa tenang tata mah tata ku diculik"tangis Alex pun pecah.
Bunda Alia dan mamah naumi yang melihat Alex menangis pun tak tega.
"tenang sayang papah dan ayah mu sedang mencarinya"ucap mamah naumi
"gak aku harus mencari mereka aku gak mau terjadi apa apa sama mereka"ucap Alex sambil melangkah pergi
belum keluar dari rumah Atmaja suara ponsel Alex berbunyi tanpa pikir panjang ia langsung mengangkat telvonya.
"Hallo"ucap Alex
"nak kau dimana"tanya papa Angga.
"aku masih dirumah bunda pa ada apa"tanya alex
"nak..."ucapnya tergantung.
"sudah pa aku harus cari tata sama agam jika papa menghubungiku tidak penting aku matikan"ucap alex
"tunggu nak ini sangat penting ini tentang Aleta dan Agam"ucap papah angga
"ada apa pah dengan mereka" tanya alex
"nak kamu bawa bunda dan mamah mu ke rumah sakit Atmaja"ucap papah angga
"ada apa dengan tata dan agam pah"khawatir Alex
"ayahmu mendapat telvon dari anak buah Abraham katanya Aleta dan Agam mengalami kecelakaan sekarang mereka sedang dirumah sakit"ucap papa angga.
Deg jantung Alex seolah berhenti berdetak.
Alex pun mematikan telvonya.
Mamah naumi dan bunda Alia uang tengah menangis mendengar Nama Aleta dan agam disebut pun langsung menghampiri Alex
"nak ada apa dengan putri bunda"tanya Bunda Alia.
"bun,mah ayo ikut Alex kita cari tata dan agam"ucap Alex mencoba tenang padahal hatinya begitu ingin menangis tpi ia tak mau terlihat lemah.
"ya sudah ayo kita cari mereka"ucap bunda Aleta.
Mamah naumi merasa aneh dengan sikap Alex yang tadi penuh emosi sekarang begitu tenang mamah naumi penuh tanya pada sikap alex.
Alex,mamah naumi dan bunda Alia pun pergi menggunakan mobil Alex.
Tanpa berbicara alex pun mengendarai mobilnya menuju rumah sakit.Membuat mamah naumi dan bunda Alia bingung.
"nak kenapa kita disini ayo kita cari Aleta dan Agam."ucap bunda Alia.
"tapi bun mereka ada disini"ucap sendu Alex.
"maksud kamu apa anak"tanya mamah naumi
"aleta dan agam mengalmi kecelakaan bun mah"ucap alex sendu.
Bunda Alia pun mencerna ucapan alex dan Tanpa pikir panjang bunda Alia pun turun dari mobil menuju resepsionis menanyakan Rungan rawat anak anaknya.
setelah diberi tahu oleh suster bunda Alia pun menuju UGD dan diikuti oleh mamah naumi dan Alex.
Sesampainya di UGD terlihat Ayah Abraham dan papah angga sedang berdiri bicara dengan dokter.
Bunda Alia,mamah naumi dan alex pun langsung menuju dokter yang tengah berbicara.
"dokter bagaimana keadan anak anak saya"tanya bunda alia.
__ADS_1
Dokter yang sudah selesai menerangkan pun akan menerangkannya kembali tapi dicegah oleh Ayah Abraham.Ayah abraham yang paham situasi sang istri pun akan menjelaskan dengan hati hati dan menyuruh dokter pergi.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏