
Karin yang melihat tari masuk langsung menanyakan semua yang sedikit ia dengar tadi.
"Tar sebenernya ini ada apa sih kenapa tuan alex begitu bahagia sampai memeluk kamu"tanya karin.
"Kau melihatnya"tanya tari.
"Iya aku hanya melihat sedikit saja,ayo lah tar jelasin semuanya sama aku"ucap karin
"Ok aku akn ceritakan semuanya dan kamu jangan kaget kalo tau semuanya"ucap tari.
"Ok aku gak akan terkejut"ucap karin.
Tari menceritakan semuanya dari awal sampai rencana pindah mereka kekediaman Atmaja.
"Apa jadi kamu adalah Aleta Atmaja"ucap karin terkejut.
"Kan aku sudah bilang jangan sampai terkejut"ucap tari.
"Siapa gitu yang gak terkejut kalau orang yang berada didekat aku itu orang berpengaruh dikota ini"ucap karin
"Lebay tau gak,yang berpengaruh itu ayah ku bukan aku"ucap tari
"Iya sih,tapi yh sejak awal aku kenal kamu kenapa aku gak curiga sama kamu yah walau kamu hilang ingatan tapi tetep aja kenapa om tio gak cerita sama aku"ucap karin
"Kalo cerita mungkin takut ketahuan siapa ayah sebenarnya"ucap tari.
"Iya sih,ya sudah lah gak papa yang penting sekarang kamu ingat semuanya dan kamu bisa berkumpul sama tunangan mu itu"ucap karin.
"Iya dan kamu ikut aku pindah ke rumah ku yang dulu yah"ucap tari.
"Gak tar aku disini saja,aku kaya gak pantas tinggal dirumah mu itu"ucap karin.
"Ayo lah kar kau sudah aku anggap sebagi sodara ku sendiri,ayah dan bunda juga setuju kalau kau ikut dengan kami"ucap tari
"Tapi tar aku gak mau ngrepotin kamu"ucap karin.
"Ok ok kalo kamu gak mau ngrepotin kamu jadi asisten aku aja gimana"ucap tari.
Sesaat karin berfikir untuk ikut atau tidak.
"Baik lah kalo gitu aku ikut"ucap karin
"Nah gitu dong besok kita akan pindah dari sini"ucap tari.
"Ya udah aku beres beres dulu deh biar besok kita tinggal pergi aja"ucap karin
"Gak usah nanti yang urus ini ada orang orang ayah yang mengurusnya,kita haya bawa badan saja tak perlu bawa apa apa"ucap tari.
"Terus baju aku gimana masa aku gak pake baju"ucap karin
"Karin sayang aku sudah bilang nanti anak buah ayah yang ngurusnya mengerti"gemes tari.
"Hehee iya deh"ucap karin sambil tersenyum
"Udah ah aku mau tidur dan membawa rara kekamar ku"ucap tari.
"Ya udah sana"jawab karin
Tari menggendong rara menuju kamarnya dan tari pun tertidur samapi pagi.
Dipagi harinya seperti biasa tari memasak makanan untuk sarapan mereka sebelum pindah dari kontrakannya.
__ADS_1
Sehabis masak tari mandi dan berdandan sedangkan rara masih tertidur dikasurnya dengan pulasnya.
Terdengar suara kelakson dari luar rumah,tari langsung kedepan rumah ternyata alex sudah datang untuk menjemputnya.
"Kak udah dateng aja ini baru jam berapa"tanya tari.
"Ini udah jam 6 memang kenapa"tanya alex.
"Ini terlalu pagi kak,kenapa harus repot repot pagi pagi sudah ada didepan rumah ku,ayo masuk"ucap tari.
Tari dan alex masuk,mereka duduk dikursi panjang berdua dan saling berdekatan,alex memegang tangan tari.
"Aku tidak repot,aku malah senang bisa deket sama kamu dari pagi sampai malam"ucap alex
"Kau tidak bosan bersama ku terus"tanya tari.
"Untuk apa aku bosan aku malah senang bisa bersama kamu ini sebagai ganti 11 tahun uang hilang"ucap alex.
"Iya maafkan aku"ucap tari sambil menunduk
"Hey jangan menunduk ini bukan salah kamu,ini yang terbaik untuk mu"ucap alex.
"Terimakasih ya kak sudah mengerti posisiku"ucap tari.
"Sama sama sayang"ucap alex sambil membawa tari kepelukan alex.
Disaat alex dan tari berpelukan datanglah karin dari belakang,dia melihat adegan pelukan alex dan tari.
"Maafkan aku aku tidak tau"ucap karin sambil menutup matanya.
Alex dan tari yang mendengar ucapan karin pun langsung melepas pelukannya.
"Yah kau ini menggu saja"kesel alex.
"Au sakit sayang"ucap alex.
"Hey sudah ya jangan mengumbar kemesraan didepanku,jiwa jomblo ku meronta ronta"ucap karin.
"Makanya cari pacar donk"ucap tari.
"Iya kar rangga juga jomblo loh"ucap alex.
"Apa sih kalian sama aja bikin kesel,sudah lah aku mau membangunkan rara untuk mandi"ucap karin sambil melangkah pergi menuju kamar tari.
Sedangkan tari dan alex tertawa karena tingkah karin yang menurut mereka itu lucu.
Karin yang sudah selesai mengurus rara mengajak rara untuk sarap bersama mamih dan papihnya itu.
Rara yang melihat papihnya ada disana langsung berhamburan dalam pelukan alex.
"Gak anak,gak mamihnya sama sama suka banget dipeluk"ucap karin
"Kamu itu kenapa sih kar"tanya tari.
"Gak papa"ucap singkat karin.
"Kenapa jujur saja"ucap tari.
"Kau tau tar aku itu jomblo harus melihat kemesraan anak dan ayahnya dan terkadang mamihnya bersama papihnya gimana gak nyesek coba"ucap karin mendramatisir.
"Lebay kamu kar"ucap alex.
__ADS_1
"Hey tuan ini bukan lebay tapi alay"ucap karin kesel.
"Sudah gak usah bertengkar,ayo kita sarapan bersama,setelah itu kita siap siap untuk pergi,kata ayah anak buah ayah akan datang pukul 7"jelas tari.
"Enak yah jadi orang kaya apa apa anak buah,apa apa anak buah kapan aku jadi orang kaya"ucap karin menghayal.
"Makanya kar cari suami yang kaya biar hidup enak"ucap alex.
"Gak mau ah,aku takut kaya tari nanti aku direndahkan dan dihina karena dari keluarga tak punya,lebih baik mencari pasangan sederajat aja biar kerja bersama menghasilkan bersama"ucap karin keceplosan.
Tari yang mendengar itu hanya geleng geleng kepala dengan ucapan karin.
Sedangkan karin yang tersadar langsung melihat kearah tari.
"Tar maafkan aku"ucap karin
"Maaf untuk apa"tanya tari.
"Tadi aku keceplosan bahas tentang masalalu kamu tar"ucap karin merasa bersalah.
"Gak papa kar santai saja itu memang masalalu ku tidak ada yang harus ditutup tutupi iya gak kak"ucap tari.
"Iya donk,tenang aja aku juga udah tau semuanya"jelas alex.
"Ah baik lah aku lega sekarang,ayo kita sarapan"ucap karin.
Mereka berjalan menuju ruang makan untuk sarapan bersama.
Setelah selesai sarapan alex dan rara bermain didepan rumah,sedangkan tari dan karin mengambil tas dan barang berharga untuk dibawa karena sisanya akan ada yang mengambil nanti.
Tari yang sudah selesai mengambil tas langsung menuju depan rumah.
"Kak aku mau ke rumah pemilik kontrakan dulu untuk pamit sekalian untuk mengembalikan kuncinya"ucap tari
"Ya sudah sana,jangan lama lama sebentar lagi anak buah ayah datang"ucap alex.
"Iya,rara sama papih dulu yah mamih tinggal sebentar"ucap tari.
"Siap mamih"ucap rara.
Tari pun menuju rumah pemilih kontrakan untuk berpamitan dan mengembalikan kunci sekalian untuk membayar keluarangan beberapa hari terakhir.
Tok tok tok suara pintu diketuk.tak lama pintu terbuka melihatkan pemilik kontrakan.
"Neng tari ada apa"tanya ibu meri
"Ini bu saya mau ngenalin kunci kontrakan sekalian saya mau membayar kekurangan untuk beberapa hari ini"ucap tari.
"Kalian mau pindah kemana,apa neng tari sama neng karin gak betah dikontrakan saya"tanya ibu meri.
"Bukan begitu bu saya harus kembali kerumah saya dan karin ikut saya bu"ucap tari.
"Owh kirain mau pindah kontrakan"ucap bu meri.
"Tidak bu,oh iya bu nanti ada orang orang yang akan mengambil barang barang saya tolong ibu biarkan mereka masuk yah biar mereka membereskan semuanya"ucap tari.
"Iya neng maaf yah selama ngontrak dikontrakan saya jika tidak nyaman"ucap ibu meri.
"Tidak bu kontrakan ibu sangat nyaman saya saja betah tapi karena orang tua saya menyuruh saya kembali kerumah jadi saya tidak bisa menolaknya"ucap tari.
"Iya neng gak papa"ucap ibu meri.
__ADS_1
"Ya sudah bu saya permisi dulu"ucap tari dan tari langsung pergi menuju kontrakannya.