
Lanjut.....
Saat mereka berbincang bincang masalah kerjan datanglah Agam dan lili yang baru saja sampai di cafe kenzo.
Iren yang melihat agam dan lili pun segera memanggil mereka.
"Agam,li"panggil iren.
Tata,kenzo dan alex yang mendengar dan melihat iren memandang pintu masuk pun langsung memutarkan badanya untuk melihat apa benar lili dan agam kemari.
Sedangkan agam yang mendengar iren memanggil namanya pun langsung tersenyum dan menghampiri mereka.
"Lagi ngapain kalian disini"tanya agam yang baru saja sampai di meja tata dan yang lain.
"Biasa abis makan,kalian berdua ngapain disini"tanya iren.
"Biasa lah kak jalan jalan"jawab agam.
"Ya sudah sini gabung aja,kalo mau pesen tinggal pesen aja"ucap tata
"Kalian memang tidak memesan makanan"tanya agam.
"Sudah kami sudah makan"jawab alex
"Iya kami sudah makan,kalian saja yang pesan"ucap tata.
Akhirnya agam dan lili pun memesan makanan.
Sambil menunggu makanan mereka datang mereka pun berbincang bincang bersama alex dan yang lain.
"Gimana kak,masalah kalian"tanya agam.
"Sudah beres"jawab alex.
"Lalu tadi dia melakukan apa saja"tanya agam sambil melirik kakaknya.
"Tidak melakukan apa apa"jawab alex
"Tumben"tanya agam bingung.
"Iya lah aku larang setiap apa yang akan dia lakukan,dia sedang hamil jadi tidak seharusnya dia melakukan hal hal yang tidak baik"jawab alex.
Agam pun memberi jempol sebagai jawabannya kepada alex.
"Hisss.. kenapa kalian itu sama saja"kesel tata.
"Sama bagai mana"tanya agam.
"Iya sama melarang ku berbuat sesuatu yang aku sukai"jawab tata.
"Iya lah ta,aku aja kalo ada disana pasti melarang kamu melakukan hal konyol"ucap kenzo.
"Hissss... Jangan bilang kamu juga sama li"tanya tata pada lili
"Iya aku sama dengan yang lain kak"jawab lili
"Tuh kan kalian ini kenapa sih tidak ada yang mendukungku"kesal tata.
"Kami akan mendukung apa yang baik untuk mu dan anak mu itu ta,asal jangan hal seperti itu,kamu itu seperti pesikopat tau"ucap kenzo.
__ADS_1
"Asal ngomong yah kamu"ucap alex.
"Hehe sorry lex abis istrimu itu aneh tau,kaya gitu ko jadi kesukaan"jawab kenzo.
"Sudah lah gak usah ngebahas seperti itu,liat wajah istrimu kak sudah merah seperti itu dia menahan emosinya"ejek agam pada tata.
Tata pun memegang pipinya dan bertanya pada alex.
"Mas memang wajahku merah yah"tanya tata.
"Gak kok sayang"jawab alex
Tata pun langsung menatap tajam kepada agam membuat agam ketakutan
"Hehe becanda kak"ucap agam
Sedangkan yang lain tertawa dengan sikap agam.
Tak lama pesanan makan agam dan lili pun datang,mereka pun makan lebih dahulu sedangkan alex dan kenzo melanjutkan bincang bincang tentang kerjasamanya sedangkan tata ia bermain ponselnya.
Tak lama agam dan lili pun selesai makan dan alex bersama kenzo pun selesai membahas bisnis mereka.
"Kak malam ini kau mau pulang kerumah kak alex atau kerumah ayah"tanya agam
"Entah aku gak tau tanya aja sama orangnya"ucap tata yang masih fokus dengan ponselnya.
"Hiss.. orang ini"kesel agam.
"Kak alex kau mau pulang kemana"tanya agam.
"Memang kenapa kau tanya seperti itu"tanya balik alex.
"Tidak aku hanya bertanya saja"ucap agam
"Bagus deh kalo begitu"ucap agam.
"Memang ada apa nih"tanya kenzo.
"Tidak ada apa apa kak kenzo"jawab agam.
"Jika aku bertanya kepada kamu tidak ada jawaban,coba aku tanya kepada lili"ucap kenzo kesal.
Agam yang mendengar ucapan kenzo pun sedikit kesal.
"Kenapa sih harus bertanya pada lili,jika nanti dia membongkar rencana kita bagai mana,aku ingin memberi seprais kepada mereka rencana pernikahan kami"batin agam sambil melirik lili.
Agam melupakan diantara mereka ada yang bisa mendengar suara hati seseorang .
Tata yang mendengar suara hati agam pun tertawa terbahak bahak.
Membuat alex dan yang lain bingung,dan membuat kenzo gagal untuk bertanya pada lili.
"Sayang kamu kenapa"tanya alex.
"Tidak aku hanya ingin tertawa saja"jawab tata sambil melirik agam.
Agam yang teringat kelebihan kakaknya pun membulatkan matanya.
"Kak..."panggil agam.
__ADS_1
"Apa"jawab tata sambil tersenyum.
Lili yang memahami situasi itu pun mengajak mereka untuk pulang.
"Sudah pulang yuk sudah sore"ucap lili.
Akhirnya mereka pun pulang kerumah masing masing.
Jam sudah menunjukan pukul 7 malam semua keluarga berkumpul diruang keluarga atas permintaan agam.Bi sumi pun ikut didalamnya.
"Jadi gimana rencana mu gam"tanya tata.
"Hisss kakak kau ini selalu saja mendahului aku"ucap agam.
"Biarkan saja biar cepat"ucap tata.
"Sebenarnya ada apa sih"tanya bunda alia.
"Iya nih kenapa kau mengumpulkan kami disini"tanya ayah abraham.
"Iya nih nak agam ada apa"tanya bi sumi.
"Jadi gini semuanya aku punya rencana untuk menikah dengan lili dalam waktu dekat ini"ucap agam.
"Jadi..?"tanya alex datar.
Lili yang melihat ekspresi alex pun sedikit takut jika ia tak direstui olah keluarga agam.
"Bagai mana jika aku tidak direstui"batin lili.
Tata yang mendengar batin Lili pun berniat mengerjai lili,dan tata pun memberi kode kepada ayahnya,ayah yang maksud dengan kode tata pun mengerti.
"Memang kalin sudah punya apa mau menikah"tanya ayah abraham sinis.
Lili yang mendengar ucapan ayah abraham pun menciut nyalinya.
Tata yang melihat ekspresi lili pun ingin tertawa tapi ia menahanya.
Bunda alia yang mendengar ucapan ayah abraham pun terkejut.
"Ayah apa maksud ayah"tanya bunda alia.
"Iya lah bun dia punya apa ingin menikah jika alex dan tata sudah punya perusahan sendiri sedangkan lili dan agam perusahan pun punya ayah"ucap ayah abraham.
"Ayah ..."panggil bunda alia kesal.
"Sudah bun diam saja gak usah ikut campur"ucap ayah Abraham
"Ayah kenapa ayah sekarang seperti ini dulu saja ayah,kak alex dan kak tata menyetujui kami,tapi kenapa sekarang tidak setuju"tanya agam.
"Karena ini demi kalian"dingin tata.
Bi sumi pun sedih dengan ucapan keluarga agam.
Tata yang mengerti kesedihan bi sumi pun mendekat ke bi sumi dan duduk di samping bi sumi.tata berbisik ditelinga bi sumi agar ia tak merasa sedih dengan ucapan sang ayah dan suaminya.
"Tenang bi semua akan baik baik baik saja,kami hanya menguji mental mereka bi"ucap tata.
Bi sumi yang mendengar ucapan tata pun terkejut.
__ADS_1
Akhirnya bi sumi pun merasa lega dengan apa yang disampaikan oleh anak majikanya tersebut.
Maaf semuanya baru UP lagi soalnya aku sibuk dengan kerjaan pulang malam terus gak sempat bikin novelnya..