Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Ditemani Riri


__ADS_3

30 menit kemudian tata sudah selsai dengan make up nya.


Tata mengambil tas yang sesuai dengan bajunya dan ponselnya yang di letakan di atas meja tadi.



Tata pun turun kebawah untuk menemui supirnya untuk mengantar dirinya kekantor suaminya.


Bukan tata tak mau bawa mobil sendiri sejak ia tau hamil alex melarang keras tata membawa mobil Sendiri.


40 menit kemudian tata sudah sampai di kantor suaminya.


Tata turun dari mobil dan langsung masuk kekantor suaminya saat tata sampai diruangan suaminya ternyata alex tidak ada diruangannya.


"Dimana mas alex ko gak ada diruangnya"bingung tata.


Tata pun keluar dari ruangan alex melihat meja secertarisnya.ternyata secertarisnya pun juga tidak ada.


Tata mengambil ponsel dan menelvon suaminya.


"Hallo mas kau dimana"tanya tata pada suaminya.


"Hallo sayang aku sedang rapat"jawab alex.


"Owh ya sudah kalo begitu aku tunggu di ruangan mu"ucap tata.


"Iya sayang kalo kamu cape istirahatlah dikamar"ucap alex


"Ok siap"jawab tata


Ponselnya pun dimatikan.


Tata kembali keruangan alex dan langsung melihat meja alex ternyata begitu banyak kerjaan alex,tanpa pikir panjang tata duduk di kursi kebesaran milik alex dan mulai membuka dokumen dokumennya.


Di ruang rapat setelah mematikan telvon dari sang istri alex kembali ke tempat duduknya.


"Ri,tolong temani istriku diruanganku"ucap alex pada riri secertarisnya


"Tapi tuan bagai mana dengan rapat ini"tanya riri.


"Tidak apa apa ada bayu disini,ini juga hanya rapat keuangan saja"ucap alex


"Baik lah tuan saya permisi"ucap riri sambil berdiri.


"Maaf bapak dan ibu saya permisi selamat siang"ucap riri


"Iya siang bu riri"jawab para anggota rapat.


Riri pun keluar dari ruangan dan langsung menuju lif yang akan mengantarnya ke lantai paling atas dimana letak ruangan bosnya.


Sesampainya didepan ruangan CEO riri pun mengetik pintu.

__ADS_1


"Tok tok tok"suara ketukan Pintu dari luar.


"Masuk"ucap tata tanpa mengalihkan pandanganya dari berkas berkas.


"Selamat siang nyonya"ucap riri.


Tata yang mendengar suara yang begitu familiar pun mengalihkan pandanganya ke pintu.


"Loh kak bukanya kamu rapat yah"tanya tata.


"Iya saya disuruh menemani nyonya disini"ucap riri sopan kepada istri dari sang bos dan dia juga sudah tau pemilik perusahan ini adalah istri dari sang CEO.


"Ya ampun duduk kak jangan berdiri terus disitu"ucap tata sambil menutup berkas yang tadi ia kerjakan.


"Tidak usah nyonya"ucap riri.


Tata pun berjalan menghampiri riri dan menarik riri duduk di kursi panjang yang ada di ruangan alex.


"Kak jangan panggil aku nyonya kenapa aku risih mendengarnya biasanya kamu juga manggil aku nama"ucap tata kesel.


"Tapi sekarang beda nyonya anda adalah istri dan sekaligus pemilik dari Wijaya grup"ucap riri.


"Hiss kau ini,aku tidak suka ah kau panggil seperti itu suasana jadi canggung tau"kesel tata


"Tapi...."ucapan riri belum selesai sudah di sambar oleh tata.


"Gak ada tapi tapian kakak aku mohon jangan panggil aku nyonya jika tidak ditempat resmi"ucap tata.


"Ok lah"jawab tata.


"Kak aku lapar"lanjut tata.


"Lapar ya makam mau aku pesenin makanan gak"tanya riri.


"Pesenin donk kak tapi aku kepingin ayam bakar aja deh"ucap tata


"Ok aku pesenin"ucap riri.


"Kakak mau pesan apa"tanya tata.


"Aku gak pesen apa pa deh kan ini masih jam kantor gal enak aku sama yang lain"ucap riri


"Gak papa kak ada aku ini nanti kalo tuan alex marah aku yang maju"ucap tata.


"Tapi aku gak enak ta"ucap riri.


"Tidak akan kalo kamu menolak aku nanti kamu nolak nanti aku laporin sama mas alex biar kamu dimarahin sama dia"ancam tata.


"Ok ok aku juga pesan"ucap riri pasrah dengan ancaman dari istri bosnya itu.


Akhirnya riri pesan makanan untuk dua orang tak lama makanan mereka datang dan diantarkan oleh OB yang bekerja di kantor wijaya.

__ADS_1


Tanpa basa basi mereka pun memakan pesanan mereka.


Jam sudah menunjukan pukul 10 siang kebetulan tata dan riri sudah selsai makan dan alex bersama bayu pun sudah selesai rapat, mereka berdua kembali keruang kerja alex untuk membahas sedikit tentang rapat tadi sebelum ia pergi makan bersama rekan bisnisnya.


Disaat tata dan riri mengobrol alex dan bayu masuk keruangan alex,riri yang melihat bosnya datang pun langsung berdiri,tata yang melihat sikap riri pun tersenyum kecil,


Tanpa basa basi tata langsung menghampiri suaminya dan memeluknya,itu membuat alex bingung.


"Sayang kamu kenapa"tanya alex yang posisi di peluakan istrinya,sedangkan riri dan bayu mengalihkan pandangannya keberbagai arah untuk tidak melihat adegan bosnya dan istrinya.


"Sayang aku kengen"ucap tata.


"Bay ri,silahkan kerjakan pekerjaan kalian,kita bahas nanti permasalahanya"ucap alex kepada riri dan bayu.


"Baik tuan"jawab riri dan bayu,mereka berdua pun cepat cepat keluar dari ruangan alex.


"Sayang kau yakin rindu pada ku bukanya tadi kita bertemu"tanya alex kepada tata yang masih saja dalam posisi berpelukan.


"Mas apa aku tidak boleh merindukan suamiku walau tadi pagi kita bertemu"ucap tata sambil melepas pelukan dari suaminya.


Alex yang terkejut karena tiba tiba saja tata melepas pelukannya itu bertanda tata sedang marah pada dirinya.


"Sayang bukan tidak boleh tapi tidak biasanya kamu seperti ini"tanya alex


"Aku tidak tau yang aku tau aku ingin bermanja-manja padamu"ucap tata sambil sedikit kesal kepada suaminya.


"Baik lah kalau begitu kau bebas ingin apa saja tapi jangan kesal seperti itu"ucap alex.


Seketika mood tata berubah.


"Tidak jadi aku mau rebahan saja dikamar kamu lanjut kerja nanti kalau mau pergi kabari aku ok"ucap tata sambil pergi kekamar meninggalkan alex dengan kebingungannya.


alex pun menyusul tata kekamar yang ada di ruangan alex.


tata yang baru saja meletakan tasnya di atas meja pun kebingungan.


"mas kenapa kau mengikuti ku"tanya tata.


"bukanya kau ada kerjaan yah sebelum kita pergi "lanjut tata bingung.


"iya sayang tapi aku takut kamu marah pada ku"ucap alex.


"marah kenapa"tanya tata.


"masalah tadi"ucap alex yang duduk di atas ranjang.


"astaga mas aku tidak marah aku hanya mengantuk saja,kau lanjutkan saja pekerjaan mu"ucap tata yang ikut duduk di samping alex.


"sungguh kau tidak marah"tanya alex.


"sungguh mas sudah sana kau bekerja,jika sudah waktunya pergi bangunkan aku ok"ucap tata sambil mendorong alex dengan lembut.

__ADS_1


"ok sayang aku kerja dulu"ucap alex sambil berdiri.sebelum ia pergi ia mencium kening tata terlebih dahulu dan pergi meninggalkan tata dikamar untuk melanjutkan pekerjaannya.


__ADS_2