Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Flashback 11 Tahun Yang Lalu.


__ADS_3

Di pagi hari di kediaman Atmaja sedang kerepotan karena bunda Alia dan para bibi sedang sibuk memasak karena kediaman Atmaja akan kedatangan tamu istimewa bagi keluarga Atmaja.



"Bun sudah selesai belum memasaknya"tanya ayah Abraham


"Sebentar lagi yah"ucap bunda Alia


"Lebih baik bunda mandi,biar itu di lanjutkan oleh bibi"ucap ayah Abraham


"Iya ayah"jawab bunda Alia


"Bi tolong lanjutkan yah saya mau ke kamar dulu mau mandi"lanjut bunda Alia


"Baik nyonya"ucap bibi sumi


"Bi kalo sudah selesai tolong ditaruh di meja makan ditata rapi yah"ucap bunda Alia.


"Baik nyonya"ucap bi sumi.


Bunda Alia pun meninggalkan dapur dan menaiki tangga menuju kamarnya bersama ayah Abraham


"Bun cepat mandi ayah mau ke kamar anak anak dulu menyuruh mereka siap siap,pasti Agam belum bangun"ucap ayah Abraham


"Maafin bunda ya yah"ucap bunda Alia merasa bersalah.


"Tidak masalah bunda kita harus saling membantu,sekarang bunda mandi ok"ucap ayah Abraham


"Makasih ayah"ucap bunda Alia


Bunda Alia pun pergi ke kamar mandi sedangkan ayah menuju kamar Aleta.


Tok tok tok...suara pintu diketuk oleh ayah Abraham


"Tata,ayah masuk yah...."ucap ayah Abraham


Tapi tidak da jawaban dari dalam kamar,dan melihat kamarnya kosong tidak ada Aleta didalamnya.



(visual kamar Aleta.)


"Loh ko kosong kamarna kemana tata"ucap ayah Abraham


Ceklek suara pintu kamar mandi terbuka menampilkan Aleta yang habis mandi.


Aleta yang baru saja keluar dari kamar mandi pun terkejut ada sang ayah di kamarnya.


"Ayah ada apa tumben kekamar tata pagi pagi begini"tanya Aleta


"Ayah kira kamu belum bangun jadi ayah kekamar mu untuk membangunkan mu"ucap ayah Abraham.


"Ya sudah lanjut dan cepat turun yah kita akan kedatangan tamu"ucap ayah Abraham


"Siapa yah"tanya Aleta


"Sahabat ayah,sudah cepat turun jangan lama lama,ayah mau ke kamar Agam dulu"ucap ayah Abraham sambil membuka pintu kamar Aleta dan pergi ke kamar Agam.


Tok tok tok Suara pintu kamar Agam diketuk ayah Abraham

__ADS_1


"Gam bangun sudah siang"ucap ayah Abraham dari luar kamar.


Ayah Abraham yang tak dapat jawaban dari Agam pun masuk ke kamarnya.


Saat ayah abraham masuk terlihatlah Agam yang masih sibuk dengan alam mimpinya.


"Agam bangun ayo sudah siang nak,"ucap ayah Abraham


Tapi tak ada jawaban dari pemilik kamar itu.


"Agam sayang ayo bangun"ucap ayah Abraham sambil menggoyang goyangkan badan agam..


Agam yang merasa tidurnya terganggu pun mencoba untuk bangun betapa terkejutnya Agam saat membuka matanya sang ayah tengah berdiri disamping ranjangnya.


"Ayah sedang apa disini"tanya Agam


"Tentu saja membangunkan mu"ucap ayah Abraham.


"Tumben ayah bangunin agam biasanya bunda,ada acara apa nih"tanya agam yang masih dibalut selimut hangatnya.


"Sudah sana kamu mandi dan cepat turun,kamu mau nanti kamu masih tidur dan kakak mu dayang kemari untuk membangunkan mu"ucap ayah abraham


"Tidak tidak,iya iya agam bangun ayah"ucap agam sambil bangun dan menuju kamar mandi.


Agam bukan takut pada sang kakak tapi iya pusing dengan kecerewetan dan kehebohan sang kakak jika harus membangunkannya.


Setelah membangunkan anak anaknya ayah Abraham pun menuju kamarnya untuk melihat istrinya sudah siap atau belum.


Belum juga ayah Abraham membuka pintu dari dalam Bunda Alia sudah membukanya.


"Eh bunda udah selesai"tanya ayah abraham


"Sudah yah,bagai mana anak anak sudah bangun yah"tanya bunda Alia.


"Ayo"jawab bunda Alia.


Mereka pun pergi ke dapur untuk melihat apa semua masakan sudah selesai atau belum.


Tak lama bel rumah berbunyi pertanda tamu yang mereka tunggu akhirnya datang.


Bunda Alia pun membuka pintu rumahnya.


Ceklekkkk suara pintu dibuka oleh bunda Alia terlihatlah papah angga dan mamah naumi.


"Hay Alia apa kabar sudah lama kita tidak bertemu"ucap mamah naumi


"Aku baik bagai mana dengan kalian"tanya bunda Alia


"Kami baik al..,"ucap mamah naumi


"Ayo masuk mi apa kau mau di sini saja"ucap bunda Alia


"Ayo mas"ajak mamah naumi pada papa angga.


Mereka pun menuju ruang tamu milik keluarga Atmaja.


Sesampainya diruang tamu Bunda Alia pun menyuruh duduk mamah naumi dan papa angga.


__ADS_1


"Ayo duduk"ucap bunda Alia


"Terimakasih mi"ucap mama naumi.


"Al dimana Abraham kenpa dia tidak keluar"tanya papah angga


"Oh iya tunggu sebentar aku panggil mas Abraham dulu"ucap bunda Alia


Bunda Alia pun masuk ke dalam menuju dapur dan memanggil ayah Abraham.


Setelah memanggilnya mereka berjalan bersama menuju ruang tamu.


"Apa kabar mu ga"tanya ayah abraham


"Aku baik bagai mana kabarmu bram"ucap papa angga


"Tentu saja aku biak,oh iya dimana anak anak mu apa mereka tidak ikut"tanya ayah abraham.


"Mungkin dia ada dijalan katanya mereka mau mampir dulu ke mini market"ucap papah angga.


Tak lama merek berbincang bincang terdengar suara mobil dan tak lama pula munculah 2 gadis cantik dan 1 pria tampan.


"Wah akhirnya mereka datang juga"ucap bunda Alia.


"ah iya kemana saja kalian baru datang"tanya mamah naumi


"maaf mah tadi abis dari mini market iren ngajak keapotek dulu"ucap Audi.


"kamu sakit iren"tanya bunda Alia


"gak tante iren tadi haya beli obat titipan mamah koh"ucap iren


"syukur lah kalo kau tidak papa"lega bunda Alia.


"oh iya mama sama papa mu tidak ikut ren"tanya bunda alia.


"tina al dia lagi ada bisnis diluar kota katanya jadi mereka tidak bisa ikut dengan kita"jelas mama naumi.


Keluarga Wijaya ,Atmaja dan Ariwibawa adalah sahabat sejak lama mereka berasal dari keluarga terpandang sehingga membuat mereka menjadi sahabat begitu dekat tapi sejak keluarga Atmaja menjadi keluarga terkaya dikotanya membuat persahabatan antara keluarga Wijaya,Atmaja dan Ariwibawa menjadi renggang sehingga ada acara seperti ini terkadang keluarga Ariwibawa tak pernah hadir haya sang anak yang ikut serta dalam acara seperti ini.


"om tata dan agam mana?tanya alex


"kenapa lex kau merindukan tata"ejek papa angga.


"apa sih pah jangan ngeledek gitu deh"kesel alex.


"gak papa juga lex kalo rindu tata"ucap ayah Abraham.


Alex haya tersenyum malu dengan ucapan ayah Abraham.


"tunggu sebentar lagi juga gadis mu turun"ucap ayah Abraham.


"iya om"ucap alex


"cie kakak malu"ejek audi


"jangan muali deh de"kesel alex


Mereka pun haya tertawa terbahak bahak karena tingkah ABG itu.

__ADS_1


Ya alex baru berumur 19 tahun sedangkan Aleta berusia 15 tahun.


Tak lama mereka berbicara terdengar suara kaki turun dari tangga.


__ADS_2