
Di Singapura
mamah naumi papah angga bersama iren sudah hampir 5 hari ia di Singapura mengunjungi anak mamah naumi yang sedang kuliah sekaligus ia mengurus perusahan cabang yang ada di Singapura.
Kebetulan hari ini Audi anak mamah naumi libur merek merencanakan untuk berbelanja bersama di mall terbesar di negara itu.
"tante hari ini kita belanja yuk kebetulan hari ini audi juga libur"ucap iren
"Tidak kita dirumah saja"ucap mamah naumi karena perasannya tak enak.
"ahhh ide kak iren bagus juga ayo mah aku juga udah lama tidak pernah belanja"ucap audi
"ayo lah tante ayo kita belanja sebentar lagi kita pulang dan sekarang kita puas puasin belanja saja"rengek iren
"iya mah ayo lah mah"bujuk audi.
"tidak mamah dirumah saja,kalian saja yang pergi"tolak mmah naumi
"nanti iren deh yang belnjain tante asal tanete ikut yah"ucap iren membujuk mamah naumi
"atau audi yang bayarin deh asal mamah ikut"bujuk audi
Mamah naumi yang melihat kedua anak muda itu mencoba membujuknya mau tak mau ia pun ikut bersama mereka.
"baik lah ayo kita jalan jalan"ucap mamah naumi
"horeeee akhirnya"ucap iren dan audi bersaman dengan iren mereka pun lari menuju kamar mereka masing masing untuk bersiap siap
Sedangkan mamah naumi hanya geleng geleng kepala melihat kedua gadis itu.
Tak lama mereka pun sudah selsai berdandan.
Sampai didepan rumah audi pun mengambil mobil dari garasinya ia sengaja tak memakai supir karena supirnya sedang dibawa oleh papahnya bertemu rekan kerjanya.
"nak apa kita tak pakai sopir"tanya mamah naumi sambil masuk mobil duduk di bangku belakang dan bagian depan disamping audi yang mengemudi siapa lagi kalau bukan iren.
"tidak mah sopirnya lagi sama papah pergi"ucap audi
"ya sudah tpi hati hati ya nak mamah perasaanya gak enak"ucap mamah naumi
"tenang mah audi sudah ahli dalam menyetir"sombong audi.
"dibilangin orang tua malah menyombongkan diri begitu"sindir iren
"heheee,kan biar mamah tenang kak"ucap audi.
mamah naumi haya mengelengkan pelan kepalanya.
__ADS_1
Diperjalanan terlihat dari arah depan ada mobil yang begitu kencang ke arah mobil audi dan akhirnya audi yang menghindari mobil yang mau menabraknya akhirnya mobil audi menabrak pohon yang ada disana.
"AUDI AWAS DIDEPAN"teriak iren
Audi yang melihat mobil didepan akan menabraknya akhirnya membanting setir.
Brakkkkkkkkk bunyi suara mobil yang menabrak pohon.
Banyak orang yang melihat kejadian disana.
Ada 2 orang yang langsung menghampiri mereka lalu mereka menghubungi seseorang dan mobil ambulance untuk membawa mereka ke rumah sakit.
Tak butuh waktu lama Audi,mamah naumi dan iren pun dibawa kerumah sakit dan dikuti dari belakang oleh kedua orang tersebut.
Sesampainya dirumah sakit mereka di tangani oleh para dokter yang ada disana
dan tak lama juga papah angga datang bersama asistenya
Papah angga dan asistenya langsung menghampiri kedua pria itu.
"bagai mana keadaan anak anak dan istri saya"tanya papah angga kepada kedua orang itu.
"maaf tuan kami baru saja datang dan dokter baru saja masuk"ucap salah satu orang itu
Tanpa menjawab ucapan itu angga pun duduk di kursi yang ada disana,
"Tuan ada baik baik saja tuan"tanya asisten papah angga
"tidak saya tidak butuh apa apa"ucap papah angga yang masih duduk di kursi sambil bersandar.
Tak lama dokter keluar dari ruangan periksa.Papah radit yang melihat pun langsung menghampiri dokter itu.
"dok bagai mana keadan anak anak dan istri saya"tanya papah angga
"saya tadi telah berbicara pada dokter dokter yang menangani anak anda mereka baik baik saja dan haya luka kecil karena terbentur dan kena sedikit serpihan kaca yang hancur fan mereka pun sudah sadar"jelas dokter
"lalu bagai mana keadan istri saya"tanya papah angga
Dokter pun meng hela nafas berat sesaat.
"begini tuan keadan nyonya naumi baik baik saja namun kita tunggu 2 jam jika nyonya tidak sadar kita akan menangani lebih lanjut lagi, tadi saya mendengar iya memanggil nama Alia"ucap dokter itu
Deg... seolah jantung papah angga seolah berhenti.
Papah angga pun tak bisa berbicara apa-apa lagi dan haya bisa diam dan mematung.Asisten papah radit yang melihat itu pun paham dengan situasi itu,lalu ia pun langsung mengambil alih pembicaran itu dengan dokter
"baik dokter terimakasih"ucap asisten papah angga
__ADS_1
"sama sama tuan, nanti 2 jam lagi saya akan periksa kembali,saya permisi tuan"ucap dokter itu pamit dan pergi meninggalkan mereka.
"Aku harus cari kemana lagi mereka"guman papah angga
Asisten papah radit yang mendengar itu pun bingung iya harus bagai mana.
"apa aku haru menghubungi tuan Abraham Atmaja untuk masalah ini"batin asisten papah radit.
"tuan lebih baik kita lihat anak anak dulu tuan pasti mereka syok dengan semua ini"ucap asisten papah angga agar tak memikirkan tentang keluarga Atmaja.
"kamu benar ayo kita kesana"ajak papah angga
Lalu mereka pun masuk ke ruangan Iren dan audi.
Iren dan audi yang melihat papah angga berjalan menghampiri mereka.
"papah hikk hikkk..."panggil audi sambil menangis,papah angga yang melihat audi menangis pun langsung memeluk audi.
"semua baik baik saja sayang"ucap papah angga sambil memeluk anak perempuan itu.
"iren bagai mana keadanmu nak"tanya papah angga masih dalam memeluk audi.
"aku baik om,bagai mana dengan tante om"tanya iren.
"iya pah bagi mana keadan mamah pah"tanya audi smabil melepas pelukan papahnya.
"mamah baik baik saja sayang kalian jangan bayak pikiran yah"ucap papah angga.
"papah syukur jika tante tak apa paa om"ucap iren.
"maafkan papah audi iren papah harus bohong sama kalian agar kalian tak terlalu banyak pikirin,agar kalian sembuh dulu baru papah akan bilang yang sebenarnya,tapi semoga sebelum kalian menjenguk mamah kalian,mamah kalin sudah bangun"batin papah angga
'papah kenapa kenapa papah melamun"tanya audi,papah angga yang mendengar ucapan audi pun langsung tersadar dari lamunannya.
"papah tidak papah,kalin istirahat biar cepat pulih yah,papah harus kekamar mamah dulu"ucap papah angga
"iya pah.."ucap audi smabil membaringkan badanya kembali ke kasur rumah sakit.
Setelah itu papah angga pun menuju ruangan mamah naumi.
Sudah 2 jam mamah naumi belum sadar dan dokter pun sudah memeriksanya,
Menurut dokter mamah naumi tidak terjadi hal serius tapi entah apa yang tak membuat mamah naumi sadar akhirnya dokter menyarankan untuk memanggil orang yang di sebutkan oleh mamah naumi siapa tau itu akan membantu mamah naumi sadar.
Tapi papah angga bingung ia harus mencari kemana.
Dan akhirnya asisten papah angga pun menelvon Abraham Atmaja untuk menemui mamah naumi.
__ADS_1