
Diperjalanan tidak ada suara dari 3 makhluk yang ada dimobil hanya ada suara klakson dan suara mobil yang lewat.Alex sedang memeriksa berkas berkas yang tadi diambil tari,sedangkan tari sedang membaca berkas yang berhubungan dengan proyek yang akan dia datangi dikota E.
2jam perjalanan tapi belum juga sampai tari yang merasa ngantuk pun tertidur dengan bersandar pada kaca mobil,sedangkan Alex masih sibuk dengan berkas berkasnya.
Alex yang melihat tari yang tertidur bersandar pada kaca pun tak tega melihatnya karena kepalanya terbentur bentur kaca jendela lalu iya menaruh kepala tari dipundaknya.Sesaat Alex melihat wajah polos tari yang tengah tertidur tanpa alex sadari ternyata sopir yang dibawa alex melihat perilaku sang bos nya yang baru pertama kali ia lihat.
"tumben si bos perhatian pada wanita,baru kali ini aku lihat pak bos perduli pada wanita"batin sang sopir sambil tersenyum.
Sebelum alex menyadari kalau dia mengintip dari kaca iya langsung fokus pada jalannya
Sedangkan alex melanjutkan pekerjaannya yang tertunda tadi,
Hampir 1jam tari tidur dipundak alex,alex pun sudah merasakan kebas dibagian pundaknya karena harus menahan tari yang tengah tertidur.
Setelah menempuh perjalanan 3 jam mereka pun sampai ditujuan.
Tari yang merasa mobilnya berhenti pun terbangun dari tidurnya.
"Maaf kan saya tuan"ucap tari merasa tak enak pada alex
"tidak papa,lap saja tuh air liur mu yang membasahi jas ku"ucap alex,tari yang mendengar ucapan alex pun reflek mengelap sudut bibirnya.
Alex yang melihat tingkah tari haya tersenyum kecil lalu alex membuka pintu untuk ia keluar.
setelah turun ia melihat tari yang masih merapikan rambutnya.
"ayo cepat turun,setelah ke proyek kita harus ke perusahan cabang untuk mengecek disana"ucap alex
"baik tuan"jawab tari sambil membuka pintu dan turun mengikuti alex dari belakang.
Alex berjalan dan di sambut oleh mandor yang ada disana.
"selamat pagi tuan"ucap beni si mandor disana.
"pagi pak beni,bagai mana proyek kita sudah sampai mana pak"tanya alex
"sudah 70% tuan"ucap beni.
"bagus lah mari tuan kita lihat lihat kesana"ucap pak beni
"mari pak"ucap alex sambil berjalan menuju proyek itu
"mari nona"ajak pak beni
"trimakasih pak"ucap tari lalu mengikuti alex dan beni.
Alex pun berbicara pada pak beni tentang proyek itu.
Tari pun mengambil gambar sari Hpnya untuk dokumentasi
Hampir 2 jam mereka berada disana alex pun berpamitan kepada pak beni untuk pergi ke kantor cabang yang ada di kota Y.
"pak saya dan asisten saya harus pergi dulu yah,saya harus pergi ke perusahan cabang"ucap alex
__ADS_1
"baik tuan"ucap beni
"oh iya pak beni kalo proyek ini sudah selesai tolong laporkan kepada saya atu kepada bayu"ucap alex
"baik tuan kalo proyek ini sudah selesai saya akan segera menghubungi anda "jawab beni
"yasudah saya permisi"ucap alex samabil berjabat tangan pada beni.
"hati hati dijalan tuan"balas beni
"kami permisi pak"ucap tari sambil menjabat tangan pak beni
"hati hati nona"ucap pak beni
Alex dan tari pun pergi menuju mobil mereka.Setelah sampai di mobil ia tak melihat sopirnya,entah dimana dia.
"pak selamet kemana ini"ucap alex.
"saya tidak tai tuan"jawab tari
Alex pun mengeluarkan HP nya untuk menelfon sang supir.
Setelah tersambung ia mendengar suara dari sebrang sana.
"hallo tuan"ucap pak selamet
"pak kamu dimana saya sudah di mobil"ucap alex
"owh baik lah cepat saya harus ke kantor cabang"ucap alex
"baik tuan saya akan segera kesana"jawab pak selamet,
Tanpa jawaban alex pun mematikan telvonya sepihak.
"bagai mana tuan"tanya tari
"pak selamet lagi di toilet kita harus menunggu"ucap alex
"baik lah tuan lebih baik kita berteduh tuan disini panas tuan"ucap tari kaerena sekarang hampir jam 12 siang.
"itu lebih baik dari pada kita harus kepanasan di sini"ucap alex sambil berjalan ke arah bawah pohon diikuti oleh tari.
"tar kita makan siangnya di kantor saja yah,nanti saya hubungi orang sana untuk menyiapkan makanan"ucap alex.
"gimana baiknya tuan saja"ucap tari sambil tersenyum.
Sebenarnya alex tidak terlalu membutuhkan asisten selama bayu pergi tapi alex lakukan itu agar ia lebih dekat saja dengan tari.
Alex sudah menaruh hati pada tari disaat iren mengajak alex untuk mengantar tari kerumah sakit waktu itu,Tak diduga dan tak disangka beberapa hari setelah kejadian itu tari bekerja di perusahannya menjadi OG di kantornya itu menjadi kesempatan nya untuk dekat dengan tari.
Tak lama pak selamet menghampiri mereka yang tengah berteduh dibawah pohon.
"Maafkan saya tuan dan noana anda jadi harus berteduh dibawah pohon seperti ini"ucap pak selamet merasa bersalah
__ADS_1
"tidak papa pak,ayo kita lanjutkan perjalananya"ucap alex
Alex pun melangkah menuju mobil diikuti oleh pak selamet dan tari,setelah dekat dengan mobil pak selamet pun membukakan pintu untuk alex,sedangkan tari memutar mobil untuk masuk melalui pintu sebelahnya.
30 menit perjalanan mereka menuju perusahan cabang di kota Y.
sesampainya disana alex dan tari pun turun.
"pak anda istirahat dulu makan dulu lah di kantin kemungkinan kita akan disini sampai sore atau malam"ucap alex
"baik tuan"jawab pak selamet.
Alex dan tari pun melangkah menuju lobi dilobi bayak kariyawan wanita yang sedang berjalan untuk menuju kantin tapi dihebohkan dengan kedatangan sang CEO dan wanita cantik dibelakangnya.
Para kariyawan yang berpapasan dengan alex haya tersenyum pada kariyawan yang menyapanya.
"siapa wanita yang bersama CEO itu,atau dia wanitanya"ucap slah satu kariywan disana
"ah bukan kayaknya,sepertinya asisten atau sekertarisnya"jawab salah satu temannya.
"man mungkin asistennya kan pak bayu dan sekertarinya itu ibu riri"ucap slah satu temannya lagi.
"sudah jangan bergosip lebih baik kita makan saja jam makan siang sebentar lagi habis"ucap alah satu teman untuk mererai pergosipan mereka.
Alex dan tari sebenarnya mendengar ucapan mereka disaat mereka menunggu pintu life terbuka tapi mereka berusaha cuek.
Setelah pintu terbuka mereka pun masuk kedalam life untuk menuju lantai 5 dimana letak ruangan CEO.
Disaat pintu terbuka ia di sambut oleh menejer disana.
*Selmat siang tuan dan nona"sapa rangga menejer itu
"tuan tuan kaya ke siapa aja kamu rang"ucap alex.
Rangga dan alex adalah teman waktu SMA jadi mereka tak saling sungakan untuk menyebut nama walau di lingkungan kantor tpi jika mereka bersama kariyawan atau sedang bertemu dengan klien nya rangga berisaha sopan pada alex.
"ya gak papa kali lex ini kan di kantor jadi aku jarus prefesional."ucap rangga smabil mengikuti langkah alex menuju ruangannya.
"oh iya bagai mana dengan pesanan ku udah kamu siapin"tanya alex
"sudah sesuai perintah mu,eh tunggu siapa nona ini sepertinya baru kali ini aku melihatnya"ucap rangga sambil meledek alex
"kenalkan dia tari asisten ku"ucap alex
"halo saya rangga saya meneger disini sekaligus teman alex yang dibuang ke kota ini"ucap canda rangga sambil mengulurkan tangan kepada tari,
Tari yang melihat uluran tangan rangga pun membalas ulurannya.
"saya tari tuan"ucap tari.
"si*lan kamu bilng aku buang kamu udah bosen kerja nih ceritanya"balas canda alex
"canda bos"ucap rangga masih betah dengan pegangan tangan antara rangga dan tari,tari yang merasa tangannya tak di lepas pun berusaha lepas tangan dari rangga.Alex yang melihat rangga tak melepas genggamannya pun berusaha melepas tangan rangga.
__ADS_1