
Hari cepat berlalu persalinan tata pun akhirnya tiba juga.
pagi pagi pukul 5 tata merasa pinggang dan perutnya terasa sakit.
tata yang kesakitan pun membangunkan alex.
"mas perutku sakit"ucap tata sambil menggoyangkan tubuh suaminya.
Alex yang merasa terganggu tidurnya pun perlahan membuka mata dan di depannya terlihat wanita yang ia cintai sedang merasa kesakitan.
Alex langsung duduk dan mendekati tata.
"sayang kenapa"tanya Alex khawatir.
"mas perutku sakit"ucap tata sambil meneteskan air matanya.
"astaga sayang kenapa kamu tidak membangunkan aku dari tadi"ucap alex sambil bangun dan mempersiapkan apa yang perlu ia bawa karena alex sudah tau istrinya akan melahirkan.
tak butuh waktu lama alex dan tata keluar dari rumah menggunakan mobil di perjalanan alex langsung menelfon dokter erika.
"hello dok,tolong istri saya akan melahirkan"ucap alex khawatir yang melihat istrinya kesakitan.
dok erika terkejut mendengar ucapan alex yang begitu khawatir.
"bak tuan cepat lah datang aku akan mempersiapkan ruangan untuk nyonya tata"ucap dokter erika.
Tanpa menjawab alex langsung mematikan teleponnya.
Alex dan tata pergi ke rumah sakit tanpa ada yang tahu katena mereka pergi di pagi buta,hanya satpam rumah mereka yang tau.
sesampainya di rumah sakit,alex melihat dokter erika dan 2 suster sudah menunggu kedatangan mereka di loby rumah sakit.
Saat tata turun langsung di papah oleh kedua suster dan langsung di dudukan di kursi roda.
Tata hanya menahan rasa sakitnya dengan cara diam,dia tidak mau melihat suaminya khawatir,tapi walau tata tak berteriak menahan sakitnya tetep saja ia khawatir dengan tata.
Tata langsung di bawa ke ruang rawatnya untuk mengecek persiapan persalinannya,tanpa basa basi alex langsung saja masuk mengikuti dokter dan dua suster yang membawa tata.
tata pun di periksa oleh dokter erika,Alex dengan setia menemani sang istri.
"giman dok apa sudah siap untuk melahirkan"tanya alex.
"belum taun ini masih pembukaan 5 kita tunggu tiga puluh menit kita cek lagi nanti yah"ucap dokter erika.
"kenapa lama sekali dok,lihat istriku sudah kesakitan,apa tidak bisa dikeluarkan sekarang saja"tanya alex.
"tidak bisa tuan,kita harus menunggu pembukaannya lengkap dulu baru kita bisa melakukan tindakan selanjutnya"jelas dokter erika.
__ADS_1
"apa tidak ada alternatif lain selain menunggu"tanya alex yang mulai kesal dengan dokter erika.
tata yang sedari tadi kanya diam akhirnya mengeluarkan suaranya.
"sayang sudah lah kita ikuti saja prosedurnya"ucap tata dengan wajah yang sudah memerah karena menahan sakitnya.
"tapi sayang aku tidak tega melihatmu seperti ini"ucap alex.
"tidak apa apa aku masih kuat menahannya"ucap tata.
"baik lah"jawab alex pasrah.
"baik lah kalau begitu saya pamit dulu taun nyonya,jika ada apa apa panggil saya dengan memencet tombol di samping ranjang nyonya tata"jelas dokter erika.
"baik dok"jawab tata.
alex hanya melirik sekilas kepada dokter erika,karena ia kesal kepadanya.
dokter erika pun menunduk dan pergi diikuti oleh kedua suster.
setelah kepergian dokter erika tata langsung meminta suaminya untuk mengelus elus pinggangnya yang sakit.
"sayang apa kau sudah memberi tau keluarga kalau aku mau lahiran"tanya tata.
alex yang baru tersadar sedari tadi tak memberi kabar kepada keluarganya langsung mengambil ponsel untuk menelpon bunda alia.
Dikediaman Abraham semua keluarga sedang mencari keberadaan tata dan alex,karena disaat mereka akan sarapan mama naumi yang akan membangunkan tata dan alex terkejut karena kamarnya kosong.
"alia dimana anak anak kita"teriak mama naumi yang baru saja keluar dari life.
bunda alia yang terkejut langsung menghampiri mama naumi.
"apa maksudmu,bukan kah mereka semalam istirahat di kamarnya"ucap bunda alia yang begitu khawatir kepada kedua anaknya.
"iya,tapi saat aku ke sana pintunya sudah terbuka dan mereka sudah tidak ada"ucap mama naumi.
papa angga dan ayah abraham yang abru saja turun dari life mendengar kegaduhan yang dibuat istri istri mereka pun langsung menghampirinya.
"apa apa sayang"tanya ayah abraham.
"ayah tata dan Alex tidak ada di kamarnya"jelas bunda alia.
ayah abraham dan papa angga pun terkejut.
ayah abraham langsung menyuruh para bibi untuk mencari tata dan alex.
dari banyaknya bibi yang mencari dari segala sudut tapi tidak ada yang menemukanya.
__ADS_1
"maaf tuan kami tidak bisa menemukan nona dan tuan muda di rumah ini,tapi nona kecil ada masih tidur tuan"lapor salah satu bibi.
"aiss kemana mereka ini"ucap papa angga.
ayah abraham pun memerintahkan bibi untuk memanggil satpam yang berjaga tadi malam.
tak butuh waktu lama bibi sudah membawa satpam yang berjaga.
"ada apa tuan memanggil saya"tanya satpam pada ayah abraham.
"apa kamu melihat tata dan alex pergi tadi"tanya ayah abraham.
"oh iya tuan tadi pagi sekitar pukul 5 tuan dan nona muda pergi"ucap satpam
"mereka pergi buta kemana lagi"ucap bunda alia yang khawatir.
"tidak tau nyonya saya tidak menanyakan"jelas satpam.
tak lama suara ponsel bunda alia pun berdering terlihat tulisan disana Alex.
tanpa pikir panjang bunda alia langsung mengangkatnya.
"hello lex kamu dimana"tanya bunda alia pada alex menyelidik.
"hello bun alex dan tata sedang di rumah sakit"ucap alex.
"ada apa kenapa kalian berada di sana,apa yang terjadi lex"tanya bunda alia.
"ini bun tata akan melahirkan"ucap alex.
"okk bunda akan ke sana"ucap bunda alia.
"baik nun"jawab alex langsung mematikan ponselnya.
"ada apa"tanya mama naumi.
"ayo kita ke rumah sakit"ucap bunda alia.
"ada apa sayang,kenapa dengan tata dan alex"tanya ayah abraham.
"tata akan melahirkan"ucap bunda alia.
"apa"terkejut semua keluarga.
"ya sudah bi tolong jaga rara dulu,kami harus pergi,jangan kasih tau pada rara apa yang terjadi pada ibunya dulu,nanti setelah tata lahiran kami akan menjemput rara"ucap papa angga.
"baik taun"jawab salah satu bibi yang ada di sana.
__ADS_1
Tanpa basa basi merea langsung pergi ke rumah sakit untuk menemui alex dan tata.