
Di rumah semua orang sudah muali tenang kecuali ibu tiri dan ayah lili.
"Bagai mana ini"tanya ijah pada paijo.
"Aku tidak tau ini kan rencana mu"ucap paijo.
"Kau ini jadi suami tak berguna"ucap ijah kesal.
"jaga ucapan mu ijah"ucap paijo.
"memang kau tak ada gunanya sebagai suami"ucap ijah emosi.
"Kenapa bu ijah ko marah marah"tanya tata santai.
"Gara gara kamu aku tidak punya uang,penghasilanku lenyap gara gara kamu"teriak ijah.
Ijah pun menghampiri tata dan akan memukul tata dengan sigap alex yang berada di samping tata pun langsung menghalangi ijah untuk memukul tata.
"Aku tak akan membiarkan mu melukai istriku"ucap alex
"Aku tidak perduli aku akan menyiingkirkan orang orang yang menghalangiku dan karena wanita itu semua ini gagal"ucap ijah sambil menunjuk tata.
"Berani aku menyentuh istriku akan kau tanggung akibatnya"ucap alex penuh emosi.
"Lex jangan terpancing emosi mu"ucap ayah abraham menenangkan alex.
"Tapi yah dia bicara kurang ajar"ucap alex.
"Leo jaga tata"ucap abraham.
"Tenang kakak kami akan selalu melindungi kak tata"ucap agam.
Ijah pun menghampiri lili dan bi sumi,ijah mengambil paksa lili dari bi sumi dan mendorong bi sumi sehingga ni sumi tersungkur kelantai.
Tata yang melihat bi sumi jatuh pun emosinya terpancing dan mendekat ke ijah uang sedang emosi fan sambil menggenggam tangan lili sekuat tenaga ijah sehingga lili menangis kesakitan.
"Lepas ijah..."ucap tata.
Tapi ijah tidak mendengarkan ucapan tata.
Akhirnya tata mengambil paksa kembali lili dari ijah.
"Agam bawa lili dan bi sumi kerumah marni"ucap tata samabil memberikan lili pada agam.
Agam,lili dan bi sumi akhirnya pergi dari tempat itu.
"Kurang ajar sekali kamu sama orang tua,tidak ada sopan santunnya apa kau tidak diajari oleh orang tuamu"ucap ijah dengan berteriak.
Tata yang mendengar orang tuanya disebut sebut pun tambah emosi.
"Berani sekali kau membawa bawa orang tuaku"ucap tata sambil menjambak rambut ijah.
"Au sakit.. "teriak ijah.
"Sakit apa kau bisa berpikir dulu sebelum kau berucap ijah"ucap tata.
"Apa kau pikir kau bisa lolos dari ku,aku akan membuat hidup mu hancur karena kau berani sekali menjual lili"lanjut tata.
"Apa yang ingin kau lakukan"tanya ijah
__ADS_1
"Hal yang spesial untuk mu"ucap tata.
"Lepaskan tangan mu dari rambutku"ucap ijah
"Aku akan melepaskan tangan ku dari rambut ku jika kau tidak lagi menggu lili,"ucap tata.
"Jangan harap"ucap ijah.
"Baik lah aku akan melepaskan mu tapi..."ucapan tata mengantung sambil melepas tangannya dari rambut ijah.
"Apa yang akan kau lakukan"tanya ijah.
"Leo lalukan .."ucap tata
"Baik nyonya"jawab leo.
Leo dan semua anak buah leo menghancurkan rumah ijah.
"Stop aku mohon jangan rusak rumah ku"ucap ijah .
Paijo yang melihat rumahnya hancur pun akhirnya memohon kepada tata.
"Nyonya maafkan istri saya saya janji istri saya tidak akan menggu lili lagi"ucap paijo.
"Leo berhenti"ucap tata.
Seketika leo dan yang lain berhenti.
"Aku pegang ucapan mu jika kau mengingkari ini kalian akan tanggung semuanya"ucap tata.
"Sudah sayang ayo kita pulang"ucap alex
"Ayo yah kita pulang"ajak alex pada ayah abraham.
"Iya nak"jawab ayah abraham.
Tata dan ayah abraham berjalan terlebih dahulu.
"Ini akibatnya melawan istriku,ini belum seberapa baru ruang tamu yang hancur belum anggota badan kalian atau rumah tangga kalian"ucap alex sambil melangkah pergi dari rumah itu menuju rumah bu marni diikuti oleh anak buahnya.
Setelah mereka sampai dirumah lili yang melihat tata berjalan dituntun oleh alex pun langsung memeluknya.
"Nyonya terimakasih hikk hikk"tangis lili.
"Sama sama li sudah ayo masuk,aku lelah"ucap tata.
"Sayang aku baik baik saja"tanya alex
"Iya aku baik baik saja,mas aku pengen tiduran boleh"ucap tata.
"Boleh kita ke kamar yah"ucap alex.
"Kamu istirahat ta nanti kita pulang jam 1 siang biar kami tidur dulu kami ngantuk"ucap ayah abraham.
"Leo nanti kamu bawa mobil yah sekarang kalian semua istirahat biar nanti kita pulang tidak mengantuk dijalan"ucap alex.
"Siap tuan"jawab leo fan anak buahnya.
"Li kamu ganti baju dulu kasian pasti kepanasan"ucap tata
__ADS_1
"Iya nyonya"jawab lili.
"Aku kekamar dulu yah"ucap tata.
Alex dan tata pun ke kamar,tata merebahkan badanya di kasur dan disusul alex.
"Sayang"panggil tata.
"Iya ada apa"tanya alex.
"Mas aku pengen deh rasanya perutnya di elus sama kamu"ucap tata.
"Boleh sini"ucap alex sambil mengelus perutnya.
"Tidur ya sayang mami mu kecapean abis marah marah seperti singa sekarang lembut seperti kucing"ucap alex.
"Menjadi singa itu melelahkan sayang"ucap tata.
"Itu pasti sayang,sudah istirahat ada waktu 4 jam untuk istirahat sebelum kita pulang"ucap alex.
"Iya sayang"jawab tata samabil memejamkan matanya.
Alex yang sudah melihat tata tidur pun akhirnya ia tertidur juga.
Di kamar sebelah lili sedang berganti pakean ditemani bi sumi dan bu marni.
"Li kamu jangan kesini lagi apapun yang terjadi"ucap bu marni.
"Memang kenapa bi"tanya lili.
"Bibi tidak mau melihat kamu diperlakukan seperti itu sama ibu tirimu"ucap bu marni.
"Iya bi terimakasih ya bi udah khawatirin lili"ucap lili.
"Sum apa pun yang terjadi jangan pernah biarkan lili kembali kesini,tanpa kamu"ucap bi sumi.
"Itu pasti mar,aku tidak akan membiarkan lili kembali kemari cukup karena kebodohan ku melepas lili kembali kesini"ucap bi sumi.
"Iya,li kalau nanti lili menikah dengan tuan agam lili undang bibi yah"ucap bu marni.
"Si bibi apa apaan sih siapa yang mau nikah sama tuan agam"ucap lili.
"Li jangan kau pikir aku tidak tau ya li tuan agam dan keluarga kemari untuk menjemputmu karena tuan agam sangat mencintai mu"ucap bu marni.
Ucapan bu marni membuat lili malu dan merona pipi lili.
Bi sumi yang melihat anaknya malu pun tertawa bersama bu marni.
"Li jangan malu malu itu benar kan"ucap bu marni.
"Tidak tau ah bi"ucap lili.
"Sudah mar kasian lili dari semalem menangis terus,biar lili istirahat"ucap bi sumi.
"Iya deh ayo kita keluar,kami istirahat ya li"ucap bu marni.
"Iya bi"jawab lili.
Akhirnya bu marni dan bi sumi pun pergi dari kamar lili,meninggalkan lili sendiri untuk istirahat
__ADS_1