
Dikamar tata merayu bi sumi untuk tidur di kamarnya.
"Non saya juga mau keluar nona istirahat disini"ucap bi sumi.
"Bibi disini saja temani saya"ucap tata.
"Tapi non"ucap bi sumi terpotong oleh tata.
"Tidak ada bantahan bi,aku juga kangen tau tidur sama bibi"ucap tata.
"Memang kenapa non"tanya bi sumi.
"Gak tau aku pengen tidur aja sama bibi"ucap tata.
"Tapi non saya tidak enak sama tuan alex jika saya tidur dengan nona"ucap bi sumi.
"Bi ayo lah"bujuk tata.
"Tapi kalo tuan alex mau tidur bagai mana non"tanya bi sumi.
"Biar alex tidur sama ayah dan agam,bibi sama tata aja"rengek tata.
Bi sumi pun berpikir ia tidak enak kepada tuan alex jika dia harus tidur dengan istri majikanya itu.
Tata yang tak dapat jawaban pun keluar dari kamar bi sumi yang melihat pun mengikuti tata dari belakangnya.
Ternyata tata kedepan untuk bicara pada alex.
Alex yang sudah bicara dengan yang lain pun terkejut melihat tata keluar dengan sedikit kesal.
"Sayang..."panggil tata pada alex dan duduk di samping alex.
"Ada apa sayang"tanya alex.
"Sayang aku pengen tidur sama bi sumi gak apa apa"tanya tata.
"Memang kenapa"tanya alex.
"Aku pengen tidur sama bi sumi aja apa boleh"tanya tata lagi dengan wajah yang menggemaskan menurut alex.
"Iya boleh"ucap alex.
"Lalu tuan nanti tidur dimana"tanya bi sumi
"Sudah bi turuti saja kemauan istriku,takut itu ngidam bi"ucap alex.
"Baik lah tuan kalo begitu"ucap bi sumi.
"Terimakasih sayang"ucap tata sambil berdiri untuk pergi.
Baru saja melangkah beberapa langkah tata sudah dihentikan oleh agam.
"Sudah begitu saja"ucap agam
"Memang kenapa"tanya tata.
"Cuman merengek pengen tidur sama bibi,setelah mendapat ijin terus pergi"ledek agam.
"Memang kenapa"tanya tata sewot.
"Sudah gam jangan bikin masalah malam malam"ucap ayah abraham.
"Iya ni agam gak tau aja kakaknya lagi sensitif"ucap alex.
"Oh iya lupa"ucap agam sambil menepuk jidatnya.
__ADS_1
Alex yang melihat kekesalan di wajah tata pun mencoba untuk menenangkan tata.
"Sudah sayang kamu ke kamar tidur udah malam"ucap alex
"Tapi agam kaya gitu sama aku"ucap tata mengadu.
"Iya biar nanti agam aku yang urus,kamu tidur udah malam gak baik buat kesehatan kamu dan anak kita"ucap alex sambil mengelus perut datar tata.
"Iya sudah aku ke kamar dulu"ucap tata.
"Bi tolong bawa tata ke kamar"ucap alex.
"Iya tuan saya permisi,ayo nona"ucap bi sumi.
Akhirnya tata dan bi sumi masuk ke kamar dan tidur.
Sedangkan alex,yah abraham,agam dan pak ibran masih ngobrol banyak hal seputar masyarakat,pekerjan dan lain lain.
Jam sudah menunjukan pukul 5 pagi para laki laki tidak tidur mereka begadang ditemani kopi.
Tata dan bi sumi bangun dan menuju ruang tamu.
"Kalian tidak tidur"tanya tata.
"Tidak sayang"ucap alex.
"Apa kalian tidak ngantuk"tanya tata.
"Tidak,sudah sana cuci muka sekalian mandi"ucap alex.
"Iya,tapi baju dan semuanya ada dimobil"ucap tata.
"Ya sudah biar aku yang ambil"ucap alex.
"Kak aku ikut mau ambil baju aku dan ayah"ucap agam.
Tata duduk dikursi dan ia melihat bekas begadang mereka.
"Ayah dan pak ibram tidak ngantuk"tanya tata.
"Tidak,kalo ngantuk kita tidur ta"ucap ayah abraham.
"Benar kata tuan"ucap pak ibram.
"Iya juga yah, pak kalo disini sih prioritas kerjanya apa pak"tanya tata.
"Disini kerjanya tani non,kita buruh tani di sawah dan di kebun tuan gio yang tanahnya luas dimana mana"ucap pak ibram.
"Memang kalian tidak ada kerjaan yang lain selain kerja sama pak gio itu"tanya tata .
"Tidak ada non,jika ada juga paling orang orang merantau ke kota untuk mengadu nasib disana"ucap pak ibram.
"Oh begitu ya pak,lalu bapak kerja dimana"tanya tata.
"Saya kerja sama tuan gio nona,saya juga pengen gitu kerja kekota tapi tidak juga mendapatkan"ucap pak ibram.
"Memang bapak niatnya mau kerja apa"tanya tata.
"Saya sih bisa jadi supir nona,tapi kalo ada kerja lain juga saya mau asal saya tidak kerja dengan taun gio "ucap pak ibram.
"Memang kenapa pak"tanya tata.
"Iya disana kerjanya banyak tapi gajihnya tidak sesuai noa"ucap pak ibram.
"Oeh begitu ya pak,nanti kalau ada lowongan nati saya kabarin bapak biar bapak bisa kerja di kota"ucap tata.
__ADS_1
"Terimakasih ya non"ucap pak ibram.
Tak lama alex dan agam datang membawa koper kecil.
"Ini sayang"ucap alex samabil memberikan kopernya.
"Terimakasih suamiku"ucap tata sambil mengambil koper dan menaruhnya di kamar.
Tata pun pergi kedapur untuk kekamar mandi sedangkan bi sumi sedang
masak dengan bu marni.
Tata pun mandi terlebih dahulu,setelah mandi tata berpakean dan berdandan.
Setelah selesai tata menyusul bi sumi dan bu marni yang sedang masak.
"Bi,bu masak apa"tanya tata.
"Masak sederhana saja non,sayur kangkung sama telor"ucap bi sumi.
"Maaf ya non adanya seperti ini"ucap bu marni.
"Bu tidak papa kami mah seadanya saja"ucap tata.
"Saya yang minta maaf saya jadi ngerepotin bu marni"lanjut tata.
"Tidak non saya malah seneng ada non disini rumah saya jadi rame"ucap bu marni.
Akhirnya mereka melanjutkan masakanya.
Jam 6 bi sumi,tata dan bu marni sudah selsai masak.
Dan para laki laki pun sudah mandi,semua orang kumpul di ruang makan untuk sarapan.
Tak butuh waktu lama mereka sudah selesai sarapan.
Bi sumi dan bu marni membereskan bekas makannya,sedangkan tata dia sedang malas bergerak seketika.
"Sayang kamu kenapa"tanya alex.
"Entah rasanya aku gak mau gerak"ucap tata yang sedang duduk dimeja makan.
"Ya ampun sayang kamu itu ada ada aja masa malas bergerak"ucap alex.
"Aku juga tidak tau"ucap tata.
"Terus gimana sama nasib aku"tanya agam
"Tenang aja gam ada kak alex dan ayah yang bantu kamu"ucap tata.
"Kak ayo dong jangan males gitu"ucap agam.
Tak alam terdengar ketukan pintu.
Pak ibram pun membuka pintunya dan ternyata leo dan dua anak buah leo sudah datang.
"Sayang aku kedepan dulu,kamu gak papa disini sendiri"tanya alex.
"Tidak papa"jawab tata.
Alex,ayah abraham dan agam pun kedepan untuk menemui leo dan anak buahnya.
Bi sumi yang sudah selesai membersihkan bekas makan mereka pun menuju meja makan untuk menemani tata di meja makan.
Tak lama alex datang mengajak bi sumi dan tata untuk berangkat karean ijabnya ternyata dimajukan setengah jam.
__ADS_1
Bersambung...